Connect with us

Hi, what are you looking for?

Malang Raya

Tidak Ingin Menguap, LIRA Dorong Dewan Pro Aktif Kawal Polemik Dewas Tirta Kanjuruhan

Sekda DPD LIRA Malang Raya, Dito Arief Nurakhmadi. (jay)

Malang Post – Dewan Pimpinan Daerah Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Malang Raya terus mendorong pihak DPRD Kabupaten Malang. Agar tetap pro aktif mengawal polemik perekrutan dewan pengawas (Dewas) Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Kanjuruhan. 

Hal itu disampaikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) DPD LIRA Malang Raya, Dito Arief Nurakhmadi, Kamis (8/7/2021). Itu perlu dilakukan, agar masyarakat tidak menduga bahwa polemik tersebut menguap begitu saja. 

Baca Juga ----------------------------

Hal itu juga menyusul dibatalkannya audiensi oleh DPRD Kabupaten Malang, yang seharusnya digelar 7 Juli 2021. 

“Untuk Dewas Perumda Tirta Kanjuruhan ini, kami sudah kirim surat kembali sebenarnya. Untuk meminta audiensi. Karena kalau mengacu pada audiensi sebelumnya, ‘kan itu sudah lama. Hampir dua bulan. Kami tidak ingin berhenti begitu saja. Artinya, kami berinisiatif untuk bersurat kembali, agar audiensi dapat digelar,” ujar Dito melalui sambungan telepon.

Untuk itu, berdasarkan rapat internal yang dilakukan DPD LIRA Malang Raya, muncul beberapa opsi. Agar audiensi tetap digelar. Meskipun audiensi dilakukan dengan sistem dalam jaringan (daring). Mengingat masa PPKM Darurat yang belum memungkinkan untuk audiensi tatap muka. 

“Hasil rapat tadi, kalau memang tidak memungkinkan audiensi secara langsung, kami bersedia untuk audiensi secara online. Bisa lewat Zoom atau Google Meeting,” imbuh Dito. 

Untuk itu, dirinya berharap agar dalam hal ini, pihak DPRD Kabupaten Malang bisa pro aktif menangani polemik ini. Sementara itu, di dalam audiensi nanti, pihaknya meminta agar banyak pihak yang dilibatkan. Terutama pihak-pihak yang memang memiliki kapabilitas dalam perekrutan Dewas ini. 

Rencananya, sejumlah pihak yang diminta untuk hadir LIRA adalah Bagian Perekonomian Pemkab Malang, Bagian Hukum, Akademisi, Dewas Perumda Tirta Kanjuruhan hingga media.

“Sesuai Pasal 56 Permendagri nomor 37/2018 itu, ‘kan melibatkan media. Bahwa seleksi ini disampaikan secara terbuka. Siapa saja yang mendaftar, hasil seleksi administrasinya bagaimana, yang melakukan siapa saja. Nah itu sampai hari ini ‘kan belum ada. Cuma disampaikan sudah melalui tahapan. Sesuai mekanisme perundangan, hanya dijawab begitu saja. Buktinya mana?,” tegas mantan Anggota DPRD Kota Malang ini. 

Pada intinya, LIRA hanya meninginkan ada proses yang sesuai dalam proses perekrutan Dewas. Artinya, sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan. Selain itu juga tetap transparan.

“Informasi dari internal Kabupaten Malang sendiri, panselnya juga tidak jelas. Cuma diketahui satu. Pak Holidin saja. Tapi yang lain tidak diketahui. Lalu fit and proper test, UKK juga. Itu juga tidak jelas. Siapa yang melakukan. Lalu menggunakan pihak ketiga atau perguruan tinggi, itu yang kami gali juga memang ada (perguruan tinggi) yang diminta. Tapi tidak secara resmi,” pungkasnya. (yan)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

Dahlan Iskan

KALI ini yang mendapat giliran meninggal karena Covid adalah ulama perempuan: Prof Dr Huzaemah Tahido Yanggo, 71 tahun (lahir 30 Desember 1949 di Palu)....

headline

Malang Post – Program Studi Doktor (S3) Ekonomi Syariah Univesitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Maliki) membuka pendaftaran mahasiswa baru gelombang II pada 1 Juli...

Malang Raya

Malang Post – Zahidhan Syahrul Syofiudin (18) salah satu anak dari buruh tani serabutan. Berhasil lolos seleksi Bintara Polri tahun 2021, Kamis (22/7/2021) malam. Ini membuat bangga sekaligus mengangkat nama...

Pendidikan

Malang Post – Lima mahasiswa Fakultas Ilmu Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Brawijaya (FPIK UB) terinspirasi membuat body lotion yang mampu mencegah Covid-19. Indri Dwi...

Ekobis

Malang Post – PT Sekar Bumi Tbk, membukukan penjualan Rp 3,1 triliun tahun 2020. Naik 50 persen dari tahun sebelumnya. Keberhasilan emiten dengan kode perdagangan SKBM...

Dahlan Iskan

IA ada di dalam, tapi tidak sampai menjadi orang dalam. Itulah Sarwono Kusumaatmadja. Yang 24 Juli besok berulang tahun Ke-77. Saya baru selesai membaca...

Arema

Malang Post – Publik sepak bola nasional belum lama dikejutkan dengan dipecatnya dua pemain, yang belasan tahun menjadi ikon Persipura Jayapura. Striker Boaz Theofilius Erwin...

Arema

Malang Post – Presiden Arema FC, Gilang Widya Pramana, masih belum bisa bernafas lega. Jelang sebulan ke depan kick off kompetisi Liga 1 2021/2022 bakal digulirkan. Lantaran...