Diboyong ke Kebun Raya


MALANG - Arema FC menjadwalkan sesi latihan spesial di Kebun Raya Purwodadi, Kabupaten Pasuruan dalam waktu dekat. Menurut General Manager Arema Ruddy Widodo tim pelatih sepertinya sudah mendiskusikan hal tersebut.
Ruddy menyebut, selama pelatih merasa hal tersebut dibutuhkan tentu manajemen akan mengakomodasinya.
“Sepertinya begitu ya, kalau memang dibutuhkan tentu akan diakomodasi oleh manajemen,” kata Ruddy kepada Malang Post, di lapangan Graha Cakrawala UM, Selasa sore kemarin.
Menurut Ruddy, dengan jauhnya masa pertandingan lawan PSM Makassar yang masih dihelat 23 Juni 2019 mendatang, latihan fisik di Kebun Raya Purwodadi bukan hal yang aneh.
Sebaliknya, hal tersebut cukup masuk akal. Karena, Arema harus mengembalikan kondisi fisik setelah liburan panjang selama lebaran 2019. Meski pemain sudah menjaga kondisi fisiknya dengan latihan pribadi, tim pelatih tetap menginginkan penyetaraan kondisi supaya target standar kebugaran bisa tercapai.
Pelatih Arema FC Milomir Seslija menerangkan, dia mengharapkan semua pemainnya memahami cara bermain dan taktik strategi Arema.
“Saya ingin semua pemain mobile, ingin semua pemain selalu aktif bergerak. Karena itu, saya butuh pemain yang bertenaga dan berenergi,” ujar Milo kepada Malang Post, Selasa kemarin.
Menurut Milo, strategi Arema yang cenderung dinamis menekankan pentingnya pemain untuk selalu bergerak di lapangan, baik saat menyerang dan bertahan maupun transisi. Compact defence dan compact attack diharapkan menjadi style ideal dari Arema dalam Liga 1 Indonesia.
Karena itu, latihan fisik di Kebun Raya Purwodadi Kabupaten Pasuruan, bukan hal yang aneh untuk mencapai target ini.
“Mungkin dalam waktu dekat akan latlihan di Kebun Raya Purwodadi akan dilihat jadwalnya,” ujar Milo. Jika tidak ada halangan, maka pekan ini Arema bakal menjalani latihan fisik tersebut.(fin/jon)

Berita Terkait

Berita Lainnya :