Connect with us

Hi, what are you looking for?

Malang Raya

Jawara PON Papua, Pemkot Malang Apresiasi 14 Atlet

Malang Post – Pemkot Malang memberikan apresiasi pada atlet Kota Malang yang sudah berprestasi di Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua XX, awal Oktober 2021
Total 14 atlet asal Kota Malang mendapat apresiasi. Karena menyumbang 17 medali dari delapan Cabang Olahraga (Cabor) mewakili Jatim. Mereka adalah:
Yossy Aditya Nugraha, atlet Sepatu Roda mendapat dua medali emas, satu medali perak dan satu perunggu.

Mochamad Choirul Anwar dan Sofyan Listianto atlet Angkat Besi, masing-masing meraih satu medali perak.

Baca Juga ----------------------------

Adeliade CW, Amelia RAA dan Faizzatus S, cabor Basket mendapatkan satu medali emas dan satu perunggu didapat Aulia Nafigo Setiawan di cabor yang sama.

Izzi Dwifaiva mendapatkan dua medali emas dan satu perunggu, untuk cabor atletik diwakili dua atlet Atjong Tio Purwanto memperoleh satu medali emas dan Slamet Rizki meraih satu medali perak.

Cabor sepak bola Kota Malang mendapatkan satu perunggu diwakili Dicki Agung Setiawan. Cabor gulat Supriono dan Alfiya Kurniawati masing-masing medali perak. Terakhir, atlet Terbang Layang, Aviandi Wahyu Perdana mendapatkan satu medali emas.

Apresiasi yang diberikan bagi atlet penerima medali emas sebesar Rp 17,5 juta, untuk medali Perak Rp 12,5 juta dan bagi peraih medali perunggu mendapatkan Rp 7,5 juta.
Wali Kota Malang, Sutiaji mengatakan dana apresiasi itu diberikan Pemkot Malang melalui dana hibah yang sudah diserahkan kepada Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Malang.

“Ini merupakan apresiasi bukan bonus. Melalui apresiasi ini, tujuannya supaya anak-anak bisa lebih semangat dan terus berprestasi kedepannya,” ujarnya, Selasa (26/10/2021).

Dirinya menambahkan, dari Pemprov Jatim, sebenarnya juga akan memberikan hadiah kepada atlet yang sudah mendapatkan prestasi di ajang bergengsi tersebut.

“Nah, kalau dari Provinsi Jatim sendiri juga ada, tapi memang belum diberikan. Jadi saya kira itu untuk pemantik supaya temen-temen yang lain semangat, kemarin dapat 14 medali,” tuturnya kepada reporter City Guide 911 FM.

Sebelumnya, KONI Kota Malang berencana untuk memberikan hadiah sebesar Rp 5 juta bagi peraih medali emas karena keterbatasan biaya. Namun, setelah melakukan koordinasi dengan Pemkot Malang, akhirnya disepakati untuk ditambah.

Hal itu dibenarkan Ketua KONI Kota Malang, Eddy Wahyono saat ditemui usai pemberian apresiasi secara simbolis di Balai Kota Malang.

“Artinya, ini kita berikan itu atas petunjuk Pak Wali. Ya kita lebihkan lah sedikit supaya membuat adik-adik itu semangat lagi,” ucapnya. (yan)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

Nasional

Malang Post – Tahun 2022 Indonesia menjadi tuan rumah presidensi Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20. Hal ini dipandang oleh para pengamat dan eksekutif menjadi kesempatan...

headline

Malang Post –  Erupsi Gunung Semeru, membawa imbas hujan abu yang terjadi di dua kecamatan yaitu Ampelgading dan Tirtoyudo Kabupaten Malang. Warga diimbau tetap...

News

Malang Post – Majelis Ulama Indonesia Kota Malang mengukuhkan pengurus tingkat kecamatan di gedung DPRD, Sabtu (4/12). Pengukuhan ini sekaligus terangkai dalam sarasehan bersama...

News

Malang Post – Seorang pria bernama Supardi, 69, warga Jalan JA Suprapto Dalam, Kelurahan Klojen Kota Malang, meninggal tenggelam di sungai Brantas. Petugas menemukan...

Pendidikan

Malang Post — Kerja sama demi kerja sama terus dibangun oleh Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Kali ini, Kampus Putih mulai menjalin Kerjasama dengan Universidade Regional...

News

Malang Post – Kos-kosan di Jl Mondoroko Gang 1, Desa Banjararum, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang mendadak gempar, Kamis malam. Dari salah satu kamar kos...

Dahlan Iskan

DARI luar kelihatan tenang-tenang saja. Di dalamnya terasa sangat bergemuruh: kapan Muktamar ke-34 NU. Harusnya tahun 2020 lalu. Tapi ada Covid-19. Baca Juga ----------------------------...

News

Malang Post — Seorang mahasiswa Universitas Negeri Malang, Jumat (3/12/2021) siang, ditemukan tidak bernyawa di lantai 3 kamar kosan seputar Sukun. Lehernya terbelit kain di...