Connect with us

Hi, what are you looking for?

Pendidikan

Kuliah Tatap Muka, Rektorat Tunggu SE Walikota Malang

ilustrasi (Foto: cnn)

Malang Post – Sejumlah perguruan tinggi negeri (PTN) masih maju mundur untuk menggelar perkuliahan tatap muka. Padahal, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan-Riset dan Teknologi (Kemendikbud-Ristek) RI sudah memberikan restu.

Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim (Maliki) Malang, sudah bersiap. Tapi masih membutuhkan tata laksana. Sedangkan Universitas Negeri Malang (UM) beralasan menunggu instruksi resmi. UIN Malang, rencana kuliah tatap muka itu sudah dibahas Rabu 2 Juni 2021.

Baca Juga ----------------------------

”Sesungguhnya kita punya rencana untuk meng-offline-kan para mahasiswa baru,” ungkap Rektor UIN Maliki Malang Prof Dr H Abdul Haris MAg.

Prof Haris mengatakan, sebelum dimulainya kuliah tatap muka, pihaknya memerlukan tata laksana yang sesuai dengan ketentuan. Artinya, tidak boleh ada pelanggaran sedikit pun.
karena itu merupakan hal yang sensitif. Standar protokol kesehatan (prokes) harus dikuatkan agar tak sampai menimbulkan klaster baru.

Berbeda dengan kampus umum, di UIN Maliki seluruh mahasiswa baru wajib masuk mahad atau asrama. Sehingga, mahasiswa baru dapat dipantau lebih dulu.

”Kita diuntungkan, mahasiswa baru ini semuanya di satu lokasi. Kita mengambil ibrah (pelajaran dari pengalaman yang menimpa orang lain) dari pesantren,” sambung Prof Haris yang masuk bursa Calon Rektor (Carek) UIN Maliki untuk periode selanjutnya itu.

Haris mengatakan, pembelajarannya juga direncanakan diatur sedemikian rupa untuk mengantisipasi penularan virus corona. Misalnya hanya menggunakan 50 persen dari kapasitas normalnya.

”Jadi, satu kelas ada 20 mahasiswa dengan jaga jarak. Sisanya mengikuti secara daring,” sambungnya.

Di pihak lain, Sub Koordinator Humas Universitas Negeri Malang (UM) Ifa Nursanti menyatakan, masih menunggu instruksi lebih lanjut. Sebab, pihaknya masih menggelar kuliah secara daring (online) pada semester depan. Jika memang ada kuliah tatap muka, UM akan mengizinkan.Namun sebatas untuk kegiatan praktikum.

”Jika memang ada izin dan legalitasnya, ya kami akan terapkan (kuliah tatap muka),” ujar dia.
Sebagai persiapan, UM menyediakan standar prokes. Seperti tempat cuci tangan, thermogun, maupun penataan ruang yang berjarak. Ifa mengakui, bahwa mahasiswa UM juga ingin kuliah tatap muka. Namun, kondisi covid-19 yang masih tinggi, jadi penyebab belum ada kuliah tatap muka.

Ifa berharap surat edaran (SE) dari walikota terkait kuliah tatap muka. Itu menjadi acuan dasar hukum mereka dapat menggelar tatap muka. Selama ini, restu dari Walkota Malang Sutiaji terkait perkuliahan tatap muka masih sebatas lisan. Sehingga UM tidak berani menggelar perkuliahan offline.

”Kami harapkan seperti itu. Tapi kami juga tidak gegabah demi keselamatan mahasiswa,” tandasnya.

Sementara itu, Universitas Brawijaya (UB) akan menerapkan sistem perkuliahan blended learning. Artinya dilakukan daring maupun luring. Rektor UB Prof Dr Ir Nuhfil Hanani AR MS menjelaskan, sistem perkuliahan tersebut dilakukan demi menjaga prokes. Nantinya, dalam satu kelas ada 25 persen mahasiswa mengikuti pembelajaran secara luring. Selebihnya, 75 persen daring.

”Tentunya ini sebagai langkah mempermudah mahasiswa yang rindu suasana belajar di kampus maupun kesusahan saat daring,” ujarnya beberapa waktu yang lalu.

Prof Nuhfil menambahkan, mahasiswa UB yang ditentukan untuk hadir di kampus yakni mahasiswa semester I, III dan yang sedang menyusun tugas akhir. Pembagian itu nantinya harus mendapatkan persetujuan dari orang tua/wali mahasiswa. Mahasiswa yang tidak mendapat persetujuan dari orang tua/wali tidak diperbolehkan mengikuti kuliah secara luring. (yan)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

Dahlan Iskan

INI soal 2 triliun juga. Kalau dikumpulkan. Dan lagi tulisan ini pasti aman: tentang durian. Disenangi di gurun sekaligus di kolam. Tidak mengenal agama...

Dahlan Iskan

AKHIRNYA saya bertemu dengan orang yang sangat dekat dengan Heryanti, putri bungsu Akidi Tio –yang menyumbang Kapolda Sumsel Rp 2 triliun itu. Kemarin malam...

headline

Malang Post – Penanganan korban gempa di Kabupaten Malang yang terjadi Sabtu 10 April 2021 hingga kini masih berlanjut. Saat ini Pemkab Malang masih melakukan...

Pendidikan

Malang Post – Peluang bisnis diluar negeri sudah saatnya dikembangkan. Maka informasi dan data terkait, punya arti penting. Menjadi dasar pengetahuan pengembangan. Dalam rangka itu,...

headline

Malang Post – Serah terima jabatan (sertijab) Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang berlangsung beda. Cukup singkat. Dilakukan hybrid atau gabungan daring (dalam jaringan) dan...

Dahlan Iskan

SAYA menghubungi beberapa pengusaha besar. Apakah mereka ”tersinggung” oleh Aki. Terutama setelah Aki –begitu Akidi Tio biasa dipanggil–  tiba-tiba menyumbang Rp 2 triliun kepada...

Malang Raya

Malang Post – PMII Kota Malang, Kamis (29/7/2021) melakukan audiensi dengan Walikota Malang, Drs H Sutiaji. Terkait penerapan PPKM Level 4 di Kota Malang. Berlangsung...

Pendidikan

Malang Post – Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (FKUB) melakukan Pengabdian Masyarakat. Memberikan bantuan 800 paket sembako dan paket kesehatan. Sasarannya, beberapa panti asuhan yang tersebar...