Connect with us

Hi, what are you looking for?

Arema

Wadah… Siswantoro Tinggalkan Arema

Malang Post – Jelang 25 hari kick off kompetisi Liga 1-2021/2022, kubu Arema FC justru harus kehilangan satu dari tiga asisten pelatihnya, pekan depan. Padahal head coach anyar tim Singo Edan, Eduardo Filipe Arroja Almeida, sangat fokus dan begitu spartan mempersiapkan skuatnya. Bersama ketiga asistennya, termasuk pelatih penjaga gawang.  

Selama ini rutinitas latihan arsitek tim asal Lisbon, Portugal, tersebut didampingi trio asisten pelatihnya. Singgih Pitono, Kuncoro dan Siswantoro. Begitu juga pelatih kiper asal Brasil, Martin Goncalves Felipe Americo.

Baca Juga ----------------------------

‘’Iya saya harus meninggalkan tim (Arema FC.red.). Saya sudah menemui manajemen tim beberapa hari yang lalu. Alhamdulillah, manajemen mengerti dan memberikan saya izin untuk meninggalkan tim selama 14 hari. Mulai tanggal 21 Juni nanti. Saya bersama 36 pelatih lainnya dari seluruh Indonesia, akan mengikuti kursus kepelatihan lisensi A PSSI-AFC di Padang,’’ jelas Siswantoro.

Usut punya usut, ternyata mantan libero tim Singo Edan era Galatama 1995/1996 dan 1997/1998 itu, akan mengikuti Modul-1 kursus kepelatihan A PSSI/AFC atau A PSSI/AFC Diploma Coaching Course 2021. Akan digelar di Kota Padang, 21 Juni – 3 Juli 2021 mendatang. Dua instruktur dari PSSI akan damping mereka. Yakni Dr Emral Abus dan Yeyen Tumena.

‘’Seperti halnya Dendi Santoso, Hendro Siswanto dan Johan Alfarizi, sebelummya untuk ikuti kursus lisensi V PSSI-AFC. Sama, kami justru mendukung jika ada pelatih ataupun pemain aktif Arema FC musim ini, mengikuti A PSSI-AFC Coaching Course 2021. Selagi latihan dan kompetisi Liga 1 2021/2022 belum dimulai. Intinya manejemen Arema FC, tidak mempermasalakan jika para pelatih atau pemain mengambil kursus kepelatihan,’’ ujar Media Officer tim Singo Edan, Sudarmaji.

Pelatih kelahiran Madiun, 2 Mei 1968 tersebut tak sendirian. Diikuti 37 pelatih se Indonesia, termasuk peserta dari Malang lainnya, Fahrial Amiq, S.Or, M.Pd (PS UM Malang). Penyelenggaraan di Kota Padang, 21 Juni-3 Juli 31 Januari 2021, hanya untuk Modul-1, sebelum berlanjut ke Modul-2 di tempat dan waktu yang berbeda berselang.

Siswantoro sendiri alumni Strata-1 (S-1) dan magister pada Fakultas Ilmu Eksakta dan Keolahragaan, Jurusan Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (PJKR) IKIP Budi Utomo (IBU), Kota Malang.

Sebelumnya pria yang pernah mencalonkan sebagai Ketua PSSI Askab Malang ini, telah kantongi lisensi B PSSI-AFC pada tahun 2017, di National Youth Training Centre, Sawangan-Depok, Jawa Barat.

Sementara untuk mendapatkan lisensi A  Pro, tentu saja tak mudah. Sebelumnya harus memiliki sertifikat mulai dari D, C, B, dan A. Plus harus mengeluarkan uang yang sangat besar.

PSSI sudah menentukan daftar harga kursus lisensi kepelatihan. Seperti disampaikan Ketua Asosiasi Pelatih Sepak Bola Seluruh Indonesia (APSSI), Yeyen Tumena. Karena tidak murah, tidak sedikit pelatih-pelatih SSB di pelosok Indonesia, tidak memiliki lisensi.

