Connect with us

Hi, what are you looking for?

headline

GMNI Unras Tuntut Percepatan Vaksin dan Jaminan Sosial

GMNI Kota Malang saat menuntut unjuk rasa di Gedung Dewan Kota Malang dan Balaikota

Malang Post – Puluhan massa dari Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) cabang Kota Malang, Jumat (20/8/2021) menggelar aksi unjuk rasa. Terkait tuntutan vaksinasi dan pemenuhan kebutuhan hidup bagi mahasiswa perantauan.

Aksi ini berlangsung di depan pintu masuk gedung DPRD dan Balaikota Malang yang dimulai pukul 10.30 WIB dengan dikawal oleh petugas kepolisian dan satpol PP.

Baca Juga ----------------------------

Korlap aksi GMNI cabang Kota Malang Alan Landi, mengatakan mereka membawa 2 tuntutan tersebut sebagai bahan evaluasi bagi Pemerintah Kota Malang terkait penanganan Covid-19 dan PPKM darurat.

“Jadi, memang dilapangan penerapan PPKM darurat di Kota Malang belum maksimal, seperti jaminan sosial bagi pedagang pkl maupun yang terdampak masih banyak yang belum mendapatkan. Kedua, terkait vaksin, banyak masyarakat yang belum mendapatkan secara merata,” ujar dia.

Ia menjelaskan, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mensejahterakan rakyat yang terdampak akibat pemberlakuan PPKM darurat yang berkepanjangan dan percepatan vaksinasi.

“Kalau bisa, bagikan sembako secara menyeluruh, jangan setengah-setengah. Karena ini bisa menjerit rakyat yang kena imbasnya,” tegas dia kepada reporter City Guide 911 FM.

Setelah menyampaikan orasi, akhirnya perwakilan massa diundang untuk menemui Wakil Ketua DPRD Kota Malang Rimzah di ruang aspirasi.

Setelah menyampaikan aspirasinya, Wakil Ketua DPRD Rimzah mengatakan dirinya menerima keluh kesah yang sudah disampaikan oleh massa GMNI ini.

Jadi, ada beberapa aspirasi yang sudah disampaikan ke kami, termasuk masalah penanganan pandemi Covid-19. Pertama tentang vaksinasi, penerapan PPKM darurat dan nasib para mahasiswa perantauan,” ucapnya.

“Untuk mahasiswa perantauan butuh penanganan khusus dari Pemkot Malang pada PPKM Darurat terlaksana, pemenuhan nya tercukupi. Aspirasi ini akan kita bawa ke teman-teman eksekutif (Walikota Malang), supaya ada kebijakan SE bagi nasib mahasiswa perantauan,” jelasnya.

Politikus Partai Gerindra ini juga menambahkan, nantinya aspirasi akan dibawa ke rapat koordinasi dengan Forkopimda Kota Malang.

“Saya akan sampaikan ke Ketua DPRD, agar ini bisa dibahas saat rakor dengan jajaran Forkompinda,” pungkasnya. (yan)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

Malang Raya

Malang Post – Serbuan vaksin Kodim 0833 Kota Malang terus berlanjut. Kali ini lokasi vaksinasi bertempat di Yayasan Sekolah Al Irsyad Jalan Arif Margono...

Malang Raya

Malang Post – Pada hari Sabtu tanggal 25 September 2021 pukul 08.00 wib bertempat di Klinik Shita Farma jln Joyo agung no 3 RT...

Malang Raya

Malang Post – Tim gabungan penanganan covid-19 di Kecamatan Lowokwaru Kota Malang kembali menggalakkan operasi yustisi. Sabtu, 25 September 2021, hari ini, tim gabungan...

Malang Raya

Malang Post – Ketua Bhayangkari Malang Kota, Ny Enic Budi Hermanto, resmi membuka proses pembangunan Gedung Bhayangkari. Prosesi peletakan batu pertama pembangunan Kantor Bhayangkari...

Malang Raya

Malang Post – Polresta Malang Kota gelar acara tasyakuran HUT Polisi Lalu lintas ke-66, Jumat (24/9/2021) dan dihadiri seluruh perwira jajaran Satlantas Polresta Malang...

headline

Malang Post – GMNI Malang melakukan unjuk rasa menyikapi Walikota Malang Sutiaji yang diduga melanggar peraturan PPKM, Minggu 19 September 2021. Viral di medsos...

Malang Raya

Malang Post – Jumat, 24 September 2021, Babinsa di Kota Malang menyebar di sejumlah lokasi pelaksanaan vaksinasi.Pertama, vaksinasi dosis 2 ditempat ibadah yang ada...

Malang Raya

Malang Post – Dalam rangka menyambut peringatan HUT TNI ke-76 Tahun 2021, Korem 083/Bdj beserta Kodim 0833/Kota Malang secara serentak melaksanakan Bakti sosial berupa...