Connect with us

Hi, what are you looking for?

headline

Kota Malang Level II, Wacana PTM Kampus Mencuat

Ilustrasi

Malang Post — Kota Malang sudah masuk PPKM Level II, sesuai Inmendagri Nomor 53 Tahun 2021. Beberapa kampus mulai mengajukan Perkuliahan/Pembelajaran Tatap Muka (PTM). Meski bisa dilakukan, namun harus dengan kapasitas 50 persen.

Walikota Malang Drs H Sutiaji mengatakan, sudah ada beberapa kampus yang mengajukan PTM. Seperti UM, UIN Maliki, Unisma dan kampus lainnya yang mengajukan surat ke pihaknya.

Baca Juga ----------------------------

“Persyaratannya (PTM.red) tetap sama. Harus pakai aplikasi PeduliLindungi baru mereka sudah diperbolehkan. Kalau dari luar kota harus vaksin, jika hanya dosis pertama, masing-masing kampus bisa memfasilitasi mahasiswanya,” ucapnya, Rabu (20/10/2021).

Politikus Partai Demokrat ini menyebut, perihal keseluruhan kampus mengajukan PTM, pihaknya memberikan keleluasaan masing-masing kampus. Namun, mekanismenya tetap harus mengetahui pemerintah daerah setempat.

“Kalau di UB belum berani gelar PTM. Tapi ada kampus lain kemarin yang sudah gelar wisuda, dan sebagian ingin menyodorkan (perizinan) wisuda,” tambahnya kepada reporter City Guide 911 FM.

Ia menambahkan, skema perkuliahan bisa sebagian mahasiswa. Sebelumnya sudah ada yang tatap muka, namun hanya 10 orang, sisanya melalui zoom atau google meet. Pola ini juga berlaku bagi pendidikan dasar dan menengah.

“Guru atau Dosen tetap mengajar beberapa siswa, lainnya pakai daring, sifatnya hybrid,” jelas pria kelahiran Kabupaten Lamongan ini.

Dua poin yang dikecualikan dalam PTM bagi  daerah Level II, yaitu SDLB, MILB, SMPLB, SMALB, dan MALB. Maksimal 62 persen sampai 100 persen, dengan menjaga jarak minimal 1,5 meter dan maksimal lima peserta didik per kelas.

Selanjutnya PTM berdasarkan Keputusan Bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Riset Teknologi (Mendikbud-Ristek), Menteri Agama (Menag), Menteri Kesehatan (Menkes) dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor 03/KB/2021. Juga mengecualikan untuk PAUD maksimal 33 persen, dengan menjaga jarak minimal 1,5 meter dan maksimal lima peserta didik per kelas.

Hal serupa juga disampaikan Ketua APTISI Komisariat IV Wilayah VII Jawa Timur, Prof Dr Dyah Sawitri SE MM. Dirinya menjelaskan, kebijakan PTM tergantung universitas masing-masing. Karena sesuai jadwal perkuliahan biasanya dimulai Oktober. Skemanya tetap terbatas bagi mahasiswa yang masuk secara luring.

“Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) menyerahkan kebijakan PTM tersebut kepada kampus masing-masing,” ungkap Prof Dyah, sapaan akrab Rektor Universitas Gajayana (Uniga) ini.

Dirinya menjelaskan, Uniga berencana menggelar PTM di akhir bulan ini atau tepat semester tahun ini. Syaratnya mahasiswa diperbolehkan tatap muka, dengan menunjukkan aplikasi Pedulilindungi.

“Kalau kami (Uniga) hanya dua angkatan 2020 dan 2021, itupun dibatasi sekali. Paling tidak Oktober akhir, kami sudah melakukan PTM. Dengan syarat, bila kita tatap muka atau offline, maka mahasiswa sudah melaksanakan vaksin dua kali,” terang dia.

Diketahui, jumlah mahasiswa Uniga sendiri ada sekitar 3.000-an. Jika hanya dua angkatan 2020-2021 sekitar 1.000-an. Kendati sudah masuk level II, pihaknya akan tetap melihat situasi dan kondisi.

“Kita berharap jangan sampai terjadi apa-apa. Harus hati-hati, sehingga luring sangat terbatas dan memperhatikan prokes ketat,” pungkasnya. (yan)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

Nasional

Malang Post – Tahun 2022 Indonesia menjadi tuan rumah presidensi Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20. Hal ini dipandang oleh para pengamat dan eksekutif menjadi kesempatan...

headline

Malang Post –  Erupsi Gunung Semeru, membawa imbas hujan abu yang terjadi di dua kecamatan yaitu Ampelgading dan Tirtoyudo Kabupaten Malang. Warga diimbau tetap...

News

Malang Post – Majelis Ulama Indonesia Kota Malang mengukuhkan pengurus tingkat kecamatan di gedung DPRD, Sabtu (4/12). Pengukuhan ini sekaligus terangkai dalam sarasehan bersama...

News

Malang Post – Seorang pria bernama Supardi, 69, warga Jalan JA Suprapto Dalam, Kelurahan Klojen Kota Malang, meninggal tenggelam di sungai Brantas. Petugas menemukan...

Pendidikan

Malang Post — Kerja sama demi kerja sama terus dibangun oleh Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Kali ini, Kampus Putih mulai menjalin Kerjasama dengan Universidade Regional...

News

Malang Post – Kos-kosan di Jl Mondoroko Gang 1, Desa Banjararum, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang mendadak gempar, Kamis malam. Dari salah satu kamar kos...

Dahlan Iskan

DARI luar kelihatan tenang-tenang saja. Di dalamnya terasa sangat bergemuruh: kapan Muktamar ke-34 NU. Harusnya tahun 2020 lalu. Tapi ada Covid-19. Baca Juga ----------------------------...

News

Malang Post — Seorang mahasiswa Universitas Negeri Malang, Jumat (3/12/2021) siang, ditemukan tidak bernyawa di lantai 3 kamar kosan seputar Sukun. Lehernya terbelit kain di...