Connect with us

Hi, what are you looking for?

Malang Raya

KIK Inovasi Dindikbud Kota Malang bagi Seniman

Salah satu kegiatan pelestarian seni budaya yang dilakukan Pemkot Malang dengan melibatkan seniman lokal. (istimewa)

Malang-Post – Keberadaan seniman di Kota Malang juga menjadi perhatian Pemkot Malang. Sayangnya, banyaknya seniman yang tergabung dalam komunitas sanggar seni atau kelompok seni, tidak aktif. Sementara namanya masih tercatat.

Seniman kurang dilirik atau dikenal masyarakat luas. Padahal mereka memiliki andil yang cukup besar. Mengenalkan seni tradisional ke kancah yang lebih luas.

Baca Juga ----------------------------

Pemkot Malang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) pun hadir. Membuatkan Kartu Induk Kesenian (KIK). Agar mempermudah pendataan organisasi seni yang masih aktif.

Kepala Dinas Dikbud Kota Malang Suwarjana mengimbau. Para seniman di Kota Malang proaktif mendapatkan KIK. Terlebih komunitas seni yang masih ada, amun sudah tidak aktif. Sehingga, proses pendataan bisa berjalan optimal. 

Kepala Dinas Dikbud Kota Malang Suwarjana. (istimewa)

“Ini kami buat karena banyak sanggar seni atau kelompok-kelompok seni yang namanya masih ada, tapi sudah tidak aktif lagi. Akhirnya kami punya ide bikin KIK. Ini untuk pendataan,” katanya.

Pendaftaran sendiri sudah bisa dilakukan mulai Juni 2021 secara mandiri. Caranya, mengakses website dikbud.malangkota.go.id. Kemudian memilih menu “kebudayaan” lalu “pendaftaran sanggar”.

KIK ini tak hanya sekadar untuk pendataan. Melainkan mempermudah akses ketika akan digelar kegiatan kesenian di lingkungan pemerintah daerah. 

“Nanti ke depannya, jika ada program pemerintah, bisa mudah disalurkan informasinya ke seniman-seniman sesuai data tadi. Juga memudahkan kalau ada kegiatan-kegiatan seni di lingkungan pemda,” pungkasnya.

Lebih jauh,  para seniman yang masuk pendataan dan memiliki KIK, sekaligus menjadi partner pemda dalam pengembangan seni tradisi di Kota Malang. Sehingga, berbagai kegiatan seni budaya yang diadakan di area dalam kota maupun luar kota, akan mudah melibatkan seniman atau kelompok seni yang sudah terdaftar. 

“Intinya ini untuk pengembangan seni tradisional di Kota Malang. Juga untuk meningkatkan kesejahteraan bagi seniman di Kota Malang,” ungkapnya. (yan)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

Malang Raya

Malang Post – Hujan deras di Malang, sore hingga jelang petang, Rabu (16/6/2021) mengakibatkan rusaknya satu jembatan. Akses utama menuju pantai Lenggoksono. Jalur sekitar juga banjir,...

Arema

Malang Post – Arema FC Women, meneruskan tren positif. Sekaligus menjadi tim paling superior dalam babak penyisihan Grup B Women Open Sriwijaya FC Championship 2021. Di laga...

News

Malang Post – Presiden Klub Arema, Gilang Widya Pramana, dalam sesi teleconference secara virtual dengan awak media, Minggu (6/6/2021) petang lalu, memasang target tinggi untuk ARema...

Arema

Malang Post – Di bawah kendali Presiden Klub yang baru, Gilang Widya Pramana, banyak gebrakan dan segudang rencana jangka pendek atau panjang untuk Arema FC....

Malang Raya

Malang Post – TP PKK Kota Malang bekerja sama dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Dispangtan) menggalakkan program urban farming atau pertanian perkotaan. Saat ini,...

Kriminal

Malang Post – Polsek Turen meringkus dua pelaku diduga terlibat kasus penipuan dan penadah barang kejahatan. Satu tersangka, seorang wanita dan pernah berstatus guru honorer. ...

headline

Malang Post – Sengketa tanah Pemkot Malang melawan warga kawasan Madyopuro, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang terus bergulir. Saat ini, telah masuk tahap Pemeriksaan Setempat (PS)...

News

Malang Post – Rendahnya perolehan retribusi parkir di tepian jalan umum benar-benar menjadi sorotan berbagai pihak. Oleh karena itu, MPC Pemuda Pancasila (PP) Kota Batu...