Arema FC, Atasi Sulit Cetak Gol


MALANG – Analisa langsung dilakukan oleh tim pelatih Arema FC usai kekalahan dari Persib Bandung, Kamis (13/9) lalu. Tidak bisa mencetak gol ditengarai menjadi faktor utama tim Singo Edan kalah 0-2. Hal itu harus diatasi, jika ingin menang atas Madura United, Senin (17/9) lusa. Pasalnya, bermain baik saja tidak cukup bagi Arema yang kini membutuhkan banyak angka untuk segera lepas dari papan bawah di kompetisi Liga 1.
Pelatih Arema Milan Petrovic mengatakan, secara permainan, anak asuhnya bermain sangat bagus, terutama di babak pertama. Hanya saja, timnya tidak bisa mencetak gol. Dia berpendapat, seandainya bisa membuat gol, hasil pertandingan bakal lebih baik.
“Momen sekarang ini, saya melihat permasalahannya adalah tidak bisa mencetak gol. Itu yang kami analisa dan evaluasi dari pertandingan melawan Persib,” katanya.
Saat melawan Persib, Arema bisa membuat lini pertahanan Maung Bandung bekerja keras. Bahkan, tekel berbahaya yang sampai membuat Ricky Ohorella cedera dilakukan oleh Bojan Malisic dkk. Dalam beberapa kesempatan, juga terjadi duel antara pemain kedua klub. Ia menilai anak asuhnya berusaha keras untuk mencetak gol.
Menurut dia, bukan berarti lini penyerangan Arema tidak bagus hanya karena tidak bisa mencetak gol.  Akan tetapi, lini pertahanan Persib diakuinya bermain bagus dan rapi. Selain itu, secara kualitas pemain, Persib juga memiliki deretan pemain berpengalaman. Sebaliknya, Arema bermain dengan beberapa pemain pilar absen.
“Kami tidak bermasalah di depan. Meski ada yang cedera, tetapi pemain lain juga siap menggantikan. Ya, dalam suatu pertandingan, untuk mencetak gol pun butuh keberuntungan,” papar dia.
Lantas, saat melawan Madura United, Senin lusa, Milan mengakui jika timnya akan mendapatkan hasil lebih bagus. Bahkan, dia yakin timnya bisa mencetak gol lebih dari satu, sekalipun tim tamu adalah runner up klasemen sementara.
“Bahkan saya sangat yakin, kami bisa membuat dua atau tiga gol,” tegas dia.
Hal tersebut, dia yakini karena timnya akan bermain di kandang sendiri. Menjadi tuan rumah, Arema akan mendapatkan dukungan suporter yang bakal meningkatkan motivasi serta energi kala bermain di lapangan. Ia pun berharap banyak pada kedatangan Aremania untuk pertandingan tersebut.
Kedatangan suporter sejatinya bisa juga memberikan pressure tambahan kepada para pemain. Akan tetapi, Milan meyakini timnya atau para pemain tidak dalam kondisi tertekan.
“Jika melihat permainan mereka, secara kondisi pemain bagus. Mereka tidak dalam pressure. Jadi ada banyak suporter pun dampaknya dipandang positif,” tambahnya.
Untuk itulah, Milan sangat yakin timnya bisa mengatasi permasalahan sulit mencetak gol di pekan 22 mendatang. Selain itu, ia memprediksi laga melawan Madura United tidak kalah seru ketimbang melawan Persib Bandung.
Sementara itu, Striker Arema, Dedik Setiawan mengatakan, ingim mengatasi permasalahan tidak bisa mencetak gol tersebut. Selain dengan kerja keras, dia dan rekan-rekannya di lini depan harus lebih telaten untuk membongkar pertahanan lawan.
“Tetapi saat lawannya beda, cara menembus pertahanan lawan juga berbeda. Untuk kerja keras, mungkin itu yang akan tetap kami lakukan seperti di babak pertama melawan Persib,” ujar Dedik.
Pemain yang baru saja menjalani debut di Timnas Indonesia itu mengakui, akan memaksimalkan waktu dua hari untuk persiapan. Ia meyakini, tim pelatih sudah memiliki analisa dan solusi yang akan diberikan kepada pemain. Kini,tinggal pemain mengasah dalam latihan dan memaksimalkan dalam permainan.
“Semoga dua hari ini cukup untuk melihat apa saja kekurangan kami dan cara mengatasinya,” pungkas dia.(ley/ary)

Berita Terkait

Berita Lainnya :