An Nuur Tetap, At Taqwa Tiadakan Salat Jumat

Jumat, 05 Juni 2020

  Mengikuti :


An Nuur Tetap, At Taqwa Tiadakan Salat Jumat

Sabtu, 28 Mar 2020, Dibaca : 1380 Kali

BATU - Masjid di bawah naungan Nahdlatul Ulama (NU) tetap mengadakan Saalat Jumat di Kota Batu, meski MUI sudah mengeluarkan fatwa salat dhuhur atau salat di rumah. Sedangkan Masjid di bawah organisasi Muhammadiyah meniadakan Salat Jumat.
Seperti Masjid Agung An-Nuur,di Jalan Gajamada Kota Batu msih menggelar salat Jumat seperti sebelumnya. Jamaah juga terlihat banyak datang di Masjid berdekatan dengan Alun-Alun Kota Batu ini. Sedangka Masjid At Taqwa tidak menggelar Salat Jumat.


Dari pantauan Malang Post, antusias jamaah datang sambil membawa perlengkapan sendiri. Mereka membawa sajadah,  serta mengunakan masker untuk menutupi mulut. Selesai salat, mereka langsung membubarkan diri tanpa ada jabat tangan dengan teman-teman. Kondisi itu tentu berbeda dengan hari biasanya.


Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Batu, Drs H Nurbani Yusuf, MSi mengatakan, Dewan Pimpinan MUI Kota Batu memberikan fatwa untuk mengajak umat Islam melakukan Salat Jumat di rumah serta mengganti dengan salat Dhuhur. Ketua PD Muhammadiyah Kota Batu  itu menyebutkan, hal itu menyikapi wabah Covid 19 yang sudah masuk Malang Raya.
“Salat Jum’at ditiadakan pada beberapa Masjid Muhammadiyah berdasarkan himbauan dari pemerintah pusat maupun fatwa MUI Jatim. Mengingat wabah Covid-19 dan semakin hari banyak korban. Kami melakukan itu agar semua terhindar dari virus corona ketika salat berjamaah,” ungkapnya Nurbani.


Nurbani Yusuf mengajak semua pihak, seperti Pemerintah Kota Batu, Lembaga sosial keagamaan, BAZNAS, LAZISMU, LAZISNU dan jendela amal Indonesia untuk berbagi kepada masyarakat. Mereka diharapkan bisa meringankan benan masyarakat sebagai efek dan dampak pencegahan Covid-19 di lingkungan sekitar dan rumah ibadah.
“Kami juga mengajak seluruh Takmir Masjid menyediakan Hand Senitizer di tempat wudhu serta pintu keluar. Agar jamaah ingin menjalankan salat tetap merasa nyaman,” tambahnya.


Sementara itu Ketua PCNU Kota Batu H. Ahmad Budiono.,SH.,MM mengatakan, PCNU tidak mengeluarkan fatwa secara khusus untuk mentiadakan salat Jumat. Salat Jumat tetap harus mengacu pada protokol kesehatan pencegahan Covid-19 dari pemerintah.
“Bukanlah berarti kami tidak mematuhi aturan dari pemerintah maupun Fatwa MUI Jawa Timur. Tapi semata-mata kembali kepada kesadaran keagaaman untuk tetap meminta pertolongan dari ALLAH untuk bisa semua jemaat terhindar dari wabah Corona,” tegasnya.


Ia juga mengingatkan pengurus masjid dan lembaga pendidikan seperti pesantren tetap waspada. Mereka harus menjaga kebersihan lingkungan dan menjalankan ibadah di rumah serta berdoa meminta pertolongan Allah. “Supaya wabah Virus Corona secepatnya,” tandasnya. (mg2/feb)

Editor : Febri Setyawan
Penulis : Redaksi