Connect with us

Hi, what are you looking for?

Arema

Bek Tengah Asing Arema, Sudah Mejeng Lewat IG, Gagal Teken

Malang Post – Pemain itu sudah berada di Malang. Namanya Carlos Daniel Silveira da Graca. Biasa disapa Kay Graca. Berasal dari Tanjung Verde. Suatu negara di kawasan Afrika. Terletak di dekat Samudra Atlantik Utara, pesisir barat Afrika.

Sebelumnya pemain berpostur 185 cm itu, bermain di Academica Coimbra, klub Liga 2 Portugal. Juga sempat turun membela Timnas Tanjung Verde. Di ajang kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Afrika.

Baca Juga ----------------------------

Harusnya siang tadi, pemain 33 tahun itu, dikenalkan sebagai pemain asing ketiga milik Arema FC. Sekaligus teken kontrak untuk bermain di Liga 1 2021. Nyatanya sesi perkenalan lewat zoom meeting, tidak jadi digelar.

Padahal lewat Instagram klub, yang diunggah pada Kamis (1/7/2021) pukul 08.08 WIB, Kay Graca sudah diperkenalkan. Kay membentangkan slayer bertulis Arema FC. Dia juga mengendarai mobil Mini Cooper warna abu-abu, milik Presiden Klub Arema FC, Gilang Widya Pramana. Di area lapangan mini soccer Abe Mini Stadium, Unggul Sports Center.

Dalam postingan  itu, Kay berjanji akan memberikan yang terbaik untuk tim Singo Edan.

‘’Nama saya Kay. Saya lahir di Tanjung Verde. Saya adalah bek tengah. Saya berharap bisa memenangi pertandingan bersama tim (Arema FC). Salam satu jiwa, Arema,’’ kata Kay di Instagram Arema FC.

Tapi postingan itu kemudian hilang tak berbekas. Seperti halnya ketika jadwal perkenalan yang awalnya mulai 10.00 WIB dan molor hingga 11.30 WIB, lalu gagal digelar. Manajemen Arema FC hanya menyebut, sesi launching pemain baru mereka itu, ditunda hingga waktu yang belum ditentukan. Selain itu tak banyak yang disampaikan.

‘’Ditunda seperti kompetisi. Ndak jadi (preskon.red.). Ditunda tanpa statemen. Sampai waktu yang belum ditentukan,’’ kata Media Officer Arema FC, Sudarmaji, kemarin.

Sontak gagalnya Kay Graca dikenalkan, mengundang banyak spekulasi. Terlebih ada kesan mendadak. Karena pemain yang sempat melanglang buana ke beberapa kompetisi di negara Eropa mulai dari Portugal, Romania, hingga Slovakia itu, sudah berada di Malang.

Layaknya warga negara asing yang baru tiba di Indonesia, harus melalui proses karantina. Tidak hanya di Jakarta, tetapi juga di Malang. Semua itu butuh waktu. Bukan tiba-tiba bisa sampai di Malang.

Sumber yang tidak mau disebutkan identitasnya memberi informasi, gagalnya perkenalan itu bukan ada di pihak Arema FC. Alias tidak ada masalah antara Kay Graca dengan manajemen Singo Edan.

Termasuk juga tidak ada kaitannya dengan klausul kontrak, di antara kedua belah pihak. Terlebih saat memperkenalkan diri, Kay Graca mengaku akan bermain maksimal untuk Arema FC.

‘’Tapi Kay Graca ini, masih ada urusan dengan klub lamanya (Academica Coimbra.red). Jadi wajar kalau kemudian diputuskan untuk menunda penandatanganan kontrak,’’ kata sumber tersebut.

Meski demikian, kondisi tersebut tidak membuat Presiden Klub patah arang. Untuk mendatangkan pemain asing lainnya. Gilang Widya bahkan menyebut, akan mendatangkan pemain di posisi striker. Namun tanpa menyebut nama dan negara asalnya.

‘’Sabtu (3/7/2021) besok, Insyaallah berangkat, Minggu sampai Indonesia. Setelah nantinya tiba di Indonesia, dia harus menjalani karantina seperti pemain asing lainnya, yang hendak terbang ke Malang. Karantina lima hari di Jakarta, pekan depan sudah bisa diperkenalkan,’’ jelasnya.

Nantinya setelah striker asing ini datang, slot pemain asing Arema FC dipastikan telah terisi sepenuhnya. Menyusul Adilson Maringa dan Renshi Yamaguchi, yang sudah bergabung dengan tim. (yan)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

Malang Raya

Malang Post – Gotong royong warga membenahi jalan longsor di Sumbermanjing Wetan, Kamis (5/8/2021) siang sampai sore. Longsor tidak menimbulkan korban jiwa ataupun kerugian materiil. ...

headline

Malang Post – Koarmada II TNI Angkatan Laut (AL) menggandeng Pemkot Malang menggelar Serbuan Vaksinasi. Bertempat di Stadion Gajayana. Mulai 7 – 8 Agustus 2021....

Malang Raya

Malang Post – Pemkot Malang masih punya tanggungan soal aset. Dari ribuan aset yang dimiliki, hanya ratusan yang sudah bersertifikat. Data yang dihimpun reporter City...

headline

Malang Post – Perumahan tanpa nama ada di Dusun Sawahan, Desa Giripurno, Bumiaji, Kota Batu. Satpol PP pun menyegel lantaran tak punya izin. Kamis (5/8/2021)...

Malang Raya

Malang Post – PPKM berlevel berdampak pada sektor ekonomi. Khususnya bagi pengusaha maupun wirausaha. Namun, situasi ini tidak begitu mempengaruhi penjualan jamur milik Ismail, warga...

Pendidikan

Malang Post – Kemendikbud-RI bersama Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) mendekatkan dunia pendidikan dan industri. Menggelar program Kredensial Mikro Mahasiswa Indonesia (KMMI) bidang pertanian dan peternakan....

Malang Raya

Malang Post – Partai Demokrat (PD) Malang Raya (Kabupaten/Kota Malang-Batu) menggerakkan kadernya untuk menekan penyebaran virus corona. Ini patut diapresiasi. Lantaran membantu Pemerintah dalam upaya...

News

Malang Post – Korban Agung diketahui ber-KTP warga Dusun Kasin RT 12/RW 03, Desa Jombok, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang. Kamis (5/8/2021) sore ditemukan tewas di...