15 Tersangka Sabu-sabu Ditangkap | Malang Post

Jumat, 13 Desember 2019 Malang Post

  Mengikuti :


Senin, 07 Okt 2019, dibaca : 1077 , halim, kris

BATU - Polres Batu panen tersangka pengedar dan pengguna narkotika. Tercatat selama sebulan ada 15 tersangka dari 10 kasus narkotika di wilayah hukum Polres Batu. Dari total tersangka yang berhasil diringkus oleh Satnarkoba Polres Batu, tiga orang merupakan pengedar, empat orang sebagai kurir, dan sisanya pengguna atau pemakai.
Kapolres Batu AKBP Harviadhi Agung Prathama SIK MIK menyampaikan, penangkapan yang dilakukan merupakan ungkap kasus narkotika mulai 9 September hingga 7 Oktober 2019. Selama kurang kurang lebih satu bulan, Polres Batu berhasil mengamankan narkotika jenis sabu-sabu seberat 48,2 gram.
"Selama sebulan ini Satnarkoba berhasil menangkap 10 kasus narkotika dengan 15 tersangka dan mengamankan 48,2 gram sabu. Dari jumlah barang bukti barang haram tersebut, apabila dikonversikan dalam rupiah mencapai Rp 60 juta," ujar AKBP Harviadhi.
Ia menjelaskan, dengan keberhasilan menangkap pengedar, kurir, dan pengguna sabu-sabu tersebut, Polres Batu berhasil menyelamatkan 241 orang generasi muda dari narkoba. Dengan asumsi 1 gram sabu dikonsumsi 5 orang. Akpol angkatan 2001 ini menambahkan, keberhasilan 10 kasus ini merupakan hasil penyelidikan satresnarkoba di lapangan. Dengan lokasi TKP penangkapan di jalan dan di rumah tersangka.
Sementara itu, Iptu Yussi Purwanto S.H yang baru saja menjabat sebagai Kasat Narkoba Polres Batu menambahkan, dari seluruh tersangka, tiga tersangka merupakan pengedar besar di Kota Batu.
Salah satu pengedar, Abdul Manap (45) asal Jalan Merpati Utara, no 15 Desa Karangan Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang berhasil ditangkap di Jalan Raya Giripurno Kota Batu saat akan melakukan transaksi.
"Tersangka adalah pengedar besar di Kota Batu. Terbukti dari tangan tersangka berhasil diamankan sabu-sabu seberat 41 gram di rumahnya. Sedang saat tertangkap basah, ia membawa tiga poket sabu seberat 0,35 gram masing-masing poket," paparnya.
Iptu Yussi menyampaikan, dari 10 kasus tersebut, para tersangka ditangkap dengan TKP meliputi Desa Bumiaji, Sekar Putih, Pujon, Pesanggrahan, Temas, Pendem, Songgoriti, Pandanrejo, dan stadion Brantas. Untuk wilayah hukum Polres Batu yang rawan penyalahgunaan dan peredaran narkoba adalah Songgoriti dan Pendem.
Sementara untuk rentang usia tersangka yang tertangkap mulai dari 18-47 tahun. Masing-masing tersangka dijerat dengan pasal berbeda.
Untuk 12 tersangka pengguna dan kurir dijerat Pasal 112 dengan hukuman penjara 4-12 tahun. Sedangkan untuk 3 pengedar dijerat dengan pasal 114 dengan hukuman 4-20 tahun
Abdul Manap, pengedar mengungkapkan dirinya menyasar para sopir truk untuk berjualan. "Untuk transaksi menggunakan sistem ranjau. Saya tidak mengenal sama sekali pemasok. Hanya berkomunikasi melalui telepon," bebernya. Lebih lanjut, ia juga mengakui tak bisa menghubungi pemasok. Sehingga tersangka hanya dihubungi saat barang haram tersebut akan dikirim.(eri/lim)



Rabu, 11 Des 2019

Pengedar Sabu-sabu Diringkus

Kamis, 05 Des 2019

Polisi Gagalkan Pesta Sabu-sabu

Loading...