Connect with us

Hi, what are you looking for?

Malang Raya

Puluhan Bangunan Liar di Gondanglegi Kulon Meresahkan, Warga Minta Ditertibkan

PERINGATAN: Operasi yang dilakukan Satpol PP Kabupaten Malang bersama Muspika Kecamatan Gondanglegi di lokasi berdirinya bangunan liar Desa Gondanglegi Kulon. (Foto: Istimewa)

Malang Post – Puluhan bangunan liar di Desa Gondanglegi Kulon, Kecamatan Gondanglegi Kabupaten Malang terancam dibongkar. Pasalnya, berdiri di sepadan sungai aset milik Dinas Pengairan Provinsi Jawa Timur. 

Terlebih, sejumlah bangunan yang berdiri berjajar di sepadan sungai tersebut dimanfaatkan tidak semestinya. Ada rumah tinggal, kedai makanan, minuman keras hingga tempat karaoke. Cenderung mengarah menjadi warung remang-remang. 

Baca Juga ----------------------------

“Ada sebagian yang digunakan jual makanan. Ada yang disalahgunalan untuk tempat karaoke. Ada pula sebagai tempat tinggal,” ujar Kepala Bidang Penegakan Peraturan Daerah (Perda) Satpol PP Kabupaten Malang, Bowo, Senin (12/7/2021).

Berdasarkan hasil operasi yang ia lakukan tiga pekan lalu, didapati 85 petak bangunan liar di sepadan sungai itu. Tepatnya, dari seberang Puskesmas Gondanglegi berjajar ke selatan. Hampir menuju perbatasan antara Kecamatan Gondanglegi dan Pagelaran. 

Faktanya, dari informasi yang ia himpun saat beberapa kali operasi, banyak masyarakat yang keberatan. Atas keberadaan puluhan petak bangunan liar tersebut. 

“Tiga minggu lalu. Kami operasi pendataan. Tercatat 85 petak. Ke 85 petak ini, hanya dari pertigaan depan Puskesmas (Gondanglegi) sampai perbatasan antara Gondanglegi dan Pagelaran. Itu yang ke selatan. Belum yang dari Gondanglegi ke arah utara. Di situ juga banyak masyarakat yang keberatan. Mereka minta segera ditertibkan. Kalau saya boleh berasumsi, yang ke arah utara mungkin ada sekitar 30 sampai 40 petak,” ujar Bowo.

Ia menjelaskan, sebenarnya Satpol PP Kabupaten Malang sudah beberapa kali melakukan teguran. Baik lisan ataupun melalui operasi dan pendataan. Namun menurutnya, untuk melakukan penindakan merupakan kewenangan Satpol PP Provinsi Jawa Timur. 

“Kami berkali-kali sudah mengingatkan. Bahwa bangunan itu, sewaktu-waktu akan dilakukan penertiban. Bupati juga sudah pernah bersurat ke Dinas Pengairan Provinsi Jawa Timur. tinggal menunggu balasan terkait bagaimana responnya. Penindakannya pun menjadi kewenangan Satpol PP Provinsi Jawa Timur,” pungkas Bowo. (yan)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

Dahlan Iskan

Sudah 10 hari saya tidak menerima WA dari senior saya itu: Christianto Wibisono. Tumben. Biasanya hampir tiap hari beliau mengirimi saya info. Apa saja....

Malang Raya

Malang Post – Pemkot Malang terus menyalurkan bantuan sosial (Bansos) bagi masyarakat yang terdampak PPKM Level 4. Sabtu (24/7/2021), bansos disalurkan pada warga dua...

Dahlan Iskan

KALI ini yang mendapat giliran meninggal karena Covid adalah ulama perempuan: Prof Dr Huzaemah Tahido Yanggo, 71 tahun (lahir 30 Desember 1949 di Palu)....

headline

Malang Post – Program Studi Doktor (S3) Ekonomi Syariah Univesitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Maliki) membuka pendaftaran mahasiswa baru gelombang II pada 1 Juli...

Malang Raya

Malang Post – Zahidhan Syahrul Syofiudin (18) salah satu anak dari buruh tani serabutan. Berhasil lolos seleksi Bintara Polri tahun 2021, Kamis (22/7/2021) malam. Ini membuat bangga sekaligus mengangkat nama...

Pendidikan

Malang Post – Lima mahasiswa Fakultas Ilmu Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Brawijaya (FPIK UB) terinspirasi membuat body lotion yang mampu mencegah Covid-19. Indri Dwi...

Ekobis

Malang Post – PT Sekar Bumi Tbk, membukukan penjualan Rp 3,1 triliun tahun 2020. Naik 50 persen dari tahun sebelumnya. Keberhasilan emiten dengan kode perdagangan SKBM...

Dahlan Iskan

IA ada di dalam, tapi tidak sampai menjadi orang dalam. Itulah Sarwono Kusumaatmadja. Yang 24 Juli besok berulang tahun Ke-77. Saya baru selesai membaca...