Connect with us

Hi, what are you looking for?

headline

Buruh PR Gudang Sorgum Ancam Lapor Presiden Jika THR Tak Dibayar

Andik Ferianto  Perwakilan Pemuda Pancasila, selaku kuasa hukum buruh pabrik rokok Gudang Sorgum Wagir Kabupaten Malang menunjukan surat laporan ke polisi.

Malang Post  — Perwakilan buruh pabrik rokok Gudang Sorgum Wagir Kabupaten Malang akan mengadu ke Presiden RI Jokowi . Lantaran adanya dugaan pemalsuan  yang bertujuan untuk  menghindari pemberian  uang tunjangan hari raya. 

Susiana, perwakilan buruh Pabrik Rokok Gudang Sorgum Wagir Kabupaten Malang mengatakan. Dirinya sudah bekerja 38 tahun. Kecewa dengan perusahaan yang terkesan tidak serius melunasi sisa tunjangan hari lebaran yang sudah ditunggu hampir setahun. 

Baca Juga ----------------------------

“THR saya sebesar Rp 1.350.000. Sudah hampir setahun belum terpenuhi  bersama rekan saya sebanyak 400 an buruh. Kami siap membawa persoalan ini ke Presiden Jokowi, karena kasus ini sudah setahun,” tegasnya.   

Wanita ini, sudah melaporkan ke Polres Malang berdasarkan nomer TBL -B/317/X/2021 /SPKT Polres Malang/Polda Jawa Timur tertanggal 13 Oktober 2021. Atas dugaan pemalsuan surat untuk kepentingan pembebasan kepentingan tertentu. 

“Saya akan menyurati Pak Jokowi atas persoalan ini. Senin, akan demo besar-besaran dengan membawa 10 mobil, 100 motor,” pungkasnya. 

Eko Djatmiko, karyawan divisi teknis juga menambahkan. Kasus ini bermula saat seluruh karyawan diminta  surat pernyataan, dengan hanya membubuhkan tanda tangan tanpa dibarengi isi materi. Ada kesan proses pemailitan dengan tujuan untuk  menghindari pesangon dan sisa tunjangan hari raya. 

“Saya akan minta tolong  Pak Presiden. Dan mengajak semua karyawan ke Jakarta. Wadul Pak Jokowi ,” tegasnya. 

Andik Ferianto, kuasa hukum karyawan PR Gudang Sorgum mengatakan. Kasihan buruh tidak diberikan hak-haknya dan hampir setahun. Intinya, seluruh karyawan PR Gudang Sorgum minta keadilan dan pihak terkait agar membantu. Lantaran sudah lama belum terselesaikan. 

Pihaknya minta pihak terkait di Kabupaten Malang bisa menyelesaikan perkara ini. Agar aparat hukum bisa menemukan  pihak yang bermain atau kongkalikong. 

“Saya sudah lapor Polres Malang. Mengirim surat ke MA dan Presiden. Agar publik paham,” pungkasnya.

Sementara itu, Liliana dari pihak PR Gudang Sorgum mengatakan,” PT kami sudah pailit dan kepailitan sudah dibagikan lewat pengadilan niaga surabaya.” (yon/yan)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

Malang Raya

Malang Post —  Saat Pandemi Covid-19 ini, terdapat tiga peran penting Polri, yaitu Pengawasan, Pencegahan dan Percepatan Vaksinasi. Panic Button On Hand (PBOH) milik...

Malang Raya

Malang Post —  Keberadaan warga lanjut usia (lansia) turut menjadi perhatian Pemkot Malang. Upaya dalam pemenuhan hak-hak hingga fasilitas lansia terus digencarkan guna mewujudkan...

Wisata

Malang Post —  Selalu dikenal dengan misi mengangkat kembali sejarah Indonesia yang terlupakan, Tugu Hotels & Restaurant telah menjadi ikon dunia pariwisata Indonesia di...

Malang Raya

Malang Post – Babinsa Kelurahan Pandanwangi Pelda Slamet dan Serka Suyitno memberangkatkan relawan menuju Semeru. Relawan tersebut berasal dari warga Pandanwangi yang bertugas mengantarkan...

Malang Raya

Malang Post – Lanal Malang menghelat serbuan vaksin di RW 09 Kelurahan Oro Oro Dowo Kecamatan Klojen. Selasa (7/12), tim nakes dari Lanal Malang...

Malang Raya

Malang Post – Selasa 7 Desember 2021, tim vaksinasi di Kota Malang menggelar penyuntikan di kawasan RW 04 Kelurahan Mulyorejo Kecamatan Sukun Kota Malang....

News

Malang Post — Sejumlah penambang pasir berhasil menyelamatkan saat lahar dingin mengaliri sungai dekat Kamar Kajang, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro Kabupaten Lumajang. Ada 1 sopir...

Malang Raya

Malang Post — Beberapa waktu lalu, rencana pembangunan cold storage senilai Rp 16 miliar di Kelurahan Dadaprejo, Kota Batu disoal dewan. Kini pembangunan cold storage...