Connect with us

Hi, what are you looking for?

Malang Raya

Dewan Minta Verifikasi Rumah Rusak Akibat Gempa Segera Rampung

Anggota Fraksi Gerindra DPRD Kabupaten Malang saat menemui sejumlah perwakilan warga Kecamatan Tirtoyudo yang rumahnya rusak akibat gempa.

Malang Post – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Malang mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang segera menuntaskan pendataan rumah rusak akibat gempa beberapa waktu lalu. Pasalnya, pendataan tersebut dibutuhkan agar bantuan gempa segera dapat disalurkan. 

Fraksi Gerindra menerima aduan dari perwakilan masyarakat Kecamatan Tirtoyudo, yang rumahnya rusak akibat gempa.

Baca Juga ----------------------------

“Jadi hari ini, kami terima aduan dari perwakilan setiap desa di Tirtoyudo. Mereka minta kejelasan bantuan yang disampaikan Presiden Joko Widodo saat berkunjung ke Kabupaten Malang beberapa waktu lalu,” ujar Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Malang, Zia Ulhaq melalui sambungan telepon, Rabu (9/6/2021). 

Ia menjelaskan, bantuan nantinya akan ditransfer kepada yang bersangkutan. Namun, bantuan ini hanya untuk rumah yang rusak dalam kategori ringan dan sedang saja.

Sedangkan rumah yang rusak berat, akan langsung dibangunkan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR).

“Jadi nanti yang rusak ringan dan sedang akan ditransfer. Saat ini, yang sudah diverifikasi datanya, sedang dibuatkan rekening. Melalui perbankan. Entah nanti siapa yang ditunjuk.

Sedangkan yang rusak berat akan langsung dibangunkan oleh Kemen PUPR. Melalui rekanan. Kabarnya nanti butuh 4 sampai 5 rekanan,” imbuh Zia. 

Sementara itu, bagi warga yang sudah terlanjur merenovasi rumahnya mandiri, tidak berdampak pada bantuan yang akan disalurkan. Artinya, bantuan tetap akan bisa diserahkan dengan semestinya. 

“Insya Allah aman Tidak perlu khawatir. Artinya, bantuan itu akan diberikan dalam bentuk dana melalui rekening, jadi tetap akan disalurkan. Sedangkan bagi yang rusak berat yang sudah terlanjur direnovasi mandiri, Kemen PUPR meminta agar yang punya rumah menyediakan ruang. Agar tetap bisa dibangunkan,” terang Zia. 

Maka dari itu, pihaknya mendorong agar pihak Badan Penanggulangan Daerah (BPBD) Kabupaten Malang segera merampungkan pendataan dan verifikasi tersebut. Pasalnya menurut Zia, bantuan tersebut dapat segera direalisasikan jika verifikasi data sudah utuh 100 persen. Sedangkan hingga saat ini masih 80 persen.

“Sebenarnya enggak ada kendala. Tapi memang masih proses. Pendataan kan melibatkan perangkat kecamatan dan desa. Juga sama PU Cipta Karya (DPKPCK). Kami minta, bulan ini pendataan bisa selesai,” pungkasnya.(yan)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

Dahlan Iskan

Mereka sudah vaksinasi. Sudah dua kali. Tapi, sembilan anggota DPRD Surabaya itu tertular Covid-19. Itulah headline Harian Disway edisi Jumat lalu. Itu menambah kekhawatiran...

Malang Raya

Malang-Post – Komandan Kodim 0833/Kota Malang Letkol Arm Ferdian Primadhona, S.E, M. Tr (Han) bersilaturahmi dengan Keluarga Besar Tentara Nasional Indonesia atau KBT, Sabtu...

Malang Raya

Malang-Post – Mayat bayi lelaki berusia kandungan sekitar enam sampai tujuh bulan ditemukan di Jl Abdul Ghani Atas, Kelurahan Ngaglik, Kecamatan/Kota Batu. Saat ditemukan,...

Malang Raya

Malang-Post – Dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19, aparat gabungan Polsek Kedungkandang, Koramil Kedungkandang, Satpol PP, pihak kelurahan dan Linmas kembali menggelar operasi...

Ekobis

Malang-Post – Rencana pemerintah mengenakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) untuk bumbu-bumbuan, direspon pedagang di Pasar Lawang, Kabupaten Malang. “Mosok Pak, bumbu-bumbuan juga kena pajak, cek...

Opini

Mental health atau kesehatan mental terutama bagi generasi muda,saat ini para remaja seringkali menyepelekan kesehatan mental,bahkan lebih mengutamakan kesehatan fisik padahal kesehatan mental juga...

Malang Raya

Malang Post – Rencana Pemkab Malang yang akan membuka perkebunan sawit sekitar 60 hektar di Malang Selatan menuai protes dari berbagai kalangan. Ini juga menjadi...