Connect with us

Hi, what are you looking for?

Pendidikan

Sekolah Tatap Muka Tetap Jalan, Walikota Malang Pantau Langsug

Ujicoba Sekolah Tatap Muka di Kota Malang beberapa waktu lalu. (joffa)

Malang-Post – Tren peningkatan kasus Covid-19 di Kota Malang tidak mempengaruhi rencana proses pembelajaran tatap muka (PTM). Sekolah yang semula sudah mulai menjalankan PTM, diperbolehkan meneruskan meski ada kenaikan kasus.

Dinas Pendidikan Kota Malang merencanakan menggelar PTM awal Juli mendatang. Sesuai tahun ajaran baru 2021-2022. 

Baca Juga ----------------------------

Walikota Malang Sutiaji mengatakan. Hal tersebut tetap dilakukan. Karena proses PTM di SD dan SMP Kota Malang sudah dimulai sejak April 2021.Hingga sekarang, belum ditemukan siswa terpapar dari klaster sekolah. 

“Pertanyaan tatap muka gimana, masih tetap jalan. Sampai saat ini sepemahaman saya tidak ada klaster sekolah. Saya punya keyakinan, pendidikan disiplin dari anak akan muncul juga ke orang tuanya,” ungkapnya.

Selama masa pandemi Covid-19 dari Maret 2020 hingga Juni 2021, tercatat 253 anak di Kota Malang terkonfirmasi positif. Menurut Sutiaji masih belum bisa dipastikan bagaimana anak-anak tersebut bisa terpapar.

Bahkan, sejak pelaksanaan PTM di Kota Malang, hingga saat ini juga belum ada keluhan dari pihak sekolah ataupun pihak orang tua murid. 

“Ini kan nggak tahu dari sekolah atau tidak (anak-anak yang terpapar). Sekolah kan baru mulai April, bisa jadi kenanya di rumahnya dengan keluarganya. Semisal orang tuanya kena, akhirnya anaknya kena juga bisa,” pungkasnya

Sementara terkait resiko jika tetap dijalankan PTM, Sutiaji mengatakan. Hal itu akan dilakukan peninjauan mendalam. Seperti penguatan protokol kesehatan pencegahan Covid di setiap sekolah. 

“Saya punya keyakinan itu tidak (berisiko). Akan kami tinjau. Karena selama rentan waktu ini tidak ada keluhan dari guru dan wali murid terkait itu,” ujarnya.

Lebih jauh, nantinya proses jalannya PTM dengan pembatasan yang lebih ketat. Seperti jumlah masuk siswa yang dibatasi setiap kelas. Kemudian, siswa hanya akan masuk sekolah antara 1 minggu sekali hingga 2 kali saja. 

Dengan membuat sistem PTM tidak hanya di area kelas saja. Melainkan akan dikonsep dengan memanfaatkan ruang terbuka yang lebih luas. 

“Kita sudah mulai tatap muka SD SMP, tapi memang hanya diambil kelas berapa. Nanti, walaupun tatap muka nggak harus di kelas, kami masih cari pola itu. Apakah di taman dan yang lainnya. Dengan kondisi tertentu bisa anak-anak masuk satu minggu itu satu atau dua kali. Ada batasan,” pungkasnya. (yan)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

Malang Raya

Malang Post – Koramil 0833/ 02 Kedungkandang bersama Muspika menggelar operasi yustisi untuk menegakkan protokol kesehatan covid-19. Ini juga sekaligus melaksanakan PPKM level 2...

Malang Raya

Malang Post – Dandim 0833 Kota Malang Letkol Arm Ferdian Primadhona berupaya terus menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh sebagai imunitas terhadap penyakit dan virus....

Malang Raya

Malang Post — Berbagai macam cara dilakukan Pemkot Batu untuk melakukan percepatan vaksinasi kepada lansia. Terbaru Pemkot Batu bersama Batu Love Garden (Baloga) Jatim Park...

Malang Raya

Malang Post — Semakin melandainya angka kasus positif dan kematian akibat Covid-19, membuat kapasitas Bed Occupancy Rate (BOR) di Rumah Sakit Umum Daerah Dr Saiful...

Malang Raya

Malang Post — Target pendapatan daerah Kota Batu mengalami penurunan sebesar Rp 99,8 miliar. Penurunan target tersebut terungkap saat pembahasan perubahan APBD 2021. Dengan begitu...

ShowBiz

Malang Post — Grup band rock asal Malang, d’Kross, akan berkolaborasi dengan pedangdut terkenal, Clara Gopa (Duo Semangka).  Ini menjawab rasa penasaran para d’Krosser (fans...

headline

Malang Post — Bianglala di Alun-alun Kota Batu mulai berputar kembali, Jumat (22/10/2021) tepat pukul 13.00 WIB. Setelah mati suri selama tiga bulan karena penerapan...

Malang Raya

Malang Post — Tepat pada Jumat (22/10/2021) adalah Hari Santri Nasional. Pandemi Covid-19 belum usai, tapi peran santri di Indonesia sangat besar untuk memajukan Indonesia....