Connect with us

Hi, what are you looking for?

Malang Raya

Dewan Pastikan Pembangunan Alun-Alun Kepanjen Mundur

Ketua DPRD Kabupaten Malang, Darmadi.

Malang Post – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Malang memastikan bahwa pembangunan alun-alun Kepanjen tidak bisa direalisasikan 2021. Namun sebenarnya, rencana tersebut sudah masuk ke rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) tahun 2016.

Menurut Ketua DPRD Kabupaten Malang Darmadi, ada sejumlah hal yang menjadi kendala. Sehingga rencana tersebut terpaksa harus tertunda. Salah satunya, pembebasan lahan. Itu juga menjadi instruksi pemerintah pusat untuk meniadakan pengadaan lahan. 

Baca Juga ----------------------------

“Selama dua tahun terakhir ini, kita (Pemkab Malang) memang tidak boleh melakukan pengadaan tanah. Sesuai keputusan pemerintah pusat. Apalagi, dengan adanya Covid-19 ini, pengadaan tanah dikurangi. Kalau tidak urgent ditiadakan,” ujar Darmadi, Jumat (25/6/2021). 

Kendala lainnya adalah masih belum adanya titik temu terkait kepastian harga. Antara pemilik tanah dengan pihak appraisal atau juru taksir.

“Sampai sekarang untuk pihak appraisal dan pemilik tanah belum menemukan sepakat tentang kepastian harga yang disepakati. Kesulitannya di situ soal harga,” imbuh Darmadi.

Untuk itu, rencana yang masuk pada daftar RPJMD pada periode tahun 2016-2021 tersebut akan dimasukan kembali ke RPJMD Kabupaten Malang periode tahun 2021-2026. Pada masa kepemimpinan Bupati Malang HM Sanusi dan Wakil Bupati (Wabup) Malang Didik Gatot Subroto.

“Jadi karena tidak bisa terealisasi tahun 2021 ini, makanya saat masa kepemimpinan SanDi (Sanusi – Didik Gatot Subroto) akan terwujud,” terangnya.

Darmadi pun mengaku bahwa sebelumnya, alun-alun yang bakal dibangun di Kecamatan Kepanjen ini sangat penting dan sudah dianggarkan pada tahun 2020. Anggaran tersebut untuk pembebasan lahan dan juga pembangunan batas lingkar alun-alun.

“Alun-alun itu akan menjadi bukti bahwa Kecamatan Kepanjen menjadi ibu kota Kabupaten Malang. Tapi karena kesulitan lahannya anggarannya kami alihkan untuk anggaran lainnya. Kami terus berbenah agar wajah Kepanjen benar-benar nampak seperti ibu kota,” ulasnya.

Lantaran ada kendala, tambah Darmadi, maka rencana pembangunan alun-alun masuk dalam prioritas di RPJMD 2021-2026. Akan tetapi, jika memenuhi kendala yang sama, maka legislatif akan menyarankan agar pihak eksekutif membangun alun-alun itu di tempat lainnya.

“Misal daerah selatan atau depan pendopo Kabupaten Malang. Prinsipnya tidak jauh dari pendopo Kabupaten Malang dan memungkinkan dibuat alun-alun,” pungkasnya.(yan)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

Malang Raya

Malang Post –  Memasuki musim penghujan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batu, melakukan pembenahan dinding penahan volume sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tlekung....

Malang Raya

Malang Post – Tim penanganan covid-19 Kota Malang kembali menghelat vaksinasi covid-19 khusus lansia, Kamis (21/10) hari ini.Sasaran vaksinasi lansia kali ini adalah warga...

Kuliner

Malang Post —  Pasar Numplek masuk Atria Hotel Malang. Masyarakat bisa melihat dan mendapatkan mulai Oktober hingga November 2021. Beragam makanan dan jajanan pasar...

Malang Raya

Malang Post –  Walikota Sutiaji meminta guru ASN meningkatkan pengetahuan dan pemahaman terkait jabatan fungsional, secara lebih rinci.    “Saat ini ASN menerapkan merit...

Malang Raya

Malang Post – Ketua Yayasan Kartika Jaya Koordinator XL Kodim 0833 Cabang IV Brawijaya Ny Tari Ferdian Primadhona memantau vaksinasi untuk pelajar SMP. Tari,...

Pendidikan

Malang Post – Bupati Malang HM Sanusi berjanji akan menaikan insentif  bagi guru Paud (Pendidikan Anak Usia Dini) menjadi dua juta rupiah. Direalisasikan tahun...

Malang Raya

Malang Post — Kota Batu bakal menjadi sentra pembibitan jeruk purut di Indonesia. Hal ini menyusul permintaan ekspor jeruk purut yang sangat tinggi. Saat ini...

Malang Raya

Malang Post – Tim tracer Covid-19 Kota Malang menggelar tracing kasus di Jalan Kolonel Sugiono IV, Kelurahan Ciptomulyo, Sukun Kota Malang. Rabu, 20 Oktober...