133 Kendaraan Hasil Kejahatan dan Kecelakaan Dikembalikan | Malang POST

Rabu, 26 Februari 2020 Malang Post

  Mengikuti :


133 Kendaraan Hasil Kejahatan dan Kecelakaan Dikembalikan

Kamis, 26 Sep 2019,

TERIMA KASIH PAK KAPOLRES: Kapolres Malang AKBP Yade Setiawan Ujung ketika mengembalikan mobil Suzuki Ertiga kepada pemiliknya Roni Wijaya.

MALANG - Polres Malang menggelar Gebyar Expo pengembalian barang bukti kendaraan, kemarin (26/9) siang. Seluruh kendaraan yang selama ini menjadi barang bukti hasil kejahatan, temuan serta kasus kecelakaan dikembalikan kepada pemiliknya.
Gebyar Expo pengembalian barang bukti ini dihelat selama dua hari. Mulai Kamis (26/9) sampai Jumat (27/9). Kendaraan yang dikembalikan tidak dipungut biaya apapun alias gratis. "Kegiatan Gebyar Expo ini adalah bentuk kegiatan pelayanan Polri kepada masyarakat. Selama ini kami memahami kesulitan masyarakat, dan betapa galaunya ketika kendaraan miliknya hilang," ungkap Kapolres Malang AKBP Yade Setiawan Ujung.
"Gebyar Expo pembangunan yang kami gelar ini, memang belum maksimal. Tetapi ke depan akan kami maksimalkan lagi, supaya pengembalian barang bukti bisa kembali kepada pemiliknya," sambungnya.
Total ada 133 unit kendaraan yang dibeber di halaman Mapolres Malang. Rinciannya 127 unit adalah sepeda motor, sisanya 26 unit adalah mobil. Enam unit mobil yang dikembalikan adalah Suzuki Ertiga L-1666-AT, Daihatsu Ayla N-1843BL, Suzuki Grand Max AG-1591-KZ, Toyota Fakta AG-1088-DU, mikrolet N-1059-UA serta mobil ambulance milik Pusat Khidmat PKS N-8784-AU.
Menurut Ujung, pengembalian barang bukti kendaraan ini sesuai dengan pasal 46 KUHAP. Dimana penyidik berkewajiban mengembalikan barang bukti yang disita kepada orang yang berhak atau pemiliknya.
Barang bukti dikembalikan setelah kepentingan penyidik sudah tidak memerlukan barang bukti. Kendaraan tersebut bukan terkait kasus tindak pidana. Dan, kendaraan yang sudah melalui proses sidang, serta Hakim menyatakan tidak merampas barang bukti itu untuk negara.
"Masyarakat yang mengambil barang bukti, silahkan datang ke Polres Malang sampai Jumat (27/9). Syaratnya dengan menunjukkan tanda bukti laporan polisi serta kelengkapan surat kendaraan. Pengambilan gratis tanpa dipungut biaya," terang Ujung.
Roni Wijaya, warga Surabaya, pemilik mobil Suzuki Ertiga L-1666-AT, mengaku sangat berterima kasih karena mobilnya sudah kembali. Mobil warna silver miliknya tersebut, sebelumnya hilang di wilayah Kecamatan Lawang pada 13 Agustus 2019 lalu ketika di parkir di pinggir jalan.
"Saya sangat berterima kasih banyak kepada bapak Kapolres Malang serta jajaran. Karena kinerjanya akhirnya bisa membantu menemukan mobil saya yang hilang," ucap Roni Wijaya.
Begitu juga dengan Saripah, warga Krebet Kecamatan Bululawang. Motor Honda Vario N-5516-ID miliknya yang hilang setahun lalu, akhirnya berhasil ditemukan. Motor pun langsung dikembalikan secara gratis.
"Motor ini saya beli lunas dari hasil bertani. Dulu hilang ketika saya parkir di sawah. Saya terima kasih banyak kepada bapak Kapolres Malang yang telah membantu menemukan motor saya," ucap Saripah sembari menangis dan mencium tangan Kapolres Malang.(agp/lim)
 

Editor : halim
Penulis : agung

  Berita Lainnya



Loading...


Honda
mitsubhisi
Loading...