Fokus Lawan Borneo


MALANG – Manajemen Arema FC meminta para pemainnya untuk fokus lagi melanjutkan kompetisi. Kekalahan dari PSS Sleman 1-3 di laga perdana, dinilai kuat karena kegagalan pemain fokus pada pertandingan. Padahal, sejatinya tim Singo Edan menatap peluang menang dalam pertandingan tersebut.
“Bukan mencari alasan atau membela pemain, kericuhan suporter itu ada impact-nya ke tim,” ungkap General Manager Arema, Ruddy Widodo.
Menurut dia, bagaimanapun pemain akan terganggu konsentrasinya karena kericuhan yang melibatkan pendukung mereka. Fokus pemain pun pecah, antara bermain dan juga memikirkan nasib keluarganya.

Yakin Kerusahan Sleman Tak Terulang


MALANG – Manajemen Arema FC turut bersuara terkait insiden di Sleman, saat pertandingan pembuka Liga 1 2019. Manajemen tim Singo Edan itu menyayangkan adanya provokator yang masuk ke stadion dan membuat suasana ricuh antara pendukung Arema dan PSS Sleman. Arema pun berharap dalam waktu dekat permasalahan bisa segera diusut dan diselesaikan.
“Kami tentu sangat menyayangkan tindakan provokator. Sepertinya, mereka tidak menginginkan sepak bola Indonesia maju,” ujar General Manager Arema, Ruddy Widodo.
Dia memprediksi, ada pihak yang ingin membuat pembukaan tersebut kacau. Pasalnya, saat sebelum kick off atau sore hari, tidak ada permasalahan antara suporter Arema dengan suporter Sleman.

Nobar Malang Post Seperti di Kanjuruhan


MALANG – Aremania memadati halaman depan kantor Malang Post Korane Arek Malang, Rabu malam, kemarin. Suporter fanatik Arema FC, menghadiri acara nonton bareng laga perdana Liga 1 Indonesia 2019 melawan PSS Sleman di Stadion Maguwoharjo, Jogjakarta. Suporter menonton lewat layar besar di halaman Malang Post Jalan Raya Sawojajar, ruko WoW.
Dalam event nobar kerjasama antara Malang Post, Torabika dan RCB, Aremania antusias menyaksikan pertandingan antara Singo Edan kontra Super Elang Jawa, julukan PSS Sleman. Namun saying di laga perdana ini Singo Edan harus mengakui keunggulan tuan rumah dengan skor 3-1. Sebelum laga, Aremania di depan kantor Malang Post, bernyanyi menyatukan suara untuk tim pujaannya.

Berita Terkait

Berita Lainnya :