MalangPost - Arek Malang Dipercaya Konsultan Multimedia TNI

Jumat, 10 Juli 2020

  Mengikuti :

Arek Malang Dipercaya Konsultan Multimedia TNI

Senin, 02 Des 2019, Dibaca : 1122 Kali

MALANG - Arek Malang terus berkiprah di berbagai bidang, dan meraih prestasi dengan reputasi positif. Contohnya, Rerta Budi Prasetyo, Konsultan Multimedia dari Sevendays Corps, yang menjadi creative director kompetisi menembak level internasional, diikuti oleh tentara dari penjuru Asean, dihelat di Pusdikif Cipatat Bandung.
Ratusan tentara angkatan darat dari 10 negara, berkumpul di sana, dalam ajang Asean Armies Rifle Meet (AARM) ke-29, tahun 2019 pada 20-26 November 2019 lalu. Filipina, Thailand, Myanmar, Laos, Brunei Darussalam, Malaysia, Vietnam, Kamboja, Singapura, dan tentu saja Indonesia, berkumpul untuk adu ketangkasan tembak.
Dalam perlombaan tembak angkatan darat se-Asean yang dihelat sejak 1991 ini, TNI AD menjadi tuan rumah, untuk kali kelima. Biasanya, format pelaksanaan AARM selalu berkonsep kontingen. Yakni, masing-masing negara mengirim tim, dan saling bertanding ketangkasan menembak yang fokus pada kompetisi antar negara.
Tapi, tahun ini, konsep tersebut diubah, dan Rerta yang domisili Buring Kota Malang, ikut berperan dalam mengemas konsep baru tersebut. Semua tentara dari 10 negara ini, dioplos secara acak menjadi empat tim. 330 delegasi dari negara Asean, dikopyok menjadi tim Alligator, Bear, Cheetah dan Dragon.
Mereka bersaing dalam kategori menembak senapan, pistol, karaben sampai senapan otomatis. Rerta menyebut, perubahan konsep AARM ini, adalah untuk meningkatkan kerja sama tim dari berbagai negara, meningkatkan rasa persaudaraan sebagai sesama negara Asean, dan bukan lagi terkotak-kotak sebagai kompetisi antar negara.
“Aku ikut turut serta dalam persiapan teknis, konsep desain acara di sana, serta konten-konten sepanjang acara selama 6 hari tersebut, serta sajian hiburan saat ceremony,” ungkap Rerta kepada Malang Post.
 Dia mempersiapkan design media publikasi di sekitar lokasi acara, konten multimedia seperti animasi. Pemegang gelar magister Ilmu Komunikasi dari Unitomo Surabaya tersebut juga menyebut bahwa dia menyusun konsep film, iklan, layout acara, dan semua hal yang membutuhkan sentuhan kreatif. Dalam acara yang ditutup oleh KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa tersebut, Rerta mendapat apresiasi.
 “Tidak cuma dapat atlet yang dapat medali. Karena aku dinilai sukses membantu acara, dapat medali kehormatan dari ketua penyelenggara, Danpussenif Mayjen TNI Teguh Pudjo Rumekso,” tambah alumnus FISIP Unmer Malang jurusan Ilmu Komunikasi tersebut.(fino yudistira)

Editor : Redaksi
Penulis : Fino