3.200 Pendatang Dievakusai dari Papua | Malang Post

Selasa, 10 Desember 2019 Malang Post

  Mengikuti :


Senin, 30 Sep 2019, dibaca : 534 , vandri, jpg

WAMENA - Hingga kini 3.200 warga telah dievakuasi menggunakan pesawat Hercules milik TNI AU dari Wamena ke Jayapura. Sebagian lainnya memilih pulang ke berbagai daerah di Indonesia.Itu lantaran imbas kerusuhan yang terjadi.
 “Sampai saat ini sudah 3.200 pengungsi yang diangkut,” kata Komandan Lanud Silas Papare Jayapura, Marsma TNI Tri Bowo Budi Santoso, kemarin.
Bowo menuturkan, dua pesawat Hercules milik TNI AU digunakan untuk melakukan evakuasi warga yang terdampak kerusuhan. Mereka yang dievakuasi kebanyakan warga pendatang.
“Warga pendatang yang berasal dari Makassar, Padang, kemudian dari Jawa Timur. Jadi seluruh warga pendatang yang ada di Wamena,” terang Bowo.
Tak hanya mengevakuasi warga, pesawat Hercules juga digunakan untuk membawa logistik. Menurutnya, logistik tersebut diangkut dari Jayapura untuk warga terdampak kerusuhan di Wamena.
Sebab hingga kini prekonomian di Wamena belum berangsur pulih. Karena toko-toko yang ada kebanyakan milik dari warga pendatang. “Kegiatan ekonomi belum berjalan, karena kebanyakan warga pendatang yang buka toko di sana,” ucapnya.
Kendati demikian, Bowo memastikan wilayah Wamena kini sudah mulai berangsur kondusif. “Kondisinya kalau keamanan kondusif, hanya situasi di Kota masih belum berjalan normal,” tukas Bowo.
Sementara itu, polisi memastikan pelaku kerusuhan di Wamena bukanlah warga asli. Menurut polisi, warga asli justru membantu perlindungan kepada para pendatang. "Pelaku pembakaran bukan penduduk asli Wamena. Penduduk Lembah Baliem (penduduk asli Wamena) justru banyak membantu memberi perlindungan kepada para pendatang dengan mengamankan di rumah warga maupun gereja," kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen M Iqbal, kemarin.
Iqbal memastikan pelaku tidak mengincar etnis tertentu. Dia menuturkan serangan dilakukan secara membabi-buta. Dia mengatakan TNI-Polri telah melakukan evakuasi kepada warga pendatang. Dia mengatakan pesawat Hercules disiagakan untuk mengangkut pengungsi.
"Saat ini TNI Polri telah melakukan evakuasi warga pendatang, menggunakan berbagai moda transportasi, termasuk pesawat Hercules ke beberapa kota di Papua, antara lain ke Jayapura," tutur Iqbal.
Selain itu, Iqbal mengatakan TNI dan Polri memastikan keamanan warga di Wamena. Tokoh-tokoh setempat dilibatkan dalam dialog untuk menjaga situasi kondusif di Wamena.
"Kepala Suku Lembah Baliem (Wamena) juga meminta para pendatang untuk tidak mengungsi karena yakin masyarakat asli Wamena sangat mencintai masyarakat Papua pendatang dan yakin para perusuh adalah kelompok di luar Wamena," katanya. (jpg/cni/van)  



Loading...