Connect with us

Hi, what are you looking for?

headline

Penggali Kubur Korban Covid, Upahnya Telat atau Dipungli?

ilustrasi

Malang Post – Malang Corruption Watch (MCW) menyoroti kepala daerah menerima honor pemakaman covid-19 seperti di Jember. Ditengarai juga terjadi di Kota Malang. Merespon hal itu, Pemkot Malang mengklarifikasi. Insentif (gaji/honor/upah) yang diberikan memang masih dalam proses pencairan.

Satu kali pemakaman dianggarkan senilai Rp1,5 juta. Budget tersebut hanya diperuntukkan warga asli KTP Kota Malang, proses pengajuan akan dimasukkan di APBD, realisasinya menunggu pengajuan.

Baca Juga ----------------------------

“Masalahnya tidak bisa diprediksi. Saat ini dianggarkan segini yang mati berapa, jadi model prosesnya begitu,” ujar Walikota Malang, Drs H Sutiaji, ditemui di Balaikota Malang, Kamis (2/9/2021) kepada reporter City Guide 911 FM.

Kepala UPT Pengelolaan Pemakaman Umum (PPU) Kota Malang, Takroni Akbar mengatakan, memang ada keterlambatan pencairan disebabkan Standar Operasi System (SOP) dalam birokrasi membutuhkan pertanggung jawaban untuk pengajuan. Sejauh ini beberapa ada yang belum selesai di tingkat kelurahan dan RT/RW.

“Untuk masalah SPJ belum selesai, belum verifikasi, belum bisa mengajukan jadi agak lambat,” ungkap Takroni sapaan akrabnya.

Menurutnya, keterlambatan bukan hanya dari UPT PPU, tapi juga dari masyarakat sendiri. Ada masyarakat yang belum mengumpulkan dan mengajukan. Belum lagi, birokrasi pencairan insentif tersebut membutuhkan proses.

“Sedangkan di pemerintah lagi proses namanya perubahan anggaran RAPBD. Sekarang ini juga menjadi salah satu kendala pengajuan,” terang dia.

Awalnya, lanjut Takroni, insentif diserahkan kepada keluarga yang bersangkutan langsung. Lantaran keluarga memakai jasa sendiri, nantinya akan diserahkan ke keluarga. Dalam perkembangannya, akhirnya dikoordinir oleh kelurahan.

Hal tersebut terjadi karena pihak RT/RW maupun kelurahan lebih tahu yang sebenarnya kondisi di lapangan. Terlebih, kebanyakan penggali kubur sudah pulang terlebih dahulu ketika petugas sampai di pemakaman, sehingga lebih efektif dikoordinir kelurahan.

Sebelumnya mekanisme pencairan menggunakan sistem estimasi data berapa per hari yang meninggal. Sedangkan sekarang di tahun 2021 berdasarkan rekap yang meninggal.

“Masih diusulkan kepada pemerintah lewat BPBD. DLH usul ke BPBD, kemudian BPBD ke Walikota. Kalau follow up, kami terus berkoordinasi dengan kelurahan, agar data segera diserahkan. Sehingga pencairan insentif itu tidak terlalu lama,” pungkasnya. (yan)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

Malang Raya

Malang Post – Dalam rangka menyambut peringatan HUT TNI ke-76 Tahun 2021, Korem 083/Bdj beserta Kodim 0833/Kota Malang secara serentak melaksanakan Bakti sosial berupa...

headline

Malang Post- Soal kasus rombongan “Gowes”  Walikota Malang, Sutiaji dan jajaran OPD ke Pantai Kondang Merak, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang Minggu (19/9) lalu, memang sudah...

Malang Raya

Malang Post – Bupati Malang Drs HM Sanusi MM pernah menjanjikan akan memberikan dana ekstra kepada 378 Desa dan Kelurahan di Kabupaten Malang sebanyak...

Malang Raya

Malang Post – Stiker Presiden RI Joko Widodo dan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo serta tulisan ajakan memakai masker terpampang jelas di mobil dinas milik...

News

Malang Post — Kabar duka dari Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang, Kamis (23/9/2021) sore. Seorang mahasiswa semester akhir, tewas akibat mengalami kecelakaan di Bululawang....

Pendidikan

Malang Post — Dinas Pendidikan Kabupaten Malang melalui Bidang Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat menggelar training of trainer (TOT) bagi guru PAUD.  Temanya:...

Malang Raya

Malang Post — Angin kencang, Kamis (23/9/2021) jelang petang menghempas wilayah Desa Sumbersuko, Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang. Satu rumah rusak berat sementara 5 lebih lainnya...

Pendidikan

Malang Post — Pengabdian kepada masyarakat, bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yang dilaksanakan seluruh dosen di Indonesia. Termasuk dosen Universitas Negeri Malang melalui Lembaga...