Mengecewakan!

 
BANDUNG - Arema FC gagal mendapatkan poin dalam away ke markas Persib Bandung, Kamis (13/9). Dedik Setiawan dkk justru kalah 0-2 setelah sempat menggebrak di awal-awal babak. Tim Singo Edan tidak bisa konsisten selama 90 menit, sehingga kebobolan dua gol namun tidak bisa membalas menjebol gawang M. Natshir, penjaga gawang Maung Bandung.
"Pertandingan tadi menarik, kami saling menciptakan peluang. Tetapi, banyak peluang yang kami ciptakan tetapi tidak bisa menjadi gol," ujar Striker Arema, Dedik Setiawan.Arema Memang sempat membuat lini belakang Persib kelabakan. Dedik Setiawan, Jefri Kurniawan dan Ridwan Tawainella, bergantian menerobos pertahanan Persib yang dikawal Victor Igbonefo dan Bojan Malisic. 
Hanya saja, upaya Arema mentah karena kedisiplinan pemain Persib, terutama di babak pertama. "Kami kurang beruntung tidak bisa mencetak gol. Itu masalahnya," papar Dedik dalam sesi jumpa pers, kemarin. 
Dedik yang sempat diharapkan karena baru saja menjalani debut di Timnas Indonesia, juga tidak bisa memanfaatkan eluang emas di babak pertama yang digagalkan oleh Natshir, yang merupakan mantan penjaga gawang Arema. 
"Maaf tidak bisa mencetak gol. Sekarang kami mau menatap pertandingan berikutnya saja," ungkap dia. Menurut dia, pemain Arema tidak mau terus memikirkan kegagalan mencetak gol dan gagal membawa poin dari lawatan ke Kota Kembang. 
Pemain Arema ingin menatap pertandingan selanjutnya yang tidak kalah berat dibanding Persib.  "Kami akan segera persiapan melawan Madura United di pertandingan berikutnya. Bermain di kandang pun bukan perkara mudah sehingga kami harus bersiap sebaik mungkin," tambah dia. 
Pelatih Arema, Milan Petrovic mengakui jika timnya butuh mencetak gol untuk menang. Namun, nyatanya Arema kesulitan meski bermain bagus. "Kami sangat kecewa dengan hasil akhir. Sebenarnya kami bermain baik tetapi hasilnya kalah," ungkapnya. 
Menurut Milan, kini dirinya akan menganalisa permasalahan timnya. Usai libur sebulan, dia memang ingin melihat bagaimana timnya bermain melawan Persib."Mungkin problemnya di pikiran. Saat kami tidak bisa mencetak gol di babak pertama, kami tidak cukup energi untuk membuat gol di babak kedua," papar dia. (ley/bua)

Berita Terkait

Berita Lainnya :