Connect with us

Hi, what are you looking for?

headline

Polda Panggil Walikota Malang, Terkait Gowes di Kondang Merak

Screenshoot penampakan rombongan yang maksa masuk ke lokasi wisata pantai Malang Selatan. (istimewa)

Malang Post — Perkara gowes Walikota Malang, Sutiaji dan kawan-kawan di Pantai Kondang Merak, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang masih bergulir. Rabu (6/10/2021) pagi, dua pentolan Kota Malang itu telah menghadiri pemeriksaan di Mapolda Jatim.

Hal itu dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Gatot Repli Handoko. “Betul, Pak Walikota dan Sekda (Erik Setyo Santoso) Kota Malang telah memenuhi panggilan penyidik Ditreskrimum Polda Jatim sekitar pukul 10.00 dan selesai 15.00,” terangnya melalui sambungan telpon.

Baca Juga ----------------------------

Pemeriksaan itu merupakan yang perdana dilakukan. “Ini baru yang pertama. Sebelumnya kami jadwalkan dalam minggu ini antara hari ini sampai Jumat, ternyata sudah hadir,” tambahnya kepada reporter City Guide 911 FM.

Meski tidak membeberkan apa materi pemeriksaan, Gatot mengatakan bahwa intinya tetap pada perkara yang menggegerkan Kota Malang pada Minggu (19/9/2021) pukul 10.00 lalu. 

“Intinya tetap pada gowes itu,” ucap dia. Dari pemeriksaan itu, penyidik akan langsung melakukan gelar perkara terkait kasus tersebut. “Setelah itu langsung dilakukan gelar perkara,” imbuhnya.

Perkara ini awalnya dilaporkan ke Polres Malang, Senin (20/9/2021) lalu dan telah dilakukan penyelidikan. Dengan dipanggilnya Walikota dan Sekda, total sudah ada 23 orang yang dipanggil kepolisian. 

“Dua ‘kan di Polda, sisanya 21 itu di Polres Malang,” sebut Gatot. Keseluruhannya akan dipanggil lagi jika diperlukan. “Kalau oleh penyidik dirasa kurang, entah pak Wali atau yang lain akan dipanggil lagi untuk diperiksa,” ucapnya.

Kegaduhan ini berawal Minggu (19/9/2021) pukul 10.00. Saat itu, Walikota Malang, Sutiaji beserta Sekda Kota Malang, Erik Setyo Santoso dan Kadishub, Heru Mulyono beserta pejabat lain menerobos masuk Pantai Kondang Merak dengan alasan beristirahat.

Setelah 60 menit, rombongan didatangi anggota Koramil dan Polsek Bantur yang berjaga di sana. Lantaran masih PPKM Level 3 maka wisata pantai tersebut masih ditutup. Perkara ini sendiri diadukan Jaringan Aliansi Aktifis Malang Raya (JAASMARA) ke Polres Malang Senin (20/9/2021).

Kadishub, Heru Mulyono mengatakan, dirinya belum dipanggil lagi oleh Polisi. “Saya sudah dipanggil tapi di Polres. Kalau ke Polda saya belum ada surat panggilan,” ucap dia. 

Pihaknya siap datang ke Surabaya jika dipanggil. “Kalau dipanggil ya saya dating. Sebagai warga negara yang baik harus mematuhi itu,” pungkasnya. (yan)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

headline

Malang Post — Pemerintah Indonesia melakukan upaya diplomatik berkelanjutan dengan Pemerintah Arab Saudi. Ini ikhtiar, agar jamaah Indonesia bisa umroh ke Tanah Suci. Koordinasi dilakukan menyeluruh....

News

Malang Post — Lupa matikan kompor dapat menyebabkan musibah kebakaran. Seperti terjadi Kamis (21/10/2021) siang di Jl Kemantren gang Imam Bonjol 1 RT 08/RW 03,...

Malang Raya

Malang Post — Polres Malang menggelar Pembinaan Rohani dan Mental (Binrohtal) bagi seluruh personel Polri dan ASN Polres Malang yang beragama Islam, Kamis (21/10/2021) siang...

News

Malang Post — Mobil pikap bermuatan bambu, Kamis (21/10/2021) siang terbakar. Karuan saja ini mengejutkan pemakai dan warga sekitar Jl Malangsuko, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang....

Malang Raya

Malang Post –  Memasuki musim penghujan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batu, melakukan pembenahan dinding penahan volume sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tlekung....

Malang Raya

Malang Post – Tim penanganan covid-19 Kota Malang kembali menghelat vaksinasi covid-19 khusus lansia, Kamis (21/10) hari ini.Sasaran vaksinasi lansia kali ini adalah warga...

Kuliner

Malang Post —  Pasar Numplek masuk Atria Hotel Malang. Masyarakat bisa melihat dan mendapatkan mulai Oktober hingga November 2021. Beragam makanan dan jajanan pasar...

Malang Raya

Malang Post –  Walikota Sutiaji meminta guru ASN meningkatkan pengetahuan dan pemahaman terkait jabatan fungsional, secara lebih rinci.    “Saat ini ASN menerapkan merit...