Angkat Mental Jayus - Malang Post

Kamis, 21 November 2019 Malang Post

  Follow Us


Senin, 14 Okt 2019, dibaca : 924 , parijon, stenly

MALANG – Sukses meningkatkan mental dan motivasi para pemain Arema FC yang kerap duduk di bangku cadangan, tim pelatih Singo Edan tersebut kini memiliki misi yang sama pada sosok Jayus Hariono. Gelandang asal Kabupaten Malang, yang sempat menjadi andalan di ajang Piala Presiden 2019 itu, namanya tenggelam jelang akhir putaran pertama lalu.
Mereka berharap Jayus tidak segan karena persaingan lini tengah yang ketat dan kembali berebut line up dengan pemain yang lainnya.
“Sebenarnya tidak tenggelam, memang agak menurun setelah dia sempat absen karena cedera. Selain itu, di Arema juga banyak pemain berposisi gelandang, jadi persaingan memang ketat,” ujar Asisten Pelatih Arema, Kuncoro.
Menurutnya, penurunan memang terjadi. Ia pun mengamati permainan dari anak didiknya yang sudah dia latih sejak bermain di Metro FC tersebut. Siswantoro mengakui tugasnya memang mengamati progress permainan anak asuhnya, terutama mereka yang berada di bangku cadangan.
“Tugas kami juga terus memberikan motivasi mereka yang belum banyak mendapatkan kesempatan bermain. Bagaimana meningkatkan kondisi mereka, baik secara fisik, skill hingga mental,” papar dia.
Pria yang juga tenaga pengajar di SMAN 1 Tumpang itu mengatakan, untuk permasalahan Jayus juga relatif hampir sama dengan pemain seperti Ridwan Tawainella, Nasir hingga Rifaldi Bawuoh. Tim pelatih Arema terbukti mampu mengangkat motivasi mereka, sehingga bisa menjadi jawaban di tengah silih bergantinya pemain tim kelahiran 1987 itu yang absen.
Ridwan beberapa kali sukses didapuk sebagai gelandang, padahal posisi aslinya winger. Nasir pun demikian. Sempat menurun dan terlempar dari starting line up, pemain berusia 24 tahun itu akhirnya mendapatkan banyak kesempatan kala Alfarizi cedera.
“Pemain seperti Ridwan, Nasir, atau Rifaldi, kami motivasi. Ya syukur, mereka benar-benar meningkatkan kondisi dan kita bisa melihat sendiri sekarang bagaimana,” terangnya.
Menurut dia, tim pelatih tidak menginginkan ada jarak kualitas diantara pemain yang biasa turun di starting eleven atau pemain yang berada di bangku cadangan.
“Saya juga mengamati Jayus. Dia coba saya ajak berbicara, untuk memiliki semangat lagi. Mengejar permainannya, yang sempat membuat dirinya juga terpanggil timnas,” tambah Siswantoro.
Jayus mencatatkan 11 laga dari 20 pertandingan yang telah dijalani Arema. Catatan tersebut memang tidak buruk di tengah bercokolnya para gelandang berkualitas di Arema. Ada nama Hendro Siswanto yng nyaris tak tergantikan. Selain itu, masih ada Hanif Sjahbandi dan Muhammad Rafli yang kini menjadi langganan timnas. Sementara, Arema juga mendatangkan pemain asing, Takafumi Akahoshi.
Pekan ini, Jayus memiliki kesempatan untuk bermain. Sebab, lini tengah Arema masih ditinggal oleh Rafli dan Hanif. Sehingga, peluang dia turun melawan PSM Makassar, 16 Oktober sangat besar. Siswantoro pun berharap Jayus memanfaatkan peluang tersebut. (ley/jon)



Minggu, 03 Nov 2019

Berikutnya, Hadapi Madura United

Loading...