4 Pembunuh Warga Pakis Ditangkap | Malang Post

Kamis, 14 November 2019 Malang Post

  Follow Us


Jumat, 18 Okt 2019, dibaca : 1617 , halim, fino

MALANG - Polrestabes Surabaya menangkap empat dari enam tersangka pembunuhan Bangkit Maknutu Dunirat, 32, warga Asrikaton Pakis yang ditemukan tewas di jembatan Cangar Kota Batu. Mantan Kapolres Batu AKBP Leonardus Simarmata yang kini menjadi Wakapolrestabes Surabaya, merilis ungkap ini, Jumat di Mapolrestabes Surabaya.
Empat tersangka adalah Bambang Irwan, 27, Rulin Rahayu Ningsih, 32 warga Jalan Magersari, Sidoarjo. Kedua pelaku ini suami istri. Dua pelaku lain, adalah Kresna Bayu F, 22, warga Nyamplungan Semampir Surabaya dan Rizaldy Firmansyah, 19, warga Jalan Dinoyo Surabaya.
“Kami mengamankan empat pelaku, dua masih masuk dalam daftar pencarian orang,” kata Leonardus, Jumat. Motif pembunuhan adalah dendam. Pada tahun 2015-2017, Rulin adalah pacar Bangkit. Lalu, pada tahun 2016, Bangkit membeli Honda Yaris atas nama Rulin. Tapi, pembiayaan atas nama Rulin.
Akibatnya Rulin dikejar-kejar debt collector atas pembelian mobil yang tak terbayar ini. Tahun 2017 Bangkit menghilang dari tempat kerjanya di dealer mobil. Rulin semakin kebingungan karena dituntut untuk membayar cicilan mobil tersebut. Akibat hal ini pula, hubungan keduanya putus.
Lalu, pada tahun 2017, Rulin bersama Bambang, yang juga tersangka, mendatangi kediaman Bangkit di Sumenep. Tapi, kedua orang ini malah diusir. Pada Desember 2017, setelah Bambang dan Rulin menikah, dendam terhadap Bangkit kian membara karena utang pembelian mobil masih dibayar oleh Rulin.
Dua tahun berjalan, Rulin mengetahui bahwa Bangkit kembali bekerja di dealer mobil, di Jalan Ahmad Yani Surabaya. Akhirnya, 14 Oktober 2019, Rulin berpura-pura ngobrol dengan Bangkit, menanyakan kabar. Bambang, datang dengan beberapa orang, lalu memaksa Bangkit masuk ke dalam mobil yang dibawa oleh Bambang.
Di tengah jalan, terjadi kecelakaan dengan mobil lain karena Bangkit berusaha kabur dari mobil. Kejadian ini sempat viral. Bahkan, ada video netizen yang beredar dan menunjukkan upaya korban kabur. Tapi, dia dipaksa masuk ke dalam mobil. “Saya diculik ini pak, saya diculik,” kata Bangkit.
Namun, warga sekitar yang berusaha menolong, ragu karena pelaku menyebut korban berutang dan harus membayar utang tersebut. Setelah persoalan dengan mobil kecelakaan selesai, Rulin pulang. Sementara, Bambang melanjutkan perjalanan ke Cangar. Korban diikat tangannya, lalu dipukuli sampai babak belur.
Malam hari, pukul 21.00, di sungai Watu Ondo, di jembatan Cangar Desa Sumberbrantas Bumiaji Batu, korban dikeluarkan dari mobil, lalu dibenturkan ke besi jembatan. Saat itu pula, korban didorong ke jurang, lalu ditinggal pergi. Pada Rabu pagi, mayatnya ditemukan di bawah jembatan.
Setelah koordinasi Polres Batu dengan Polrestabes Surabaya, barulah diketahui bahwa ada laporan penculikan dari istri korban bernama Mei. Jumat, Unit Jatanras Polrestabes Surabaya membekuk empat tersangka ini, serta menyita barang bukti. “Para tersangka dijerat dengan pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana, subsider pasal 338 KUHP tentang pembunuhan,” tutur Leonardus.(fin/lim)



Loading...