11 Desa Pilkades Serentak, Pantau Politik Uang

Jumat, 18 Oktober 2019

Selasa, 01 Okt 2019, dibaca : 519 , vandri, kris

BATU - Warga 11 desa di Kota Batu memilih kepala desa dalam Pilkades serentak, Rabu (2/10) hari ini. Aparat penegak hukum dikerahkan untuk mencegah berbagai kecurangan seperti judi dan politik uang.  
Berbagai persiapan telah dilakukan oleh panitia tingkat kota maupun desa.  Mulai dari sambang ke rumah calon kepala desa (cakades), deklarasi Pilkades damai, hingga apel gelar pasukan pengamanan, Selasa (1/10) sore kemarin di lapangan parkir Balai Kota Among Tani Batu.
Dalam apel gelar pasukan gabungan tersebut, Kapolres Batu, AKBP Harviadhi Agung Prathama, SIK MIK mengatakan ada 370 personel gabungan yang diterjunkan. Nantinya personel gabungan dari unsur Polri, TNI, dan Limnas akan dibagi menjadi dua.
Ia menerangkan selain menciptakan situasi kamtibmas,  pangamanan juga difokuskan untuk
menghindari berbagai kecurangan. Di antaranya seperti judi dan praktik politik uang. Pengamanan pun dilakukan di tempat coblosan.  Pengamanan di TPS akan dijaga oleh anggota kepolisian dan Limnas. Sedangkan patroli dilakukan Brimob dan TNI.
"Untuk pemetaan desa rawan kecurangan seperti judi botoh dilakukan  Polres Batu. Kami rasa tidak ada kerawanan karena sebelumnya telah door to door ke rumah cakades. Selain itu  pencegahan dengan patroli," bebernya.
Wali Kota Batu, Dra. Dewanti Rumpoko M.Si yang turut hadir dalam apel tersebut menyampaikan bahwa cakades terpilih nantinya harus memiliki wawasan luas dan melek informasi. Sehingga nantinya mampu melayani masyarakat dengan baik.
Dewanti berharap  pelaksanaan coblosan hari ini berjalan lancar. Warga pun mendukung program kerja kades yang terpilih dalam Pilkades.  Sedangkan cakades harus siap dengan hasil pilihan masyarakat.
Bagi mereka yang terpilih diharapkan mengikuti perkembangan zaman dan memanfaatkan teknologi. "Agar pelayanan kepada masyarakat berjalan baik," paparnya.
Orang pertama di Pemkot Batu ini menyarankan kades terpilih memberi peluang bagi lulusan perguruan tinggi di desanya untuk bekerja di desa. Pasalnya generasi muda saat ini lebih menguasai IT.
Kasubag Pemerintahan Desa, Bagian Pemerintahan Kota Batu, Abdul Salam menambahkan, Pilkades hari ini akan dimulai pukul 07.00-13.00 WIB di kantor desa masing-masing. Jika hingga waktu yang ditentukan, DPT di salah satu desa tidak mencapai 50 persen maka akan diperpanjang hingga 30 menit.
Disisi lain, berbagai persiapan tingkat desa juga telah dilakukan. Beberapa di antaranya di Desa Punten, Kecamatan Bumiaji telah mempersiapkan kendaraan gratis untuk menjemput pemilih yang tempat tinggalnya jauh dari kantor desa.
Sementara untuk Desa Gunugsari, Kecamatan Bumiaji, warga mandapat fasilitas cek kesehatan gratis. Kemudian juga ada instruksi dari wali kota agar cakades mengenakan batik karena bertepatan dengan Hari Batik Nasional. (eri/van)



Kamis, 17 Okt 2019

Anggota Dewan Sugandi Berpulang

Loading...