‘’Kenapa teman-teman di daerah sulit mendapatkan lisensi kepelatihan, pertama karena jauh. Tidak semua daerah bisa menggelar kursus kepelatihan. Terkadang mereka harus terbang jauh ke Jakarta dan beberapa kota lainnya,’’ katanya.

Yeyen Tumena menyebutkan, daftar harga kursus lisensi kepelatihan yang sudah ditentukan PSSI. Untuk kursus kepelatihan lisensi D nasional, Rp5 juta. Lisensi C nasional Rp10 juta. Lisensi B Rp25 juta. Setelah untuk lisensi A Rp35 juta. Dan lisensi A Pro Rp180 juta.

Yeyen Tumena menyebutkan daftar harga kursus lisensi kepelatihan yang sudah ditentukan PSSI. (yan)

Instruktur (PSSI-AFC) :

  1. Dr Emral Abus
  2. Yeyen Tumena

Peserta      :

  1. Fahri Amiq, S.Or, M.Pd
  2. Drs Siswantoro, M.Pd
  3. Danilo Fernando Bueno De Almeida
  4. Hendra Susila
  5. Akhyar Ilyas
  6. Abdul Rohman
  7. Dwi Priyo Utomo
  8. Jamal Yastro
  9. Sansan Susanpur
  10. Indriyanto Setyo Adi Nugroho
  11. Yayat Hidayat
  12. Mial Atman
  13. Adnan Mahing
  14. Budiardjo Thalib
  15. Eduard Ivakdalam
  16. Ilham Jaya Kesuma
  17. Mukti Ali Raja
  18. Riswandi Yulnedi
  19. I Wayan Sukadana
  20. Asep Ardiansyah
  21. Andri Wijaya
  22. Gendut Doni Christianto
  23. Sahala Marudut Tigor
  24. Danilo Fernando
  25. Dian Oktoveri
  26. Dian Rama Saputra
  27. Hengki Ardiles
  28. Ilham Romadhona
  29. Khusnul Yakin
  30. Leo Saputra Jacob
  31. Rahmat Hidayat
  32. Ricky Riskandi
  33. Wasiatul Akmal
  34. Zuchli Imran Putra 
  35. Lulut Kistono
  36. Ahmad Amiruddin
  37. Bagus Pramono

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

Dahlan Iskan

Sudah 10 hari saya tidak menerima WA dari senior saya itu: Christianto Wibisono. Tumben. Biasanya hampir tiap hari beliau mengirimi saya info. Apa saja....

Malang Raya

Malang Post – Pemkot Malang terus menyalurkan bantuan sosial (Bansos) bagi masyarakat yang terdampak PPKM Level 4. Sabtu (24/7/2021), bansos disalurkan pada warga dua...

Dahlan Iskan

KALI ini yang mendapat giliran meninggal karena Covid adalah ulama perempuan: Prof Dr Huzaemah Tahido Yanggo, 71 tahun (lahir 30 Desember 1949 di Palu)....

headline

Malang Post – Program Studi Doktor (S3) Ekonomi Syariah Univesitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Maliki) membuka pendaftaran mahasiswa baru gelombang II pada 1 Juli...

Malang Raya

Malang Post – Zahidhan Syahrul Syofiudin (18) salah satu anak dari buruh tani serabutan. Berhasil lolos seleksi Bintara Polri tahun 2021, Kamis (22/7/2021) malam. Ini membuat bangga sekaligus mengangkat nama...

Pendidikan

Malang Post – Lima mahasiswa Fakultas Ilmu Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Brawijaya (FPIK UB) terinspirasi membuat body lotion yang mampu mencegah Covid-19. Indri Dwi...

Ekobis

Malang Post – PT Sekar Bumi Tbk, membukukan penjualan Rp 3,1 triliun tahun 2020. Naik 50 persen dari tahun sebelumnya. Keberhasilan emiten dengan kode perdagangan SKBM...

Dahlan Iskan

IA ada di dalam, tapi tidak sampai menjadi orang dalam. Itulah Sarwono Kusumaatmadja. Yang 24 Juli besok berulang tahun Ke-77. Saya baru selesai membaca...