Arthur dan Comvalius Terbang ke Malaysia


SLEMAN - Dua penggawa Arema FC menghilang dari latihan tim di hari kedua berada di Sleman, Jogjakarta. Arthur Cunha da Rocha dan Sylvano Comvalius, absen ketika Hendro Siswanto dkk berlatih di Lapangan UNY, Senin (13/5) sore.
Akibatnya, latihan tim pun tidak maksimal karena keduanya merupakan sosok pemain inti di Tim Singo Edan. Apalagi, menghadapi laga pembuka Liga 1 melawan PSS Sleman akan digelar besok malam.
Arthur merupakan stopper yang kerap berduet dengan Hamka Hamzah sejak pra-musim, ketika Piala Presiden 2019, Piala Indonesia atau di paruh kedua kompetisi Liga 1 musim lalu. Sementara, Comvalius adalah striker anyar Arema yang dalam dua laga uji coba melawan PSIS Semarang menjadi pilihan utama di lini depan.
Absennya Arthur, membuat lini pertahanan Arema lebih mudah dibobol lawan, seperti ketika Arema kalah 0-2 lawan PSIS di Magelang. Dalam laga tersebut Arthur sakit sehingga Pelatih Milomir Seslija menyimpannya.  Sedangkan Comvalius, selalu jadi pilihan utama karena pelatih ingin membantu mempercepat adaptasi dari striker asal Belanda tersebut.
Namun, keduanya absen dalam latihan karena sedang mengurus Kitas di Malaysia. Keduanya meninggalkan tim pasca latihan Minggu (12/5) sore. Arthur dan Comvalius berangkat pukul 18.00 WIB dari Bandara Jogjakarta.
"Comvalius dan Arthur mengurus Kitas. Dia absen satu kali latihan dan malam ini sudah kembali," ujar Sekretaris Tim Arema, Rahmat Taufik.
Duo asing Arema itu dijadwalkan langsyng terbang kembali ke Indonesia. Lantas, mereka turun di Bandara Juanda dan melanjutkan perjalanan darat ke Jogjakarta.
"Setelah diskusi dengan pemain, mereka memilih pulang malam dan ingin segera istirahat di hotel. Dari pada berangkat besok siang, karena penerbangan ke Jogjakarta hanya besok siang," papar dia.
Meski hanya sehari, kehilangan dua pemain tersebut tentu saja menimbulkan kekhawatiran bagi pelatih Milomir Seslija. Apalagi, sebelumnya Arthur juga sakit sehingga disimpan ketika melawan PSIS Semarang.
"Saya berharap kondisi Arthur tidak terkendala, dia cepat pulih dan bisa bermain," papar Milo, sapaan akrab Milomir Seslija.
Saat tanpa dua pemain tersebut, Milo tampak mengutak-atik strategi. Misalnya di lini belakang menduetkan Hamka Hamzah dan Rachmat Latief seperti dalam pertandingan lawan PSIS. Sementara, sebagai target man pemain seperti Dedik Setiawan, Sunarto dan Rivaldy Bawuo dijajal menempati posisi Comvalius.
Bahkan, absennya dua pemain tersebut sampai membuat tim Arema mendatangkan dua pemain UNY untuk latihan. Dua pemain, masing-masing berposisi bek dan striker turut serta dalam latihan tim Singo Edan. Dua pemain muda tersebut ikut berlatih, terutama untuk melengkapi jumlah 22 pemain ketika sesi game taktik atau strategi. (ley/jon)

Berita Terkait

Berita Lainnya :