Connect with us

Hi, what are you looking for?

Malang Raya

Kota Batu Mulai Rancangan Ganjil Genap

Kondisi arus lalu lintas di Kota Batu saat akhir pekan. Mulai ada peningkatan arus lalu lintas dibanding pekan-pekan sebelumnya. (Ananto)

Malang Post – Forum lalu lintas Kota Batu mulai merumuskan penerapan pembatasan kendaraan dengan sistim ganjil genap. Rumusan tersebut sesuai dengan Inmendagri Nomor 43 tentang pemberlakuan ganjil genap di kawasan wisata. 

Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko menyatakan, untuk menerapkan peraturan tersebut pihaknya akan melakukan kajian terlebih dahulu. Pihaknya melihat kebijakan itu belum terlalu diperlukan di Kota Batu. 

Baca Juga ----------------------------

“Situasi dan kondisi arus lalu lintas (lalin) di Kota Batu masih kondusif. Sehingga kami merasa masih belum perlu diterapkan kebijakan tersebut. Karena dengan penerapan peraturan lalin seperti yang diberlakukan saat ini masih memadai,” ujar Dewanti usai melaksanakan rapat koordinasi bersama forum lalu lintas Kota Batu di Hotel Aster, Selasa (28/9) sore. 

Dia mengutarakan, penerapan ganjil genap di kota Batu tergantung dari situasi dan kondisi. Jika kondisinya benar-benar krodit seperti pada tahun 2019 lalu, dimana jumlah wisatawan yang datang mencapai 7,5 juta dimungkinkan akan diterapkan kebijakan tersebut. 

“Untuk saat ini, dengan peraturan yang ada dan telah diterapkan saya rasa sudah cukup,” cetus dia. 

Sementara itu, Kapolres Batu, AKBP I Nyoman Yogi Hermawan menjelaskan, untuk penerapan ganjil genap di Kota Batu, pihaknya tak bisa berdiri sendiri. Karena Kota Batu masuk wilayah aglomerasi Malang Raya. Sehingga ketika kebijakan itu diterapkan harus dilaksanakan secara komprehensif mulai dari Polres Malang Kota dan Kabupaten Malang. 

“Untuk penerapan ganjil genap kami masih melakukan kajian. Apakah dengan kondisi lalu lintas yang ada saat ini sudah tepat dilaksanakan ganjil genap atau belum,” ujar Kapolres. 

Lebih lanjut, Yogi juga menuturkan, dalam penerapan kebijakan tersebut, sangat perlu memperhatikan keseimbangan. Mulai dari segi ekonomi maupun kesehatan. “Jangan sampai salah satu lebih tinggi dari pada yang lain. Sehingga merugikan salah satu sektor,” katanya. 

Dia mengakui, saat ini kondisi arus lalin di Kota Batu sudah mengalami peningkatan. Namun jumlahnya belum signifikan. Sehingga dengan peraturan lalin yang telah diterapkan saat ini masih bisa teratasi. Diketahui, sejak awal PPKM Darurat lalu, Polres Batu menerapkan rekayasa lalin dengan sistem one way. 

“Kami tak ingin terburu-buru menerapkan kebijakan itu. Karena kami khawatir malah menambah kemacetan dan menciptakan kerumunan. Lalu di sisi ekonomi berdampak pada penurunan industri pariwisata,” sebutnya. 

Meski begitu, ketika kebijakan tersebut benar-benar ditetapkan, pihaknya telah menyiapkan skema titik mana yang perlu diterapkan kebijakan tersebut. Yogi menyebutkan terdapat tiga titik yang akan diberlakukan ganjil genap yakni; Pos Pendem, jalan menuju kawasan wisata Jatim Park 2 dan simpang tiga Dewi Sartika atas. 

Kasat Lantas Polres Batu, AKP Indah Citra Fitriani menjelaskan, ketika kebijakan itu benar-benar diterapkan nantinya kendaraan yang nomor polisinya (nopol) genap tak diizinkan melintas saat tanggal ganjil, begitu sebaliknya. 

“Untuk mengetahui kendaraan tersebut ganjil atau genap kami akan melihat dua nopol terakhir pada kendaraan tersebut,” jelas dia. 

Lebih lanjut, dia juga mengungkap kebijakan tersebut hanya diberlakukan kepada kendaraan roda empat dan selebihnya. Serta tidak berlaku pada kendaraan dinas, kendaraan umum, ambulans, pemadam kebakaran, sepeda motor dan pengangkut oksigen. 

“Sesuai Inmendagri kebijakan itu hanya akan diterapkan pada hari Sabtu dan Minggu saja. Mulai pukul 12.00-18.00 WIB,” tandasnya. (yan)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

headline

Malang Post — Pemerintah Indonesia melakukan upaya diplomatik berkelanjutan dengan Pemerintah Arab Saudi. Ini ikhtiar, agar jamaah Indonesia bisa umroh ke Tanah Suci. Koordinasi dilakukan menyeluruh....

News

Malang Post — Lupa matikan kompor dapat menyebabkan musibah kebakaran. Seperti terjadi Kamis (21/10/2021) siang di Jl Kemantren gang Imam Bonjol 1 RT 08/RW 03,...

Malang Raya

Malang Post — Polres Malang menggelar Pembinaan Rohani dan Mental (Binrohtal) bagi seluruh personel Polri dan ASN Polres Malang yang beragama Islam, Kamis (21/10/2021) siang...

News

Malang Post — Mobil pikap bermuatan bambu, Kamis (21/10/2021) siang terbakar. Karuan saja ini mengejutkan pemakai dan warga sekitar Jl Malangsuko, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang....

Malang Raya

Malang Post –  Memasuki musim penghujan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batu, melakukan pembenahan dinding penahan volume sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tlekung....

Malang Raya

Malang Post – Tim penanganan covid-19 Kota Malang kembali menghelat vaksinasi covid-19 khusus lansia, Kamis (21/10) hari ini.Sasaran vaksinasi lansia kali ini adalah warga...

Kuliner

Malang Post —  Pasar Numplek masuk Atria Hotel Malang. Masyarakat bisa melihat dan mendapatkan mulai Oktober hingga November 2021. Beragam makanan dan jajanan pasar...

Malang Raya

Malang Post –  Walikota Sutiaji meminta guru ASN meningkatkan pengetahuan dan pemahaman terkait jabatan fungsional, secara lebih rinci.    “Saat ini ASN menerapkan merit...