16 DRD Kabupaten Malang Dikukuhkan | Malang Post

Minggu, 15 Desember 2019 Malang Post

  Mengikuti :


Senin, 26 Agu 2019, dibaca : 553 , udi, ira

MALANG- Plt Bupati Malang H M Sanusi mengukuhkan 16 anggota Dewan Riset Daerah (DRD) Kabupaten Malang, Senin (26/8) di ruang rapat Anusapati, Pendopo Agung, Kabupaten Malang. Kegiatan tersebut dihadiri Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se Kabupaten Malang.
Dalam sambutannya, Sanusi mengatakan pengukuhan itu dilakukan karena ada perubahan struktur. Dia berharap dengan pengukuhan tersebut, para anggota DRD tetap fokus dalam menjalankan tugasnya. Dia mengatakan, anggota DRD memiliki peran cukup krusial di pemerintahan daerah. Menurut mantan Ketua DPC PKB Kabupaten Malang ini, tugas anggota DRD memberikan masukkan kepada pemerintah daerah."Keberadaannya untuk mendukung pembangunan di wilayah Kabupaten Malang," ungkapnya.
Alumni IAIN Malang (saat ini UIN Maliki, red.) ini menyebutkan, sejauh ini DRD dibawah pimpinan Prof DR. Agr.Mohammad Amin, M.Si, sebagai ketua memiliki peran sangat penting, dan mereka banyak memberikan masukan-masukan kepada Pemerintah Kabupaten Malang. "Para anggota dewan riset ini akan bekerja bersama timnya, melihat seluruh yang ada di wilayah kabupaten Malang. Dari riset tersebut, hasilnya disampaikan ke kami," urainya.
Contohnya, anggota DRD melakukan riset tentang potensi pariwisata. Mereka tidak sekadar mendata jumlah destinasi wisata, namun juga melihat kondisi alam, sumber daya manusia, juga peluang usaha. "Hasilnya kemudian ke kami untuk dilakukan kajian. Kajiannya dilakukan secara mendalam. Sehingga saat hasil riset diterapkan, maka hasilnya dapat dirasakan. Karena target kami adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ungkapnya.
Selain itu, Sanusi mengatakan, dengan adanya kajian-kajian dari dewan riset, diharapkan dapat menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kabupaten Malang.
"Contohnya dewan riset melakukan kajian tentang potensi parkir. Mereka melakukan pendataan seluruh titik parker, dan potensi yang dapat dikembangkan. Sehingga dengan begitu PAD dapat bertambah," ungkapnya.
Terkait dengan pengukuhan, dia mengatakan ada lima program layanan yang menjadi prioritas. Yaitu layanan kesehatan, pendidikan dan ekonomi. "Ini yang paling prioritas. Karena dibalik tubuh yang sehat maka tercipta SDM yang unggul, dan dampaknya adalah meningkatnya kesejahteraan masyarakat," tambahnya.
Sanusi mengatakan, untuk pendidikan, dia meminta siswa SD dan SMP di Kabupaten Malang dapat mencapai angka 9. "Untuk dapat mencapai angka itu, butuh peran dewan riset. Dan OPD memberikan dukungan. Sehingga tahun 2020 mendatang, di Kabupaten Malang sekolah favorit tidak hanya didominasi di kota, tapi juga daerah-daerah terpencil," tandasnya. (ira/udi)



Jumat, 13 Des 2019

Skadron 32 Lanud Abd Saleh

Loading...