Connect with us

Hi, what are you looking for?

Malang Raya

Masyarakat Tumpang Antusias, Dinkes Tambah Jadwal Vaksinasi

Forpimcam Tumpang memantau pelaksanaan vaksin. (giman)

Malang Post – Pelaksanaan program vaksibasi massal yang dilakukan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang mendapat respon positif masyarakat. Ini dilihat dari banyaknya warga yang datang ke lokasi vaksinasi. 

Seperti di Kantor Kecamatan Tumpang Kabupaten Malang. Antusias masyarakat yang datang untuk vaksin begitu tinggi. Hingga membludak. Bahkan cenderung berpotensi menyebabkan kerumunan. 

Baca Juga ----------------------------

Terlihat, dalam pelaksanaan vaksinasi tahap pertama di hari terakhir, yakni Jumat (11/6/2021) diikuti ratusan masyarakat. Baik warga Kecamatan Tumpang, atau bahkan ada juga dari Kota Malang.  

Membludaknya masyarakat yang akan divaksin tersebut tidak diduga. Pasalnya, target awalnya vaksinasi massal khususnya di Kecamatan Tumpang sebanyak 1.800 orang. Rencananya dilakukan dalam 3 hari. Artinya dalam sehari ada sebanyak 600 orang yang divaksin. 

Warga yang antusias ikut vaksin covid. (giman)

“Antusias masyarakat luar biasa, semakin hari meningkat. Saya mohon maaf banyak warga yang sudah datang tapi tidak bisa ikut vaksin karena terbatas. Penyediaan vaksin dalam satu hari itu ada sebanyak 600 kuota. Lalu hari ini ditambah 200 karena ada lonjakan warga yang datang untuk vaksinasi,” ujar Camat Tumpang, Sukarlin.

Melihat antusias masyarakat untuk divaksin begitu tinggi, Dinkes Kabupaten Malang pun memutuskan memberikan jadwal tambahan pelaksanaan vaksinasi. Harapannya agar bisa memfasilitasi masyaraat yang belum mendapatkan kuota untuk vaksin. 

“Hari ini antrian yang cukup panjang. Karena memang semata keinginan masyarakat yang ingin vaksin. Tapi saya bersama satgas kecamatan, sudah menyampaikan kepada masyarakat bahwa kuota vaksinasi sudah habis sehingga pukul 08.00 WIB, masyarakat (yang awalnya antri) sudah pulang,” jelasnya. 

Sejauh ini, Sukarlin masih terus memegang prinsip Bupati Malang HM Sanusi yang ingin melayani masyarakat terkait vaksinasi. Karena dalam hal ini, Pemkab Malang ingin Kabupaten Malang segera bebas dari covid-19.

“Targetnya sebenarnya hanya tiga hari. Mulai Rabu sampai Jum’at ini. Tapi melihat antusias yang tinggi, akhirnya akan ditambah waktunya mulai hari Senin sampai rencananya tanggal 20 Juni 2021. Tapi melihat kondisi dan kuota vaksinnya dulu,” terangnya. 

Di tempat yang sama, Kapolsek Tumpang, Iptu Bagus Wijanarko mengatakan, untuk mengantisipasi lonjakan antrian tersebut, Polsek Tumpang beserta anggota TNI turut membantu proses jalannya vaksinasi massal itu.

“Kami beserta anggota TNI berjaga di pintu gerbang kantor kecamatan, sterilisasi juga sudah kami lakukan sejak pagi hari, tempat vaksinasi pun juga telah diatur jaraknya, karena ada empat pos pelayanan disini,” pungkasnya. (yan)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

Malang Raya

Malang-Post – Program vaksinasi Covid-19 di Kota Malang terus dilakukan. Selasa (15/6/2021) pagi, giliran warga RW 11 Kelurahan Cemorokandang yang divaksin.  Vaksinasi diikuti 150...

Malang Raya

Malang Post – Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Malang mendapatkan anggaran sebesar Rp 1,2 Triliun dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2021. Jumlah...

Malang Raya

Malang Post – Pembangunan jembatan Srigonco di Kecamatan Bantur Kabupaten Malang terus dimatangkan finishingnya. Agar dapat segera dimanfaatkan. Jembatan ini, merupakan akses yang dibangun untuk mempermudah...

Malang Raya

Malang-Post – Stok darah di Unit Transfusi Darah (UTD) Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Malang mengalami naik turun (fluktuatif). Bahkan rawan menipis, seiring dengan...

Dahlan Iskan

Mereka sudah vaksinasi. Sudah dua kali. Tapi, sembilan anggota DPRD Surabaya itu tertular Covid-19. Itulah headline Harian Disway edisi Jumat lalu. Itu menambah kekhawatiran...

Malang Raya

Malang Post – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Malang menilai keberadaan warung-warung di sepanjang Jalur Lintas Selatan (JLS) menutupi panorama pantai. Sehingga mengganggu pemandangan...

Socialnet

Malang Post – Lembaga Studi CISSReC menyebutkan sebanyak 8.797.669 data kependudukan warga Indonesia bocor di situs web para hacker. Mirisnya, data yang paling banyak...

headline

Malang Post –  Terkait temuan mayat tinggal tulang belulang, Kapolsek Poncokusumo AKP Marsono hingga kini belum menerima laporan warga yang kehilangan kerabat. Begitu juga...