Aksi Peduli Sedekah Habit Malang Melawan Corona (Covid-19)

Jumat, 05 Juni 2020

  Mengikuti :


Aksi Peduli Sedekah Habit Malang Melawan Corona (Covid-19)

Jumat, 27 Mar 2020, Dibaca : 6063 Kali

MALANG - Virus corona(Covid-19)  yang saat ini semakin mewabah di Kota Malang, langkah pertama yang dilakukan masyarakat adalah menjaga diri. Mereka merasa was-was dan takut untuk tidak keluar dari rumah. Himbauan dari pemerintah bahwa masyarakat harus stay at home (berdiam diri dirumah), ditambah semua tempat usaha dan wisata ditutup selama dua minggu. Selain itu, rumah sakit yang saat ini berada di garda terdepan mengalami kekurangan Alat Pelindung Diri (APD) seperti  masker, sanitizer dan sarung tangan.
Maka, Sedekah Habit Malang (SHM) ini kembali melakukan aksi peduli terhadap penanganan penyebaran virus Corona. SHM merupakan komunitas umum yang diinisiasi oleh mahasiswa dan pelajar Malang yang bergerak di bidang sosial untuk membantu para dhuafa dan lansia di Kota Malang. Melihat suasana dan keadaan sosial di Malang mulai genting dan darurat. SHM melakukan penggalangan dana donasi untuk membantu penanganan virus Corona yang ada di Malang.


Ketua SHM Aryaspurdi Ajlan Wijaya mengatakan, kegiatan SHM dilakukan setiap minggunya secara rutin. Mengapa demikian? karena sesuai dengan nama yang kami usung. Kami berharap sedekah akan menjadi lifestyle tersendiri bagi masyarakat Indonesia khususnya masyarakat perkotaan. Harapan lainnya adalah berkegiatan disetiap akhir pekan dengan kegiatan yang bermanfaat bagi orang sekitar.
“SHM setiap minggu bagi-bagi nasi kotak kepada yang membutuhkan. Seperti pemerintah yang melarang mengadakan perkumpulan sementara waktu membuat pendapatan harian pedagang kecil, tukang becak, pekerja lepas seperti ojek online, supir taksi, dan supir angkot itu mengalami kesusahan. Sehingga kami memikirkan strategi bagaimana cara kita menyampaikan donasi ini secara tepat, efektif, dan efisien kepada mereka,” kata Arya, sapaan akrabnya kepada Malang Post.


Arya menambahkan, hal pertamanya pertama yang sangat membutuhkan ialah membagikan donasi yang terkumpul untuk kebutuhan tenaga medis dengan memberikan APD. Kedua kami akan membagikan donasi ke dhuafa dijalan maupun pedagang kecil menengah kebawah.
“Kami berusaha untuk menggantikan pendapatan mereka sampai wabah virus corona selesai minimal seperti itu. Dikarenakan anjuran dari pemerintah untuk berdiam dirumah, sedangkan untuk beberapa lapisan masyarakat belum bisa melakukan hal tersebut. Karena alasan mereka kerja hari ini untuk memenuhi kebutuhan harian. Selain itu rumah sakit yang saat ini berada di garda terdepan juga sedang mengalami kesusahan dalam APD. Maka dengan memberikan APD kepada rumah sakit dan uang tunai kepada masyarakat sebagai pengganti pendapatan mereka semoga dapat bermafaat,” imbuhnya.


Selain itu, pihaknya juga berkolaborasi dengan Aksi Cepat Tanggap untuk melakukan disinfektan di wilayah-wilayah Kota Malang. “Sebelumnya kami sudah berusaha mencari untuk beli alat disinfektan namun belum berhasil. Sehingga kita menyalurkan donasi dihari pertama sebesar Rp 26 Juta kepada Aksi Cepat Tanggap Malang dengan harapan mereka bisa mengakomodir dana dengan baik,” ujarnya.


SHM mulai mendapatkan titik terang untuk penjualan alat pelindung diri. Mereka menemukan penjahit untuk membuat alat pelindung diri dan hampir memenuhi standart WHO. Akhirnya SHM memesan sebanyak 100 azmat suit, shoes cap, faceslide (Alat Pelindung Wajah). Selanjutnya untuk kegiatan penyebaran donasi, Kamis (26/3) mengdonasikan sejumlah Rp 20 Juta dengan pembagian sebesar Rp 250 Ribu untuk 80 penerima dhuafa dan pedagang kecil menegah kebawah.
“Wilayah penyaluran area disekitar Kecamatan Lowokwaru, Alun-alun, Stasiun Kota Baru, Lapangan Rampal, Jalan Idjen, Balai Kota dan Pasar Besar. Penyaluran donasi untuk dhufa dan pedagang kecil kita lakukan setiap lima hari sekali karena pertimbangannya adalah dengan Rp 250.000 bisa menggantikan pendapatan selama lima hari untuk membeli kebutuhan pokok,” kata dia.


Lebih lanjut, pihaknya terus  berusaha untuk menggalang donasi besar-besaran dan mengajak teman-teman kita, selebgram, influencer, dan stake holder untuk repost aksi peduli ini. “Alhamdulillah untuk hari pertama terkumpul sebanyak Rp 26 Juta dan sampai Kamis (26/3) total terkumpul Rp. 72.373.200,” pungkasnya. (mp4/red)

Editor : Redaksi
Penulis : Agiem Cristian