Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kriminal

Penahananan Gus Idris Tunggu Gelar Perkara

Kapolres Malang, AKBP R. Bagoes Wibisono.

Malang Post – Proses penyelidikan terhadap pengasuh salah satu pondok pesantren (ponpes) di Desa Babadan Kecamatan Ngajum Kabupaten Malang, Idris Al Marbawi terus berlanjut. Pria yang akrab disapa Gus Idris ini memenuhi panggilan dan kembali datang ke Mapolres Malang, Selasa (6/7/2021).

Kedatangan Gus Idris kali ini untuk diperiksa, setelah ditetapkan sebagai tersangka sejak 29 Juni 2021. Gus Idris datang ke Polres Malang didampingi oleh istrinya, juru bicaranya bersama beberapa orang santrinya. 

Baca Juga ----------------------------

“Sementara yang bersangkutan (Gus Idris) masih dilakukan pemeriksaan. Untuk hasilnya, saya masih belum dapat laporan dari penyidiknya. Namun, saya pastikan, pemeriksaan akan dilakukan secara profesional,” ujar AKBP Bagoes Wibisono, Selasa (6/7/2021).

Meskipun sudah ditetapkan sebagai tersangka, Kapolres Malang, AKBP R Bagoes Wibisono belum memastikan Gus Idris ditahan atau tidak. Pasalnya, saat ini masih dalam proses pemeriksaan. 

“Untuk penahanan, kita harus nunggu gelar (perkara). Nanti hasil gelarnya apa. Kalau memang mengerucut untuk ditahan, ya ditahan. Kalau tidak, ya tidak akan ditahan,” imbuhnya. 

Pria yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolres Madiun ini menjelaskan. Secepatnya akan dilakukan gelar perkara. Terlebih jika nantinya proses pemeriksaan sudah selesai. 

“Ya secepatnya akan kita gelar (perkara). Kalau pemeriksaan sudah selesai. Memang menjadi atensi. Tapi ‘kan harus ada beberapa berkas yang juga perlu digelar. Namun hingga saat ini, yang bersangkutan sudah sangat kooperatif,” pungkasnya.

Sementara itu, seperti yang diberitakan sebelumnya. Konten video penembakan Gus Idris menjadi viral setelah diunggah oleh akun youtube bernama Gus Idris Official (GIO) pada awal Maret 2021. Video itu pun mendapat respon yang beragam. Bahkan, tidak sedikit pula yang mengecam setelah mengetahui bahwa video tersebut hanya sebuah konten. (yan)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

Dahlan Iskan

Sudah 10 hari saya tidak menerima WA dari senior saya itu: Christianto Wibisono. Tumben. Biasanya hampir tiap hari beliau mengirimi saya info. Apa saja....

Malang Raya

Malang Post – Pemkot Malang terus menyalurkan bantuan sosial (Bansos) bagi masyarakat yang terdampak PPKM Level 4. Sabtu (24/7/2021), bansos disalurkan pada warga dua...

Dahlan Iskan

KALI ini yang mendapat giliran meninggal karena Covid adalah ulama perempuan: Prof Dr Huzaemah Tahido Yanggo, 71 tahun (lahir 30 Desember 1949 di Palu)....

headline

Malang Post – Program Studi Doktor (S3) Ekonomi Syariah Univesitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Maliki) membuka pendaftaran mahasiswa baru gelombang II pada 1 Juli...

Malang Raya

Malang Post – Zahidhan Syahrul Syofiudin (18) salah satu anak dari buruh tani serabutan. Berhasil lolos seleksi Bintara Polri tahun 2021, Kamis (22/7/2021) malam. Ini membuat bangga sekaligus mengangkat nama...

Pendidikan

Malang Post – Lima mahasiswa Fakultas Ilmu Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Brawijaya (FPIK UB) terinspirasi membuat body lotion yang mampu mencegah Covid-19. Indri Dwi...

Ekobis

Malang Post – PT Sekar Bumi Tbk, membukukan penjualan Rp 3,1 triliun tahun 2020. Naik 50 persen dari tahun sebelumnya. Keberhasilan emiten dengan kode perdagangan SKBM...

Dahlan Iskan

IA ada di dalam, tapi tidak sampai menjadi orang dalam. Itulah Sarwono Kusumaatmadja. Yang 24 Juli besok berulang tahun Ke-77. Saya baru selesai membaca...