MalangPost | 53 OTG, Satu Positif Covid-19

Minggu, 07 Juni 2020

  Mengikuti :


53 OTG, Satu Positif Covid-19

Kamis, 02 Apr 2020, Dibaca : 1896 Kali

MALANG - Jumlah warga Kota Malang terpapar virus Corona bertambah. Satu pasien baru positif Covid-19 yang diumumkan Satgas Covid-19 Kota Malang, Kamis (2/4) ditemukan tanpa gejala klinis. Ia masuk kategori Orang Tanpa Gejala (OTG). Kini 52 OTG lainnya di Kota Malang harus menjalani isolasi mandiri.


Dengan demikian, kasus positif terpapar virus Corona di Kota Pendidikan ini bertambah. Yakni menjadi lima orang. Tiga di antaranya sudah dinyatakan sembuh, sedangkan duanya masih dalam perawatan. Yakni satu pasien dirawat di RKZ dan satunya isolasi mandiri.
"Perlu kami jelaskan, bahwa satu tambahan positif yang telah diinformasikan Pemprov  Jatim, secara medis  tidak menunjukkan gejala dan tanda-tanda klinis," jelas Juru Bicara Gugus Satgas Covid-19 Kota Malang Bidang Kesehatan, dr Husnul Muarif.  


Husnul menjelaskan, pasien tersebut tidak menunjukkan gejala apapun sebelumnya. Kondisi fisik dan suhu tubuh normal, tidak mengalami gangguan. "Tidak juga menunjukkan gejala batuk maupun sesak napas. Semuanya normal, namun hasil swab menunjukkan positif," jelasnya.
Lebih lanjut, Husnul menerangkan, pasien tersebut melakukan swab lantaran sebelumnya pernah melakukan kontak erat dengan salah satu pasien yang positif terpapar virus Covid-19. "Hasil dari laboratorium, baru keluar Rabu (1/4) . Hasilnya menunjukan positif Covid-19,” ujar dia.


Berdasarkan rekomendasi tim dokter RSSA Malang dan sesuai petunjuk teknis (juknis) Kementerian Kesehatan (Kemenkes), apabila pasien tidak menunjukkan tanda klinis, maka menjalani isolasi mandiri. "Langkah penanganannya yakni isolasi mandiri di rumah. Ini dilakukan sejak tanggal 1 April 2020 hingga 14 hari ke depan," kata dia.


Meski diisolasi secara mandiri, tim medis dan petugas Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang terus melakukan observasi dan pencermatan secara intens. "Jika dalam perkembangannya terjadi gangguan fisik, maka segera dirujuk ke masuk rumah sakit," sambung mantan Direktur RSUD Kota Malang itu.
Atas kasus tersebut, Pemprov Jatim menginstruksikan daerah, baik kota maupun kabupaten untuk memunculkan isian data baru dengan kualifikasi Orang Tanpa Gejala (OTG). "Mereka adalah orang orang yang memiliki kontak erat dengan pasien terkonfirmasi positif sebelumnya dan tidak menunjuk gejala klinis sama sekali," jelasnya.


Saat ini, di Kota Malang, sudah terdata 52 orang yang masuk dalam kualifikasi OTG. "Mereka memiliki riwayat pernah berinteraksi dengan pasien positif sebelumnya," tandas dia.
Ketua Satgas Siaga Corona RSSA, dr. Didi Candra Kusuma mengatakan OTG harus melakukan aktivitas di rumah. "Ia harus menerapkan self isolation dan social distancing secara mandiri di rumah," papar dia.


Namun pihak medis dan tim dari Dinkes Kota Malang terus melakukan pengawasan. Bahkan, ia menyarankan OTG untuk segera melakukan laporan ke dinas terkait agar segera dilakukan rapid tes. Sedangkan dari tim medis, hanya memberikan asupan agar imun tubuh sang pasien semakin kuat.  "Kami memberikan vitamin terhadap OTG," tandasnya.

 

Covid-19 Kabupaten Malang Tunggu Hasil Swab   
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang drg Arbani Mukti Wibowo mengatakan, empat warga yang kabupaten Malang yang semula positif Covid-19 terus menunjukkan kondisi sehat. Hanya saja untuk menyatakan kondisi mereka sembuh dari paparan virus Corona masih menunggu serangkaian pemeriksaan kesehatan.


Hingga kemarin masih menunggu hasil swab kedua yang sudah dilakukan pada Senin (30/3) lalu.”Mereka tak menunjukkan gejala klinis,” katanya sembari menambahkan kini sedang menunggu hasil swab kedua yang dilakukan di laboratorium RS Universitas Airlangga Surabaya.
Kini empat warga itu sedang menjalani karantina di rumah. Salah satunya di rumah sendiri sedangkan tiga lainnya di safe house. (tea/ira/van)

Editor : Vandri Battu
Penulis : Redaksi