Connect with us

Hi, what are you looking for?

headline

IMM dan ART Gantian Unjuk Rasa PPKM di DPRD dan Balaikota Malang

ASPIRASI: IMM saat unjuk rasa dampak PPKM di depan Gedung DPRD Kota Malang (Foto: Ocky Novianton/City Guide 911 FM)

Malang Post – Dua kelompok massa melakukan unjuk rasa (unras) PPKM. Mereka menyampaikan aspirasi dan orasi di depan gedung DPRD Kota Malang dan Balaikota Malang. Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Malang Raya dan Aliansi Rakyat Tertindas (ART), Senin (9/8/2021) bergerak.

Pukul 09.30 WIB, IMM Malang Raya berorasi di depan gedung DPRD Kota Malang. Salah satu peserta aksi sekaligus Humas IMM Malang Raya Rony Versal mengatakan. Aksi ini dilakukan untuk menyuarakan aspirasi imbas dari pandemi Covid-19.

Baca Juga ----------------------------

“Kami datang menyampaikan aspirasi. Tuntutan kita adalah: Sejahterakan rakyat. Bebaskan biaya SPP bagi pelajar dan mahasiswa miskin. Mendesak Pemkot Malang hidupkan kembali PJU. Berikan bantuan bagi buruh yang di-PHK akibat pandemi,” ujarnya kepada reporter City Guide 911 FM.

Setelah berorasi, mereka diundang masuk ke ruang DPRD Kota Malang. Ditemui Wakil Ketua DPRD, Rimzah. Perwakilan IMM menyampaikan aspirasi mereka kepada anggota Dewan tersebut.

DISKUSI: Sekda Kota Malang, Erik Setyo saat menerima ART dan diskusi soal kebijakan PPKM (Foto: Ocky Novianton/City Guide 911 FM)

Setelah ditampung aspirasinya, kelompok IMM membubarkan diri. Meninggalkan lokasi unras dengan tertib.

Namun, tak berselang lama. Kelompok dari Aliansi Rakyat Tertindas (ART) muncul. Mereka mendatangi gerbang pintu masuk Balaikota Malang sekitar pukul 11.30 WIB.

Menggunakan baju berwarna hitam. Membawa selebaran aspirasinya. Mereka menyuarakan orasi itu dengan penjagaan ketat dari unsur TNI-Polri dan Satpol PP.

Selain itu, mereka menggelar aksi teatrikal. Dimana para peserta unras itu, menggambarkan kondisi pedagang. Saat sedang menjajakan dagangannya, diminta pulang ke rumah oleh petugas.

Peserta demo dari ART, Jhon Man mengatakan. Aksi ini mereka lakukan sebagai bentuk kekecewaan atas kebijakan dari pemerintah tentang penanganan pandemi Covid.

“Kami sangat prihatin dengan kondisi rakyat. Karena itu, kami menuntut. Agar kebijakan seperti tuntaskan penyerahan Bantuan Langsung Tunai (BLT) pada masyarakat yang memang membutuhkan. Hilangkan jam malam,” sebutnya.

Dirinya menjelaskan. Setiap Pemda berhak menentukan langkah penerapan PPKM. Dengan melihat kondisi dan situasi di setiap daerah.

“Kami melihat. Bahwa Kota Malang masih belum siap. Seperti penerapan PJU dimatikan. Itu membuat pedagang PKL ‘mati’ dari sisi ekonomi,” tegasnya.

Setelah menyuarakan orasi, mereka ditemui Sekda Erik Setyo Santoso. Dilanjutkan  dengan menggelar diskusi dengan kelompok ART.

Sekda Erik mengatakan. Pihaknya akan menyampaikan aspirasi itu, saat rapat dengan pimpinan Forpimda.

“Nanti aspirasi dari teman-teman ini saya akan sampaikan ke pimpinan,” jelasnya. Setelah diterima, mereka pun membubarkan diri sekitar pukul 13.30 WIB dengan baik dan patuh prokes. (yan)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

Malang Raya

Malang Post – Koramil 0833/ 02 Kedungkandang bersama Muspika menggelar operasi yustisi untuk menegakkan protokol kesehatan covid-19. Ini juga sekaligus melaksanakan PPKM level 2...

Malang Raya

Malang Post – Dandim 0833 Kota Malang Letkol Arm Ferdian Primadhona berupaya terus menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh sebagai imunitas terhadap penyakit dan virus....

Malang Raya

Malang Post — Berbagai macam cara dilakukan Pemkot Batu untuk melakukan percepatan vaksinasi kepada lansia. Terbaru Pemkot Batu bersama Batu Love Garden (Baloga) Jatim Park...

Malang Raya

Malang Post — Semakin melandainya angka kasus positif dan kematian akibat Covid-19, membuat kapasitas Bed Occupancy Rate (BOR) di Rumah Sakit Umum Daerah Dr Saiful...

Malang Raya

Malang Post — Target pendapatan daerah Kota Batu mengalami penurunan sebesar Rp 99,8 miliar. Penurunan target tersebut terungkap saat pembahasan perubahan APBD 2021. Dengan begitu...

ShowBiz

Malang Post — Grup band rock asal Malang, d’Kross, akan berkolaborasi dengan pedangdut terkenal, Clara Gopa (Duo Semangka).  Ini menjawab rasa penasaran para d’Krosser (fans...

headline

Malang Post — Bianglala di Alun-alun Kota Batu mulai berputar kembali, Jumat (22/10/2021) tepat pukul 13.00 WIB. Setelah mati suri selama tiga bulan karena penerapan...

Malang Raya

Malang Post — Tepat pada Jumat (22/10/2021) adalah Hari Santri Nasional. Pandemi Covid-19 belum usai, tapi peran santri di Indonesia sangat besar untuk memajukan Indonesia....