Connect with us

Hi, what are you looking for?

headline

Tiga Hari PPKM Darurat, Ribuan Kendaraan Diputarbalik

Kasatlantas Polres Malang, AKP Agung Fitriansyah bersama jajarannya saat memeriksa kendaraan yang masuk di beberapa titik perbatasan Kabupaten Malang

Malang Post – Selama pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat se Jawa-Bali Sabtu (3/7/2021) hingga Senin (5/7/2021), Satlantas Polres Malang telah memutar balikkan 1.112 kendaraan yang berasal dari luar Malang Raya.

PPKM ini sendiri rencananya bakal digelar selama sekitar 2 pekan. Yakni sejak 3 Juli 2021 lalu, dan rencananya akan berakhir pada 20 Juli 2021 mendatang. Banyaknya kendaraan yang diputarbalikkan tersebut disampaikan oleh Kasatlantas Polres Malang, AKP Agung Fitriansyah.

Baca Juga ----------------------------

“Sampai saat ini, kita sudah memutar balikkan 1.112 kendaraan, baik itu kendaraan roda 2 dan roda 4,” ucap Kasatlantas Polres Malang, AKP Agung, Senin (5/7/2021). 

Lebih lanjut AKP Agung menjelaskan, saat ini setidaknya ada 10 pos penyekatan yang berada di titik-titik jalur perbatasan Kabupaten Malang, namun pos yang paling sibuk melakukan penyekatan kendaraan berada di wilayah Malang Utara.

“Pos penyekatan ini akan beroperasi hingga hari terakhir PPKM Darurat, 20 Juli 2021. Pos yang paling sibuk melakukan penyekatan adalah pos penyekatan exit tol Singosari. Titik pos penyekatan lainnya seperti perbatasan Lumajang, maupun Blitar tidak terlalu sibuk,” jelasnya.

Agung menjelaskan, dalam pelaksanaan penyekatan dalam pelaksanaan PPKM darurat Jawa-Bali tersebut, hingga saat ini masih belum menemukan kendala yang berarti.

“Kegiatan penyekatan tetap berjalan, yang difokuskan pengetatan mobilisasi warga yang mau masuk (Kabupaten) Malang. Serta aktivitas masyarakat di dalamnya. Alhamdulillah belum menemui kendala,” terangnya.

Untuk itu, lanjut Agung, dirinya mengimbau kepada para masyarakat yang datang dari luar Malang Raya untuk menyertakan surat kerja dan test PCR negatif kalau akan memasuki wilayah Malang Raya, jika tidak ingin diputar balikkan ke daerah asal.

“Sesuai permendagri, syarat masuk tetap SIKM dan hasil tes PCR (negatif). Diharapkan masyarakat tetap mematuhi peraturan dan membantu pelaksanaan PPKM,” terangnya.

Namun, tambah Agung, jika dianalisa tingkat kepatuhan masyarakat Kabupaten Malang dalam menerapkan protokol kesehatan sudah cukup tinggi.

“Tingkat kepatuhan masyarakat Kabupaten Malang ini sudah 84 persen dalam menggunakan masker. Tinggal pelaksanaan PPKM ini yang harus ditingkatan terus,” pungkasnya. (yan)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

Malang Raya

Malang Post —  Aliansi Mahasiswa Kota Malang menggelar aksi di depan Gedung DPRD Kota Malang dalam rangka evaluasi kinerja dua tahun pemerintahan Joko Widodo...

Olahraga

Malang Post – Pemkot Batu melalui Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Batu bakal menyiapkan ganjaran setimpal bagi atlet asal Kota Batu yang berhasil...

Malang Raya

Malang Post – Sekitar seribu orang mengikuti serbuan vaksin dosis I dan ll di Balai Kota Jalan Tugu nomor 1 Kelurahan Kidul Dalem Kecamatan...

Malang Raya

Malang Post – Sebanyak 160 orang warga Kelurahan Purwantoro, Blimbing Kota Malang mendapatkan vaksinasi covid-19. Ratusan warga tersebut menerima vaksin dosis 1 jenis Sinovac....

Malang Raya

Malang Post –  Proses pembangunan pasar besar Kota Batu bakal segera dimulai dalam waktu dekat ini. Menyusul schedule lelang kontrak pembangunan akan dilakukan 9...

Malang Raya

Malang Post –  Parkir sembarangan di bahu jalan tanpa menaruh isyarat atau tanda peringatan dapat berpotensi menyebabkan kecelakaan. Awas pula, kabur dari keterlibatan kecelakaan...

News

Malang Post –  Lahan tebu dekat SMAN 1 Ketawang Gondanglegi, Kamis (28/10/2021) siang terbakar misterius. Proses pemadaman berlangsung 2 jam lebih dan anggota Damkar...

Malang Raya

Malang Post – Sempat viral pelanggaran PPKM level 3, sebuah Kafe bernama Prestone Cafe. Lantaran menggelar acara tanpa menerapkan prokes ketat dimasa pandemi Covid-19....