Connect with us

Hi, what are you looking for?

News

Turun Drastis, Terapkan Strategi Khusus Tarik Wisatawan Manca

Kampung Tridi Kota Malang (Foto: Istimewa)

Malang Post –  Situasi pandemi covid-19 yang hingga saat ini belum usai. Membuat kunjungan wisatawan di Kota Malang menurun drastis. Bahkan, wisatawan mancanegara terbilang mengalami penurunan hingga 100 persen. Selama pandemi ini, para wisatawan masih waspada untuk mengunjungi destinasi wisata di Kota Malang.

Guna mendukung upaya pemulihan ekonomi nasional, sektor jasa usaha pariwisata di Kota Malang terus memperkuat berbagai strategi. Hal ini, agar para wisatawan dapat melirik kembali untuk berkunjung ke Kota Malang dengan kepastian kondisi aman dan nyaman.

Baca Juga ----------------------------

Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang Ida Ayu Made Wahyuni mengatakan. Strategi yang dikuatkan untuk kembali bisa menggaet wisatawan mancanegara, yakni berkaitan dengan jasa usaha pariwisata yang harus memenuhi standart CHSE (Clean, Health, Safety, and Environment) dari Kementarian Pariwisata dan Ekonomi Kreaitif (Kemenparekraf).

Dalam hal ini, bukan hanya industri pariwisatanya saja, melainkan melibatkan dari Sumber Daya Manusia (SDM) yang mumpuni. 

“Kalau strateginya kita memang kuatkan dulu CHSE di sektor pariwisata. Tidak hanya pelaku industrinya tetapi juga bagaimana SDM kita,” pungkasnya.Penguatan CHSE di sektor jasa usaha pariwisata ini sebagai bentuk pembuktian untuk memberikan rasa percaya bagi wisatawan yang ingin berkunjung ke Kota Malang. 

Hal ini pula, nantinya berkaitan dengan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 yang tengah dilakukan oleh jasa pariwisata. Mulai dari ketersediaan thermo gun, penyediaan alat cuci tangan, hingga penerapan kapasitas pengunjung di tempat wisata. 

“Penguatan CHSE itu betul-betul kita lakukan agar wisatawan ini trust-nya ke kita dapat. Kalau kita menyepelekan, prokes dan sebagainya, mereka juga kan khawatir mau ke kita, penguatan dulu untuk pemulihannya,” ungkapnya. (yan)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

Malang Raya

Malang Post –  Kota Malang dikenal sebagai kota dengan berbagai ragam potensi pariwisata, budaya, sejarah dan ekonomi kreatif. Sehingga tak jarang menjadikan Kota Malang...

Pendidikan

Malang Post — Sepanjang tahun 2021, pandemi Covid-19 masih terjadi. Semua pihak berjuang bersama menuntaskan. Meski masih terjadi, namun akhir tahun ini angka penambahan pasien...

Wisata

Malang Post — Banjir bandang yang melanda delapan desa di Kota Batu, Kamis (4/11/2021) nampaknya turut berdampak pada sektor pariwisata Kota Batu. Akibat bencana itu,...

Malang Raya

Malang Post — Desa Beji, Kecamatan Junrejo dikenal sebagai sentra perajin tempe di Kota Batu. Lantaran sebagian besar masyarakatnya bermatapencaharian sebagai produsen tempe. Total terdapat...

Malang Raya

Malang Post —  Masyarakat yang tinggal di kawasan RW 07 Kelurahan Bandungrejosari boleh berbangga. Lantaran meraih penghargaan dari pemerintah Kota Malang, melalui Dinas Ketahanan...

Malang Raya

Malang Post –  Efek Bocil (Bocah Cilik). Kata itu sangat tepat menggambarkan situasi pariwisata di Kota Batu saat ini. Pasalnya setelah turun level Pemberlakuan Pembatasan...

Wisata

Malang Post — HARRIS Day, event olahraga tahunan untuk mempromosikan gaya hidup sehat yang dihadirkan HARRIS Hotels. Kembali hadir tahun ini menyambut ulang tahun Brand...

Malang Raya

Malang Post — Tiga bulan (Juli-Oktober) di kurung Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) nyatanya tak terlalu berdampak pada iklim investasi di Kota Batu. Dari target...