Connect with us

Hi, what are you looking for?

News

Dugaan Penyelewengan BPNT Selorejo, DPMD Sebut MCW Salah Data

Kepala DPMD Kabupaten Malang, Suwadji.(Rizky Wijaya/malang-post.com)

Malang Post – Dinas Pemberedayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Malang menyebutkan, Malang Corruption Watch (MCW) salah data. Terkait dugaaan penyelewengan Bantuan Pangan Non Tunai di Desa Selorejo. DPMD meyakini, setelah mengkonfirmasi langsung Kepala Desa Selorejo, Bambang Soponyono. 

Kepala DPMD, Suwadji mengataka. Berdasarkan hasil konfirmasi ke Kades Selorejo, Bambang Soponyono, dugaan pemotongan paket sembako BPNT untuk KPM Selorejo tersebut bukanlah dari program BPNT. Namun bantuan dari Pemerintah Desa langsung.

Baca Juga ----------------------------

“Saya sudah konfirmasi ke Kades. Katanya itu bukan pemotongan BPNT. Kalau BPNT itu masih sesuai pagu. Nah yang dimaksud pada rilis MCW itu adalah bantuan dari Pemdes sendiri. Jadi konfirmasi dan klarifikasi dulu, gitu seharusnya,” ujar Suwadji. 
Menurutnya, bantuan sembako dari Pemerintah Desa (Pemdes) sendiri, jumlahnya memang tidak sama dengan BPNT. Namun lebih menyesuaikan pada kemampuan setiap Pemdes. 

“Kalau bantuan dari desa itu menyesuaikan kemampuan Pemdesnya. Jadi tidak sesuai pagu tidak apa-apa” imbuhnya. Selain itu, dirinya mengaku, selama ini DPMD telah melakukan monitoring dan pengawasan penyaluran BPNT.  Bahkan telah disiapkan perwakilan pengawas desa untuk mengawasi penyaluran bantuan paket sembako dari pemerintah pusat.

“Di desa itu, ada perwakilan pengawas. Ada pak Camat yang ikut mengawasi. Sementara ini hasilnya belum ada penyelewengan,” pungkasnya. Dikonfirmasi terpisah, Kepala Desa Selorejo, Bambang Soponyono membantah tudingan penyelewengan penyaluran BPNT oleh BUMDes. Menurut Bambang, di Desa Selorejo, tidak semua warga mengambil BPNT ke E-Warong.

“BUMDes selama itu gak pernah menangani BPNT, yang menangani itu E-Warong Makanya MCW saya suruh datang nemui saya. Biar tahu jelas, dan bukan katanya. Kan gak semua penerima BPNT ngambil di e-Warong. Dari 300 KPM, yang mengambil itu 60 orang atau 80 paling banyak dalam satu bulannya,” pungkas Bambang.(yan)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

headline

Malang Post – Kepala Desa (Kades) Selorejo, Bambang Soponyono membantah tudingan Malang Corruption Watch (MCW) soal dugaan pemotongan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di...

Malang Raya

Malang Post – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kepanjen Kabupaten Malang mulai melakukan penyelidikan atas kasus dugaan pemotongan bantuan pangan non tunai (BPNT) di Desa Selorejo,...

News

Malang Post – Malang Corruption Watch (MCW) meyakini benar ada dugaan penyelewengan pada penyaluran bantuan pangan non tunai (BPNT) di Desa Selorejo Kecamatan Dau...

News

Malang Post – Wabup Malang Didik Gatot Subroto berharap, agar dugaan penyelewengan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Desa Selorejo segera terungkap. Dugaan tersebut...

Pendidikan

Malang Post –  Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) Kota Malang terus berlangsung di beberapa jalur. Saat ini, jalur rapor pendaftarannya masih dibuka hingga 9...

Opini

“Saudara dipilih, bukan di lotre, miski kami tak kenal siapa saudara. Kami tak sudi memilih para juara, juara diam, juara ha-ha-ha”. Demikian lirik lagu Iwan...

News

Malang – Permasalahan banjir di Kota Malang pada Senin (1/18) mendapat perhatian Malang Corruption Watch (MCW). Menurut MCW, persoalan banjir itu tidak bisa dimaknai...

headline

Batu – Petugas KPK memeriksa ribuan tumpukan berkas dalam penggeledahan lanjutan di Balai Kota Among Tani Kota Batu, Kamis (7/1). Penggeledahan lanjutan kali ini...