Connect with us

Hi, what are you looking for?

Arema

Ini Pemain Arema dari Jepang dan Brasil

DUET: Renshi Yamaguchi dan Adilson Maringa, sesaat setelah tiba di Malang kemarin. Dalam waktu dekat akan dikenalkan secara resmi sebagai pemain Singo Edan. (Arema Official Foto)

Malang Post – Hingga menjelang turun di turnamen Piala Walikota Solo, 29 Juni mendatang, Arema FC baru mengumumkan dua dari pemain asingnya. Sekaligus menutup rumor yang beredar selama ini, terkait kuota legiun asing.

Manajemen Singo Edan, secara resmi mengumumkan kedatangan dua pemain asing mereka. Keduanya diperkenalkan lewat media sosial klub berlogo kepala singa ini. Yaitu Renshi Yamaguchi dari Jepang dan Adilson Maringa, pemain asal Brasil.

Baca Juga ----------------------------

Khusus untuk Adilson, sebelumnya sudah naik kepermukaan karena pemain posisi kiper itu, terang-terangan mengaku bakal membela Arema. Termasuk meninggalkan klubnya di Portugal, untuk terbang ke Indonesia.

Renshi Yamaguchi, adalah pemain berposisi gelandang dengan klub terakhir adalah klub Thailand Lampang FC. Sedangkan Adilson Maringa, merupakan pemain berposisi kiper yang sebelumnya memperkuat klub Portugal Vilarfanquense.

‘’Alhamdulillah kedua pemain yang diproyeksikan untuk memperkuat Arema FC, sudah tiba di Malang,’’ ungkap media officer Arema FC, Sudarmaji. Kedua pemain itu, juga sudah menjalani karantina sesuai dengan protokol kesehatan yang berlaku untuk menghindari penyebaran Covid-19.

‘’Protokol kesehatan secara ketat kami terapkan, sesuai dengan arahan untuk menekan penyebaran Covid-19. Mereka juga sudah menjalani karantina,’’ imbuh Sudarmaji. Selanjutnya kedua pemain itu, Renshi Yamaguchi dan Adilson Maringa, akan diperkenalkan kepada publik bersama Presiden Arema FC dalam waktu dekat. Seperti halnya saat memperkenalkan Diego Michiels, beberapa waktu lalu.

Renshi Yamaguchi nantinya akan mengisi slot pemain asing Asia Arema FC. Sementara tiga slot pemain asing, akan diisi non Asia. Salah satunya kiper asal Brasil, Adilson Maringa, yang datang bersamaan dengan Renshi.

Sebelum bergabung dengan Arema FC, gelandang berusia 28 tahun itu memperkuat tim klub Thailand Lampang FC. Selain itu, ia pernah memperkuat Hougang United FC tahun 2015, kemudian Laos Toyota 2015 sampai 2018, berlanjut ke Ubon United 2018 sampai 2019. Setelah itu ke Ayutthaya United 2019-2020 dan ke Lampang FC 2020-2021.

Sedangkan Adilson, adalah pemain asal Brasil yang bernama lengkap Adilson ‘Maringa’ Aguero dos Santos. Kiper dengan postur 194 cm itu, akrab dipanggil Maringa. Bisa jadi mengambil dari tempat kelahirannya di Maringa, Brasil pada 22 Agustus 1990.

Adilson Maringa sebelumnya bermain untuk Vilafranquense di Liga 2 Portugal. Karenanya, pelatih Arema yang juga dari Portugal, Eduardo Almeida, mengaku kenal dengan kiper tersebut.

‘’Saya tahu dia (Adilson Maringa, Red). Saya tahu dia bermain di Liga 2 Portugal. Bahkan saya juga tahu semua pemain yang bermain di Liga 1 Portugal,’’ katanya beberapa waktu lalu.

Adilson Maringa berani meninggalkan Portugal, sekalipun Vilafranquense berupaya untuk menahan kepergiannya. Apalagi keputusannya untuk bergabung dengan Arema FC sudah bulat.

‘’Klub (Vilafranquense, Red.) sudah berusaha mempertahankan saya. Tapi, tawaran yang datang dari Indonesia sangat bagus,’’ terang Maringa. Selain itu, ada faktor lain yang membuatnya yakin berlabuh di Malang. Yakni, masukan dari mantan bek Arema FC Caio Ruan.

Caio Ruan merupakan bek yang memperkuat Singo Edan pada Piala Menpora 2021.

Kebetulan, Maringa kenal baik dengan Caio. Sebab, keduanya pernah satu klub di tim asal Portugal, Academica. Karena itu, begitu mendapat tawaran dari Arema FC, Maringa langsung meminta saran Caio. Banyak hal yang sudah disampaikan ke Maringa.

‘’Itu bagus karena saya sama sekali belum pernah bermain di Asia. Ini akan menjadi pengalaman yang baru,’’ tegasnya. (yan)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

Dahlan Iskan

Sudah 10 hari saya tidak menerima WA dari senior saya itu: Christianto Wibisono. Tumben. Biasanya hampir tiap hari beliau mengirimi saya info. Apa saja....

Malang Raya

Malang Post – Pemkot Malang terus menyalurkan bantuan sosial (Bansos) bagi masyarakat yang terdampak PPKM Level 4. Sabtu (24/7/2021), bansos disalurkan pada warga dua...

Dahlan Iskan

KALI ini yang mendapat giliran meninggal karena Covid adalah ulama perempuan: Prof Dr Huzaemah Tahido Yanggo, 71 tahun (lahir 30 Desember 1949 di Palu)....

headline

Malang Post – Program Studi Doktor (S3) Ekonomi Syariah Univesitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Maliki) membuka pendaftaran mahasiswa baru gelombang II pada 1 Juli...

Malang Raya

Malang Post – Zahidhan Syahrul Syofiudin (18) salah satu anak dari buruh tani serabutan. Berhasil lolos seleksi Bintara Polri tahun 2021, Kamis (22/7/2021) malam. Ini membuat bangga sekaligus mengangkat nama...

Pendidikan

Malang Post – Lima mahasiswa Fakultas Ilmu Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Brawijaya (FPIK UB) terinspirasi membuat body lotion yang mampu mencegah Covid-19. Indri Dwi...

Ekobis

Malang Post – PT Sekar Bumi Tbk, membukukan penjualan Rp 3,1 triliun tahun 2020. Naik 50 persen dari tahun sebelumnya. Keberhasilan emiten dengan kode perdagangan SKBM...

Dahlan Iskan

IA ada di dalam, tapi tidak sampai menjadi orang dalam. Itulah Sarwono Kusumaatmadja. Yang 24 Juli besok berulang tahun Ke-77. Saya baru selesai membaca...