Connect with us

Hi, what are you looking for?

Malang Raya

Ajak Wartawan Majukan Malang, Wabup Siap Dikritik

Sosialisasi Kode Etik Jurnaistik yang digelar Diskominfo Kab Malang

Malang Post – Wakil Bupati Malang, Didik Gatot Subroto mengajak wartawan berkomitmen dan berkontribusi nyata memajukan Kabupaten Malang. Tentunya tetap dalam koridor sebagai pewarta. Membuat produk jurnalistik atau berita yang membangun. 

Artinya, menurut politisi Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan ini, bukan hanya berita kehumasan saja. Namun, dirinya siap jika sewaktu-waktu ada kritik yang disampaikan melalui sebuah berita.

Baca Juga ----------------------------

“Kami (Pemkab Malang) mau dikritik. Artinya, itu juga untuk membangun Kabupaten Malang lebih maju. Namun tentunya harus tetap profesional dalam menjalankan tugasnya sebagai seorang jurnalis,” ujar Didik dalam sosialisasi Kode Etik Jurnalistik (KEJ) oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Malang, Rabu (9/6/2021).

Sosialisasi Kode Etik Jurnaistik yang digelar Diskominfo Kab Malang

Salah satunya, dengan membuat sebuah karya berita tentang potensi-potensi yang dimiliki Kabupaten Malang. Seperti potensi wisata, pertanian ataupun potensi lainnya. Salah satu muaranya, untuk dapat meingkatkan perekonomian masyarakat Kabupaten Malang. 

“Kabupaten Malang ini ‘kan memiliki 378 Desa 12 Kelurahan, jika berhasil mengangkat dalam bentuk berita, maka akan memunculkan potensi-potensi daerah. Selain menulis, saya berharap teman-teman wartawan juga bisa menjadi pemandu wisata atau tour guide potensi daerah di tulisan itu. Karena lebih mengerti dan memahami potensinya,” terang Didik. 

Sementara itu, menurut Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur (Jatim) Ainur Rochim, peran wartawan memang diperlukan. Mengingat keberadaan wartawan juga termasuk di dalam lima pilar demokrasi. Namun, dalam menjalankan fungsinya sebagai pewarta wajib mematuhi Kode Etik Jurnalistik (KEJ). 

“Wartawan itu masuk dalam lima pilar demokrasi. Kalau wartawan perannya dimatikan, demokrasi bisa hilang. Bentengnya jurnalis adalah kode etik. Untuk itu para jurnalis harus memegang teguh kode etik jurnalistik,” pungkasnya.

Kepala Diskominfo Kabupaten Malang, Aniswaty Aziz, mengajak jurnalis lebih profesional dalam menjalankan tugasnya. Karena itulah, Pemkab Malang, melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) menggelar sosialisasi kode etik jurnalistik dan ketentuan lainnya bagi wartawan.

“Ketika orang dikatakan profesional itu, kualitasnya semakin bagus dan baik. Dengan kegiatan ini, paling penting bagi jurnalis adalah kode etik. Mungkin ada beberapa yang harus di refresh ulang ataupun belajar baru lagi,” ujarnya.(yan)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

News

Malang Post – Kepedulian sosial saat ini benar-benar diuji. Tak perlu jauh. Perhatian terhadap orang didekat kita. Mereka yang terpapar Covid. Pasti butuh support. Seperti...

headline

Malang Post – Program yang digencarkan Walikota Malang Drs H Sutiaji tentang lima strategi penanganan Covid mulai membuahkan hasil. Diantaranya Malpro (Malang beli produk lokal),...

Malang Raya

Malang Post – Setelah 37 tahun menjadi anggota polwan, Iptu Ni Made Seruni Marhaeni mengakhiri masa tugasnya di Polresta Malang Kota, pada usia 58 tahun....

Malang Raya

Malang Post – Ada yang menarik setelah rapat evaluasi Pemkot Malang dan Forpimcam Lowokwaru dan Blimbing. Walikota Malang Sutiaji dan peserta rakor mempraktekkan cara menggunakan...

Malang Raya

Malang Post –  Jumlah kasus Covid masih tinggi. Pemkot Malang pun menggelar rapat koordinasi dan evaluasi bersama Forum Koordinator Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam). Kali ini Kecamatan...

Malang Raya

Malang Post – Warga Kabupaten Malang menyambut antusias gelaran Vaksinasi Gotong Royong. Giat ini diselenggarakan IKA (Ikatan Keluarga Alumni) dan Keluarga Besar UB (Universitas Brawijaya),...

Pendidikan

Malang Post – Program akselerasi vaksinasi terus dilakukan pemerintah. Mulai dari tingkat pusat maupun di daerah. Tak ketinggalan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Ikut andil melakukan...

headline

Malang Post – Kementerian Agama Republik Indonesia menetapkan pemimpin baru beberapa institusi pendidikan di bawah naungannya. Salah satunya Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang...