Connect with us

Hi, what are you looking for?

Malang Raya

25 Juni Pedagang Pasar Madyopuro Harus Pindah

Suasana pindahan Pasar Madyopuro. (joffa)

Malang-Post – Proses pembenahan fasilitas di sejumlah pasar rakyat oleh Pemkot Malang terus dikebut. Bulan depan, giliran Pasar Madyopuro bakal dilakukan revitalisasi. Para pedagang diberi waktu dua pekan agar segera pindah. Sementara menempati lapak relokasi yang disediakan di Terminal Madyopuro.

Pengelola Pasar Madyopuro, Risman Hadi mengatakan. Pihaknya telah mempersilakan para pedagang. Terutama yang berada di los pasar agar segera pindah. Pemindahan berlangsung mulai hari ini, 10 Juni hingga 25 Juni 2021. 

Baca Juga ----------------------------

“Mulai hari ini pedagang sudah harus pindah. Karena sudah empat hari kemarin, pedagang sudah mengambil nomor lot untuk pemilihan lapak relokasi,” pungkasnya, Kamis (10/6/2021).

Revitalisasi Pasar Madyopuro hanya di bagian los. Sementara bedak tetap. Nantinya akan ada 269 pedagang yang diminta untuk pindah sementara ke lapak relokasi. 

“Sebenarnya instruksi dari dinas sudah enam bulan lalu. Kemudian kami sosialisasikan ke pedagang dari blok A sampai L1 agar segera pindah. Lapak juga telah kami siapkan,” ungkapnya.

Kabar revitalisasi Pasar Madyapuro telah didengungkan Pemerintah Kota Malang sejak tahun 2020. Revitalisasi ini, dilakukan dalam rangka pemeliharaan pasar.

Karena di bagian los pasar yang akan direvitalisasi ini, merupakan bangunan hasil swadaya pedagang pada tahun 2004. 

“Sebenarnya keluhan dari pedagang sejauh ini tidak ada. Karena mungkin dulunya, hasil swadaya pedagang. Kemudian saat ini mendapat bantuan dari pemerintah. Harapannya proses jual beli berlangsung lebih nyaman,” ucapnya.

Sementara itu, sejumlah pedagang pun mengapresiasi. Karena telah ada rencana pembangunan pasar yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Malang. Seperti disampaikan Suparti, pedagang sayur mayur yang berjualan di Pasar Madyopuro. 

“Sebenarnya pedagang ini bingung. Ketika mau dibangun sama pemerintah. Bingungnya saat akan direlokasi. Dulu relokasi mau di Velodrom tapi pedagang gak mau. Maunya ya di terminal ini biar dekat,” katanya.

Selain itu, dampak dari pandemi Covid-19 kondisi pasar sepi. Sempat dikhawatirkan pedagang ketika nanti direlokasi. 

“Akhirnya mau tidak mau kami harus setuju. Karena pedagang sudah mengambil nomor lot. Untuk keluhan memang sejauh ini tidak ada. Palingan ya dampak dari pandemi ini dan adanya PKL liar di luar pasar,” bebernya. (yan)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

Malang Raya

Malang Post– Jabatan dan nama Kasat Pol PP Kota Batu, M Nur Adhim, dimanfaatkan untuk meminta dana ke pengembang di Kota Batu. Kasus ini...

Malang Raya

Malang Pos – Menyambut HUT ke 75 Bhayangkara  pada 1 Juli mendatang, Induk Koperasi Kepolisian Republik Indonesia (Inkoppol) bersama Kapusdokkes Polri dan Karumkit Polda...

News

Malang Post – Satgas Covid-19 Kecamatan Sumbermanjing Wetan bersama sejumlah relawan mendirikan dapur umum. Untuk memenuhi kebutuhan makan warga Dusun Rowoterate Desa Sitiarjo selama...

Malang Raya

Malang Post – Dusun Rowoterate, Desa Sitiarjo Kecamatan Sumbermanjing Wetan Kabupaten Malang dinyatakan zona merah Covid-19. Pasalnya, 5 warganya, teridentifikasi positif Covid-19 pada Sabtu...

News

Malang Post – Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kecamatan Sumbermanjing Wetan benar-benar membatasi akses keluar masuk Dusun Rowoterate Desa Sitiarjo, sejak Minggu (20/6/2021). Langkah ini...

Malang Raya

Malang-Post – Pemerintah terus kebut vaksinasi Covid-19 untuk mencapai kekebalan kelompok (herd immunity).  Kali ini warga RW 03 Kelurahan Sumbersari menjalani vaksinasi Covid-19 pada...

Pendidikan

Malang-Post – Selain pendidikan, pengajaran dan penelitian, pengabdian pada masyarakat juga bagian dari Tri Dharma perguruan tinggi. Itu juga dilaksanakan  tim dosen Universitas Muhammadiyah...

Malang Raya

Malang-Post – Empat bakal calon Kepala Dinas Pemadaman Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Batu harus bersaing keras memperebutkan posisi puncak. Sebelum melakukan uji kompetensi...