Akhiri Mimpi Buruk | Malang Post

Rabu, 11 Desember 2019 Malang Post

  Mengikuti :


Selasa, 24 Sep 2019, dibaca : 1050 , parijon, stenly

MALANG – Arema FC mengusung optimisme untuk bisa bangkit di pekan ini. Bertanding melawan PSS Sleman di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Selasa (24/9) sore ini, tim Singo Edan harus mengeluarkan seluruh kekuatan untuk menang. Tim harus saling bahu-membahu untuk meraih tiga poin. Empat laga terakhir memang menjadi mimpi buruk bagi Arema FC.
Kemenangan yang terakhir Singo Edan diperoleh pada pekan 15. Laga sore ini sudah masuk pekan 20 Liga 1 2019 ini. Arema pernah tampil meyakinkan dengan menang 4-0 atas Persebaya dan juga menang telak 5-1 melawan Persib Bandung, sebelum penampilannya menurun. Kemenangan 2-1 atas Barito Putera, diperoleh sepekan setelah menang atas Persebaya. Dan catatan tersebut adalah poin penuh terakhir Arema.
Efek dari hasil buruk yang diperoleh Arema, ketika melawan Persela Lamongan, Borneo FC, PSIS Semarang dan Bali United, tim asuhan Milomir Seslija ini juga terlempar dari papan atas. Hamka Hamzah dkk kini berada di posisi delapan dan membuat tim tersebut penuh dengan tekanan.
Arema bahkan kini harus berpikir ulang, bila mereka menginginkan berada di papan atas, tentu harus segera kembali ke trek kemenangan. Sebaliknya, kekalahan kian meruntuhkan posisi Arema.  
“Apa yang terjadi pada kami saat ini, akan membuat kami menjadi lebih baik. Kami akan menjadi lebih kuat lagi,” tutur Pelatih Arema, Milomir Seslija.
Ia mengatakan, timnya memiliki kekompakan dan kebersamaan untuk segera mendapatkan hasil yang bagus, yakni kemenangan. Arema telah berbenah, untuk mengakhiri periode negatif yang sedang terjadi saat ini.
“Kami telah banyak berbenah jelang pertandingan ini. Kami meningkatkan banyak hal. Kami akan saling bantu dan dukung untuk bisa lebih baik lagi,” papar dia.
Pelatih dengan sapaan akrab Milo itu menyampaikan, saat ini satu-satunya cara untuk bisa bangkit adalah bersatu sebagai sebuah tim dan bekerja lebih keras. “Kami harus bekerja sebagai tim. Kami berharap hasilnya nanti bagus dan menang,” tambahnya.
Terkait kekuatan PSS Sleman, Milo menuturkan, timnya telah melihat dan memahami. Ia menyebutkan timnya tahu apa yang tidak bagus dari tim lawan.
“Saya tidak bisa katakan karena itu bagian dari taktik tim. Saya bicara setiap waktu dan melihat kekuatan mereka,” tambahnya.
Tim kelahiran 1987 itu sudah memaksimalkan 2 hari waktu latihan. Meskipun tidak berlatih keras, mereka memahami apa yang harus dilakukan di hadapan Aremania, sore ini.
“Kami akan melakukan apa yang bisa kami lakukan di lapangan,” tegas dia.
Pelatih asal Bosnia itu menuturkan, timnya juga tidak mempermasalahkan minimnya recovery. Tekad mereka untuk menang kini lebih besar. “Fisik bukan masalah, semua sekarang tergantung mindset kami. Sekarang apa yang kami pikirkan, itu yang kami lakukan,” tambahnya.
Sementara itu, di kubu tim tamu, PSS Sleman, sudah menyatakan siap dan fokus untuk melawan Arema. Mereka tidak mau mempermasalahkan kondisi tim yang juga terkendala karena cedera pemain.
“Persiapan tim seperti biasa, kami membawa 18 pemain karena beberapa absen. Ada yang cedera dan ada yang terkena akumulasi kartu,” ujar Pelatih PSS, Seto Nurdiantoro.
 Menurut dia, dari seluruh pemain yang dibawa, memang ada yang tidak 100 persen. Akan tetapi, dia yakin siapapun yang datang ke Malang, siap untuk berkompetisi. “Masalah cedera atau kebugaran, wajar memang dengan waktu kompetisi yang mepet. Tetapi sekarang fokus di pertandingan,” terangnya.
Ia menuturkan, timnya sudah siap menghadapi seluruh rangkaian putaran kedua, tidak hanya melawan Arema. Mereka memahami di putaran kedua lebih kejam ketimbang putaran pertama. Sebab, banyak tim berambisi untuk lolos dari degradasi, juga menjadi juara.
“Putaran kedua memang lebih berat, karena semua tim ingin memperbaiki kekurangan dengan merekrut pemain dan evaluasi. Putaran kedua akan lebih berat,” papar dia.
Seto menuturkan, timnya siap melawan Arema, yang dia anggap sebagai tim bagus, solid dan memiliki materi lebih mumpuni. Selisih poin keduanya pun tidak jauh, hanya satu poin saja. Sehingga, hasil pertandingan ini bisa mengubah posisi di klasemen sementara.
“Mereka bisa di atas kami nantinya kalau memenangkan pertandingan. Tetapi kami memiliki motivasi untuk mempertahankan posisi di klasemen sementara,” tuturnya.
Akan tetapi, Seto berpikir Arema yang memiliki catatan negatif di empat laga sebelumnya, dipastikan memiliki motivasi besar untuk memenangkan pertandingan. “Motivasi lebih Arema yang harus kami waspadai,” pungkas dia.(ley/ary)



Minggu, 03 Nov 2019

Berikutnya, Hadapi Madura United

Loading...