Connect with us

Hi, what are you looking for?

headline

Hari Pertama PTM, 80 % Berjalan Lancar

Suasana pembelajaran dengan new habit di SMAN 1 Kota Malang Foto: Ocky Novianton/City Guide 911 FM

Malang Post – Pemerintah pusat memperbolehkan wilayah PPKM level 2 dan 3 menggelar kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) dengan prokes ketat. Senin (6/9/2021) seluruh sekolah dari tingkat PAUD hingga SMA mulai melakukan.

Seperti di SMA Negeri 1 Kota Malang. Menurut salah satu siswa, Gading Rakasupriadi Kelas XII MIPA 3, ada perubahan PTM di sekolahnya. Namun tidak menyurutkan niatnya untuk bersekolah kembali.

Baca Juga ----------------------------

Di sini semua kelas X, XI dan XII masuk dan dibagi ruangan sebanyak 33 ruang. Setiap ruang kelas diisi 50 %. Misal kelas saya itu, muridnya 40 dan dibagi dua ruangan dengan protokol kesehatan yang ketat,” ucapnya.

Siswi SMAN 1 Kota Malang, Miftakhul Dewi Karolina kelas XI MIPA 1 mengaku senang bisa kembali bersekolah secara offline. Selama pembelajaran daring kemarin, dirinya sulit berkonsentrasi lantaran jaringannya tidak memadai di tempat tinggal dia.

“Alhamdulillah. Senang bisa ke sekolah lagi. Awal pandemi semua pembelajaran pakai online dan rumah saya ada di desa, jadi jarang terkoneksi internet,” tuturnya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang, Suwarjana mengatakan. Hari pertama penerapan PTM ini berjalan baik tanpa ada kendala apapun.

“Hari pertama berjalan dengan lancar dan siswa diwajibkan membawa surat ijin dari orang tua masing-masing,” ujarnya kepada reporter City Guide 911 FM.

Mantan Kepala Dinas Perpustakaan ini tidak memaksa sekolah dan siswa untuk menggelar PTM. “Kita tidak memaksa. Kami lakukan dengan benar-benar siap, dari sarana, guru, dan muridnya. Kenapa? Jangan sampai ada siswa yang mengalami pusing atau demam dipaksakan untuk masuk sekolah,” jelasnya.

Dirinya memperkirakan ada 80% seluruh sekolah sudah menjalankan PTM dengan syarat tertentu. Ditanya apakah sistem pembelajaran semula ini tetap digelar atau tidak, ia akan melihat kondisi sambil evaluasi dengan jajaran terkait.

“Kita lihat perkembangan dulu, tapi saya yakin dan mudah-mudahan PTM tidak ada yang namanya kluster penyebaran Covid-19 di sekolah,” pungkasnya. (yan)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

Malang Raya

Malang Post —  Aliansi Mahasiswa Kota Malang menggelar aksi di depan Gedung DPRD Kota Malang dalam rangka evaluasi kinerja dua tahun pemerintahan Joko Widodo...

Olahraga

Malang Post – Pemkot Batu melalui Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Batu bakal menyiapkan ganjaran setimpal bagi atlet asal Kota Batu yang berhasil...

Malang Raya

Malang Post – Sekitar seribu orang mengikuti serbuan vaksin dosis I dan ll di Balai Kota Jalan Tugu nomor 1 Kelurahan Kidul Dalem Kecamatan...

Malang Raya

Malang Post – Sebanyak 160 orang warga Kelurahan Purwantoro, Blimbing Kota Malang mendapatkan vaksinasi covid-19. Ratusan warga tersebut menerima vaksin dosis 1 jenis Sinovac....

Malang Raya

Malang Post –  Proses pembangunan pasar besar Kota Batu bakal segera dimulai dalam waktu dekat ini. Menyusul schedule lelang kontrak pembangunan akan dilakukan 9...

Malang Raya

Malang Post –  Parkir sembarangan di bahu jalan tanpa menaruh isyarat atau tanda peringatan dapat berpotensi menyebabkan kecelakaan. Awas pula, kabur dari keterlibatan kecelakaan...

News

Malang Post –  Lahan tebu dekat SMAN 1 Ketawang Gondanglegi, Kamis (28/10/2021) siang terbakar misterius. Proses pemadaman berlangsung 2 jam lebih dan anggota Damkar...

Malang Raya

Malang Post – Sempat viral pelanggaran PPKM level 3, sebuah Kafe bernama Prestone Cafe. Lantaran menggelar acara tanpa menerapkan prokes ketat dimasa pandemi Covid-19....