Connect with us

Hi, what are you looking for?

headline

Minggu Depan, Walikota Malang Penuhi Panggilan Polres Malang

Malang Post- Soal kasus rombongan “Gowes”  Walikota Malang, Sutiaji dan jajaran OPD ke Pantai Kondang Merak, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang Minggu (19/9) lalu, memang sudah dilaporkan ke Polisi. Senin (27/9/21) mendatang, politikus Partai Demokrat itu akan diperiksa Polres Malang. 

“Pertama-tama kami atas nama pribadi dan institusi meminta maaf atas kegaduhan Minggu (19/9) lalu, dan memang banyak aspirasi masyarakat yang disampaikan ke DPRD terkait hal itu dan disampaikan kepada kami,” ujar Walikota Malang Sutiaji, Kamis (23/9/21) di gedung DPRD Kota Malang.

Baca Juga ----------------------------

Mantan Wakil Walikota Malang era 2013 – 2018 itu menjelaskan, pihaknya akan dipanggil ke Kepanjen Senin (27/9) mendatang.

“Rencananya hari Senin minggu depan, sampai sekarang belum ada konfirmasi lagi dari sana,” terangnya kepada reporter City Guide 911 FM. 

Ia mengatakan akan sportif dan kooperatif untuk mengikuti prosedur hukum yang ada. “Kami akan ikut proses hukum, masalah sanksi kami serahkan pada pihak yang berwajib,” tuturnya

Sam Sutiaji sapaan akrabnya itu juga mengatakan sudah ada beberapa orang yang dipanggil kepolisian. “Ada yang dipanggil sejak tiga hari lalu, 20-an,” lanjutnya.

20 orang itu angka sementara dari 40 orang yang ikut. “Jadi ini bertahap ya, semua nanti dipanggil,” ucap Sutiaji. 

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Malang, I Made Riandiana Kartika menghargai keputusan Walikota. “Kami hargai keputusan pak Walikota untuk datang ke Polres, tidak mau diperiksa di kantor,” ucapnya.

Dirinya mengatakan, sudah banyak menerima aspirasi masyarakat terkait gowes itu. “Kemarin ada yang Demo, ada yang bersurat minta audiensi. Semua kami tindak lanjuti, intinya mereka minta klarifikasi Walikota terkait kejadian di Kondang Merak itu,” terang Made.

Sedangkan, dari hasil rapat dengan 6 Fraksi di DPRD Kota Malang, Pria kelahiran Kabupaten Karangasem itu menjelaskan, pihaknya tidak akan intervensi dalam permasalahan ini sembari menunggu hasil pemeriksaan dari Polres Malang.

“Tadi malam kami rapat tertutup, dan hasilnya kita tidak akan mengintervensi masalah itu dan menyerahkan sepenuhnya kepada kepolisian untuk penyelidikan kasus tersebut,” tandasnya. (*)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

Malang Raya

Malang Post – Penyebab tewasnya Eko Tri Manto (34) warga RT 3 RW 2, Dusun Keliran, Desa Bulukerto, Kecamatan Bumiaji yang ditemukan tak bernyawa...

Malang Raya

Malang Post —  Hujan deras Senin (25/10/2021) sore di wilayah Sukun tidak hanya disertai angin kencang. Tapi gemuruh petir dan sambaran kilat. Sekali sambar,...

Malang Raya

Malang Post – Pemerintah Kota Malang, TNI-Polri, SAR Kota Malang, dan instansi terkait mengikuti Apel Gelar Pasukan Antisipasi Bencana Alam. Ini dalam rangka penanggulangan...

Malang Raya

Malang Post –  Warna-warni jembatan Kalilanang di Desa Pandanrejo, Kota Batu mendadak muram pada Senin (25/10/2021). Lantaran di bawah jembatan setinggi 19 meter itu...

Malang Raya

Malang Post –  Walikota Malang, H Sutiaji beserta Istri, Hj Widayati Sutiaji memberikan apresiasi senam Dahlan’s Style. Lantaran Senin (25/10/2021) sehari setelah melakukan senam...

Malang Raya

Malang Post — Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Kabupaten Malang mengajak masyarakat agar kembali ke koperasi dan menjauhi pinjaman online, karena membahayakan, Sedangkan koperasi adalah soko...

Pendidikan

Malang Post — Melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), dosen Jurusan Gizi Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya memberikan Pelatihan HACCP untuk Ahli Gizi Rumah Sakit dan Katering....

Malang Raya

Malang Post –  Efek Bocil (Bocah Cilik). Kata itu sangat tepat menggambarkan situasi pariwisata di Kota Batu saat ini. Pasalnya setelah turun level Pemberlakuan Pembatasan...