Pegang Kendali Permainan, Kalah Akibat Lengah


PAMEKASAN - Penggawa Arema FC tidak berhasil memenangkan pertandingan away di markas Madura United. Kekecewaan mereka rasakan, karena harus kalah karena lengah akibat gol Andik Vermansyah.
Penggawa Arema sejatinya memegang kendali permainan atas tuan rumah. Berkali-kali serangan tim Singo Edan membuat Satria Tama berjibaku mengamankan gawangnya. Serangan demi serangan yang dibangun Arema, setidaknya menghasilkan lima peluang emas.
"Kami sebernanya bisa dikatakan memegang kendali permainan. Tetapi, kami kecolongan karena free kick," ujar Gelandang Arema, Muhammad Rafli.
Hal tersebut, berakibat fatal karena ternyata Arema tidak bisa membuat gol. Padahal, bila saja Arema tidak kecolongan melalui gol tersebut, tim asuhan Milomir Seslija itu bisa membawa pulang minimal satu poin.
"Kami sudah main bagus. Ini menjadi pembelajaran untuk kami tidak lengah selama 90 menit," papar dia.
Selain itu, Arema juga mendapatkan pelajaran harus bisa memanfaatkan peluang menjadi gol. Sebab, bermain bagus namun gagal mencetak gol, maka hasilnya adalah Arema bisa pulang tanpa poin.
"Kami akan tatap laga selanjutnya. Harus lebih baik lagi dan kembali ke jalur kemenangan," sebutnya.
Sekalipun kecewa karena kalah, Rafli tetap memberikan selamat kepada tim Madura United. Menurutnya, usai pertandingan menarik yang disajikan kedua tim, Arema berbesar hati menerima hasil akhir.  "Selamat Madura United sudah memenangkan pertandingan," pungkasnya.
Sementara, selanjutnya Arema akan bermain melawan Bhayangkara FC, di pekan 11 mendatang. Arema akan menjadi tuan rumah dan bermain di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen. (ley/jon)