Connect with us

Hi, what are you looking for?

News

Operasi Yustisi Tengah Malam di Gondanglegi, Petugas Tindak 17 Pelanggar

Personel Polres Malang saat menindak salah satu pelanggar dalam operasi yustisi yang digelar Rabu (7/7/2021) tengah malam.(jay)

Malang Post – Operasi yustisi kembali digelar oleh jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang, Rabu (7/7/2021) malam. Kali ini, petugas gabungan yang terdiri dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), TNI dan Polri menyasar sejumlah titik di wilayah Kecamatan Gondanglegi.

Sasarannya, toko ataupun kedai yang masih nekat buka di masa pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat ini. Terutama, bagi yang masih terlihat melayani ‘dine in’.

Baca Juga ----------------------------

Sesaat setelah melakukan apel di Kantor Kecamatan Gondanglegi, petugas langsung menyisir di sejumlah lokasi. Salah satunya di sekitar Pasar Gondanglegi. 

Dari pantauan di lapangan, sejumlah pedagang pun tidak dapat berbuat banyak saat didatangi petugas. Terutama pedagang yang terlihat masih menyediakan tempat untuk pelayanan ‘dine in’. 

Personel Polres Malang saat menindak salah satu pelanggar dalam operasi yustisi yang digelar Rabu (7/7/2021) tengah malam.(jay)

Petugas pun memberikan sosialisasi kepada yang bersangkutan agar selama masa PPKM Darurat ini, mereka dianjurkan untuk melayani pelanggan secara ‘take away’. Atau dibawa pulang. 

“Operasi yustisi ini sasarannya pedagang dan toko-toko yang masih beroperasi.

Dimana berdasarkan aturannya, selama PPKM Darurat ini, mereka (pedagang) pukul 20.00 harus tutup,” ujar Kapolsek Gondanglegi, Kompol Agus Siswo Hariadi, Rabu (7/7/2021) jelang tengah malam. 

Dalam operasi yustisi tersebut, setidaknya sebanyak 17 orang yang terpaksa dilakukan penindakan. Mereka yang kedapatan masih beroperasi di atas pukul 20.00 WIB, diarahkan ke Kantor Kecamatan Gondanglegi untuk disidang di tempat. 

“Yang masih membandel, akhirnya terpaksa kami bawa ke tempat sidang. Kira-kira ada 17 orang yang langsung disidang. Ya mudah-mudahan ini mereka yang disidang ini, besok bisa paham soal PPKM Darurat. Karena memang Covid-19 juga masih naik setiap hari,” pungkasnya. 

Sementara, penindakan yang diberikan adalah berupa denda. Sedangkan berdasarkan Peraturan Bupati (Perbup) Malang nomor 57 tahun 2020, denda terkait pelanggaran protokol kesehatan (prokes) dibagi menjadi dua. Yakni pelanggaran individu dan pemilik usaha. 

“Sedangkan untuk denda berdasarkan Perbup Malang nomor 57 tahun 2020, tepatnya pasal 38, maksimal Rp 100 ribu bagi yang individu. Sementara bagi tempat usaha, kita mengacu pada Peraturan Gubernur nomor 53 tahun 2020, didenda maksimal untuk usaha mikro, maksimal Rp 500 ribu,” ujar Kepala Bidang Penegakan Perda Satpol PP Kabupaten Malang, Bowo.(yan)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

Malang Raya

Malang Post – Situasi pandemi, sudah selayaknya saling peduli. Memberikan bantuan bagi yang membutuhkan. Termasuk warga yang sedang menjalani isolasi mandiri. Inilah yang dilakukan...

Dahlan Iskan

Sudah 10 hari saya tidak menerima WA dari senior saya itu: Christianto Wibisono. Tumben. Biasanya hampir tiap hari beliau mengirimi saya info. Apa saja....

Malang Raya

Malang Post – Pemkot Malang terus menyalurkan bantuan sosial (Bansos) bagi masyarakat yang terdampak PPKM Level 4. Sabtu (24/7/2021), bansos disalurkan pada warga dua...

Malang Raya

Malang Post – Penyekatan di sejumlah pintu masuk ke Kota Malang saat PPKM Level 4 terus dilakukan.  Seperti yang terlihat di Pos Penyekatan Kacuk,...

Malang Raya

Malang Post – Patroli gabungan pendisiplinan PPKM Level 4, dalam rangka memutus mata rantai penularan Covid-19 kembali digelar. . Jumat (23/7/2021) malam, aparat gabungan...

Dahlan Iskan

KALI ini yang mendapat giliran meninggal karena Covid adalah ulama perempuan: Prof Dr Huzaemah Tahido Yanggo, 71 tahun (lahir 30 Desember 1949 di Palu)....

headline

Malang Post – Program Studi Doktor (S3) Ekonomi Syariah Univesitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Maliki) membuka pendaftaran mahasiswa baru gelombang II pada 1 Juli...

Malang Raya

Malang Post – Zahidhan Syahrul Syofiudin (18) salah satu anak dari buruh tani serabutan. Berhasil lolos seleksi Bintara Polri tahun 2021, Kamis (22/7/2021) malam. Ini membuat bangga sekaligus mengangkat nama...