Connect with us

Hi, what are you looking for?

Malang Raya

Sawit Belum Dimandatkan Sebagai Komoditas Kabupaten Malang

Kepala Bappeda Kabupaten Malang, Tomie Herawanto. (kiki wijaya)

Malang-Post – Rencana pengembangan sawit di Kabupaten Malang rupanya masih hanya sebatas wacana. Meskipun begitu, rencana tersebut nyatanya sudah mendapat respon dari berbagai pihak. Mulai dari petani di Malang Selatan yang sudah lebih dulu menanam sawit hingga para aktifis lingkungan hidup. 

Ternyata hingga saat ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang sendiri masih belum memiliki kajian terkait tanaman sawit. Meskipun sebenarnya, tanaman sawit sudah pernah ditanam di Kabupaten Malang sejak tahun 2012. 

Baca Juga ----------------------------

Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda), Tomie Herawanto menjelaskan. Untuk dapat merealisasikan pengembangan sawit, ada beberapa hal yang dinilai vital untuk dipersiapkan. Seperti penyesuaian terhadap Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW). 

“Tanaman perkebunan itu ‘kan bagian dari RTRW. Nah tanaman perkebunan yang dimandatkan di Kabupaten Malang itu, berbagai jenis. Seperti kopi dan tebu, dan dominasi kita di tebu. Sementara untuk sawit sendiri itu tidak dijelaskan secara spesifik di Kabupaten Malang,” ujar Tomie, Kamis (17/6/2021). 

Sehingga menurutnya, untuk merealisasikan sawit, harus ada pembahasan secara paralel dari Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pertanian dan Pemprov Jatim terkait RTRW nya. 

“Kita harus komunikasikan. Apakah Kementerian Pertanian yang dalam hal ini megkoordinir secara nasional, apakah sawit ini memang di rekomendasikan di Pulau Jawa khususnya Malang Selatan. Yang jelas, sawit itu bagian dari perkebunan yang hingga saat ini belum ditetapkan di Jawa atau di Kabupaten Malang,” terang Tomie. 

Selain itu menurut Tomie, yang harus diperhatikan sebelum merealisasikan sawit ini adalah penyesuaian komoditas. Pasalnya, dari informasi yang dihimpun, Kabupaten Malang sendiri bukan menjadi daerah penghasil komoditas sawit. 

“Misalnya begini. Kabupaten Malang ini mandatnya adalah komoditi pangan. Sehingga, kalau itu ada yang diganti. Juga harus jelas mana komoditas yang akan digeser atau disesuaikan itu. Misalnya apa kopi, tebu atau mungkin komoditas yang lain juga,” tegas Tomie.

Meskipun menurutnya rencana tersebut diproyeksikan untuk mengangkat kesejahteraan masyarakat. Namun tetap saja harus dipertimbangkan multiple effect yang kemungkinan timbul. Bahkan dampak yang mungkin muncul dalam skala provinsi bahkan nasional. 

“Masih sebatas wacana. Itu ‘kan baik jika untuk mengurangi kemiskinan. Tapi kan kita harus mendapatkan perkembangan, penyesuaian dengan provinsi ataupun pusat. Yang pasti yang diperhatikan adalah RTRW sampai rencana detilnya.”

“Kemudian bagaimana aspek sosial ekonomi. Mungkin memang bisa berdampak pada masyarakat miskin. Namun bagaimana secara sosial.”

“Karena apa, kekuatan pangan itu salah satunya ada di Jawa. Misalnya, jika akan menggeser pangan, harus diperhatikan juga dampak yang mungkin timbul bagi masyarakat yang sudah menanam tanaman pangan,” pungkasnya. (yan)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

headline

Malang Post – Dalam rangka percepatan Herd Immunity, Universitas Negeri Malang (UM) kembali sukseskan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 jenis Sinovac dosis pertama dan kedua yang ditujukan...

Pendidikan

Malang Post — SMAN 1 Sumberpucung berkomitmen mendukung pemerintah menangani pandemi Covid-19 yang belum mereda. Salah satunya melalui program vaksinasi remaja. Menggandeng Puskesmas Sumberpucung, vaksinasi dosis...

Malang Raya

Malang Post – Hutan Kota Malabar menjadi pusat kegiatan aksi bersih-bersih yang diinisiasi jajaran Kodim 0833 dalam hal ini Koramil Klojen pemangku wilayah. Tidak...

Malang Raya

Malang Post – Bank Sahabat Sampoerna (BSS) Malang bersama mitra bisnisnya, KSP Sahabat Mitra Sejati, kembali menggelontorkan ratusan paket sembako bagi masyarakat yang terdampak...

Malang Raya

Malang Post – Kodim 0833 Kota Malang melakukan berbagai upaya untuk tingkatkan imun di masa pandemi covid-19. Jumat (17/9), Komandan Kodim 0833/Kota Malang Letkol...

Malang Raya

Malang Post – Pemkab Malang gelar Vaksinasi Massal untuk pelajar bertajuk”Indonesia Sehat, Indonesia Hebat”. Bersinergi bersama Badan Intelijen Negara (BIN). Dihadiri Bupati Malang HM...

Malang Raya

Malangpost – Untuk memastikan kualitas bangunan sejumlah sasaran TMMD 112 Kodim 0818, Dandim 0818 Letkol Inf Yusub Dody Sandra terjun langsung di lokasi program...

Pendidikan

Malang Post — Ikatan Guru Taman Kanak -Kanak (IGTKI) Kecamatan Donomulyo melalui Dinas Pendidikan bidang Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat menggelar workshop....