Connect with us

Hi, what are you looking for?

Arema

Empat Asing Komplet, Tinggal Datang ke Malang dan Dikenalkan

BERLATIH: Pemain Arema terus melakukan persiapan untuk turun di Piala Walikota Solo 2021. Sembari menunggu kedatangan empat pemain asing, yang sudah deal dengan Arema FC. (Arema Official)

Malang Post – Arema FC hingga kemarin, masih belum memiliki pemain asing. Dari empat slot yang diperbolehkan, belum satupun dikenalkan. Tapi bukan lantas skuat Singo Edan ini, tidak punya calonnya. Bahkan konon sudah lengkap. Tinggal didatangkan ke Malang, teken kontrak dan dikenalkan.

Presiden Arema FC, Gilang Widya Pramana, yang membocorkan perburuan pemain asing untuk musim ini, sudah berakhir. Singo Edan sudah menjalin kesepakatan dengan empat pemain asing. Tiga non Asia dan satu Asia.

Baca Juga ----------------------------

‘’Pemain asing kita sudah selesai. Semua empat slot sudah penuh. Posisinya penjaga gawang, bek tengah, gelandang bertahan dan penyerang,’’ kata Gilang, kemarin.

Ke empat pemain asing ini, tambah dia, sedang perjalanan ke Indonesia. Setelah melalui masa karantina, mereka akan datang ke Malang dan langsung diperkenalkan sebagai pemain asing baru.

Gilang mengungkapkan, sebenarnya nama pemain asing ini, sudah diobrolkan dengan pelatih Eduardo Almeida, sesaat setelah dirinya diperkenalkan sebagai Presiden Klub Arema FC.

‘’Empat pemain asing itu, sebenarnya saat saya usai diperkenalkan jadi presiden, kita ngobrol sudah ada nama dan sesuai kebutuhan tim. Kemudian kita cari tambahan lokal. Sedang kita cari posisi CB (center back) sampai last minute akan kita buru,’’ ujar Gilang.

Dia juga mengatakan, saat dirinya masuk ke jajaran direksi, dengan membawa dana segar untuk belanja pemain. Hanya saja, stok pemain asing dan lokal sudah habis. Sehingga mereka kehabisan stok pemain asing dan lokal.

‘’Saya mendekati Arema hampir akhir perburuan masa kontrak. Tetapi kita kehabisan stok pemain asing dan lokal,’’ tutur Gilang.

Bahkan saat ditanya nominal dana yang disiapkan, pria yang juga disebut Crazy Rich Malang itu menyebut unlimited. Tergantung kebutuhan dan harga pemain yang bisa diambil Arema FC.

Tetapi dia kembali menegaskan, soal pemilihan pemain itu, dia tidak mau intervensi. Atau memilih pemain sesuai keinginannya sendiri. Semuanya tetap berdasarkan kebutuhan tim dan sudah melalui pertimbangan tim pelatih.

‘’Susahnya meski kita punya uang. Tapi dalam kondisi sudah dekat kick off kompetisi ini, jelas susah mencari pemain. Padahal kita inginnya pemain itu punya nama dan tentu saja harus bagus,’’ sebut Gilang.

Sementara itu, terkait mundurnya jadwal turnamen Piala Wali Kota Solo 2021, Arema FC merasa diuntungkan. Turnamen yang rencananya akan digelar pada 20-26 Juni 2021, dipastikan mundur.

Dari hasil manager meeting peserta turnamen dan panitia penyelenggara, Selasa (15/6/2021) lalu, telah diputuskan turnamen akan digelar 29 Juni sampai dengan 4 Juli.

Melihat tanggal kompetisi Liga 1 2021 yang akan digelar 10 Juli mendatang, tentu jadwal turnamen berdekatan dengan jadwal Liga 1 2021.

Gilang Widya Pramana pun menilai, ada keuntungan yang didapat dari mundurnya jadwal turnamen Piala Wali Kota Solo 2021 itu.

Keuntungannya, skuat Singo Edan memiliki waktu lebih lama untuk mempersiapkan tim. Termasuk bisa menunggu empat pemain asingnya, agar bisa bergabung saat turnamen digelar.

‘’Dengan diundurnya jadwal tanding di Piala Wali Kota Solo, Insyaallah nanti tim kami bisa bermain dengan full team terbaik. Semoga saja pemain asing kita, bisa segera bergabung dan bisa diturunkan di turnamen tersebut,’’ kata Gilang. (yan)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

News

Malang Post – Kepedulian sosial saat ini benar-benar diuji. Tak perlu jauh. Perhatian terhadap orang didekat kita. Mereka yang terpapar Covid. Pasti butuh support. Seperti...

headline

Malang Post – Program yang digencarkan Walikota Malang Drs H Sutiaji tentang lima strategi penanganan Covid mulai membuahkan hasil. Diantaranya Malpro (Malang beli produk lokal),...

Malang Raya

Malang Post – Setelah 37 tahun menjadi anggota polwan, Iptu Ni Made Seruni Marhaeni mengakhiri masa tugasnya di Polresta Malang Kota, pada usia 58 tahun....

Malang Raya

Malang Post – Ada yang menarik setelah rapat evaluasi Pemkot Malang dan Forpimcam Lowokwaru dan Blimbing. Walikota Malang Sutiaji dan peserta rakor mempraktekkan cara menggunakan...

Malang Raya

Malang Post –  Jumlah kasus Covid masih tinggi. Pemkot Malang pun menggelar rapat koordinasi dan evaluasi bersama Forum Koordinator Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam). Kali ini Kecamatan...

Malang Raya

Malang Post – Warga Kabupaten Malang menyambut antusias gelaran Vaksinasi Gotong Royong. Giat ini diselenggarakan IKA (Ikatan Keluarga Alumni) dan Keluarga Besar UB (Universitas Brawijaya),...

Pendidikan

Malang Post – Program akselerasi vaksinasi terus dilakukan pemerintah. Mulai dari tingkat pusat maupun di daerah. Tak ketinggalan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Ikut andil melakukan...

headline

Malang Post – Kementerian Agama Republik Indonesia menetapkan pemimpin baru beberapa institusi pendidikan di bawah naungannya. Salah satunya Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang...