Connect with us

Hi, what are you looking for?

Malang Raya

Vaksinasi di Taman Slamet, Warga Lebih Rileks dan Nyaman

Proses vaksin di Taman Slamet. (joffa)

Malang-Post – Suasana beda nampak di Taman Slamet, Kota Malang, Selasa (8/6/2021). Sejumlah warga Kota Malang melakukan vaksinasi Covid-19 di taman tersebut. Santai dan rileks.

Vaksinasi dilakukan di taman, untuk menghindari kerumunan dalam ruangan. Dampaknya juga bagus. Warga menjadi merasa nyaman saat antri, maupun disuntik vaksin. Tak ada ketegangan.

Baca Juga ----------------------------

Evi Wahyuni, salah satu warga menyatakan dirinya rileks saat disuntik. “Suasananya enak, lebih rileks aja daripada di rumah sakit,” katanya usai vaksin.

Evi Wahyuni, peserta vaksin merasa rileks dan nyaman dengan suasana taman Slamet.

Dirinya menunggu antrian selama satu minggu sejak mendaftar. Ia tidak merasa khawatir dengan vaksin yang disuntikkan ke dalam tubuhnya. Menurutnya, vaksinasi yang dijalaninya untuk kesehatan. 

“Rileks aja tadi, sedikit sakit (saat disuntik). Nggak khawatir ikut vaksin. ‘Kan buat kesehatan. Antri vaksin ini sampai semingguan,” pungkasnya.

Meski diadakan di ruang terbuka, mekanisme penyelenggaraan tetap berjalan sesuai aturan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes). 

“Screening kesehatan tetap. Kalau dulu ada empat meja, sekarang dua meja. Sama prosesnya. Pendaftaran, screening tanda-tanda vital dan lainnya. Jika lolos, langsung suntik dan observasi selama 30 menit,” kata Vaksinator RS Puri Galeri Bersalin, dr Nadya Noor.

Masyarakat yang ingin mendapatkan vaksin bisa melakukan pendaftaran lebih dahulu melalui WhatsApp resmi rumah sakit.

“Kemudian, akan dijadwalkan setiap hari Selasa dan Kamis. Targetnya sekitar 100 orang,” kata dia.

Vaksinator RS Puri Galeri Bersalin, dr Nadya Noor.

Suasana vaksinasi memang dibuat berbeda kali ini. Sebab, untuk meminimalisir resiko penularan jika dilakukan di ruangan tertutup.

“Kalau di ruangan tertutup, banyak orang berkumpul. Makanya, dilakukan di ruangan terbuka. Ventilasinya bagus dan resiko penularan kecil. Sekaligus, bisa ditemani sama saudaranya juga agar tidak takut disuntik. Warga juga jauh lebih rileks,” tandasnya.

Vaksinasi di taman itu sudah berlangsung sekitar dua bulan. Vaksinasi dipindah dari dalam rumah sakit ke taman. Seiring dengan kuota per hari yang ditambah menjadi 110 orang. Vaksin yang disuntikkan jenis AstraZeneca. (yan)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

News

Malang Post – Kepedulian sosial saat ini benar-benar diuji. Tak perlu jauh. Perhatian terhadap orang didekat kita. Mereka yang terpapar Covid. Pasti butuh support. Seperti...

headline

Malang Post – Program yang digencarkan Walikota Malang Drs H Sutiaji tentang lima strategi penanganan Covid mulai membuahkan hasil. Diantaranya Malpro (Malang beli produk lokal),...

Malang Raya

Malang Post – Setelah 37 tahun menjadi anggota polwan, Iptu Ni Made Seruni Marhaeni mengakhiri masa tugasnya di Polresta Malang Kota, pada usia 58 tahun....

Malang Raya

Malang Post – Ada yang menarik setelah rapat evaluasi Pemkot Malang dan Forpimcam Lowokwaru dan Blimbing. Walikota Malang Sutiaji dan peserta rakor mempraktekkan cara menggunakan...

Malang Raya

Malang Post –  Jumlah kasus Covid masih tinggi. Pemkot Malang pun menggelar rapat koordinasi dan evaluasi bersama Forum Koordinator Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam). Kali ini Kecamatan...

Malang Raya

Malang Post – Warga Kabupaten Malang menyambut antusias gelaran Vaksinasi Gotong Royong. Giat ini diselenggarakan IKA (Ikatan Keluarga Alumni) dan Keluarga Besar UB (Universitas Brawijaya),...

Pendidikan

Malang Post – Program akselerasi vaksinasi terus dilakukan pemerintah. Mulai dari tingkat pusat maupun di daerah. Tak ketinggalan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Ikut andil melakukan...

headline

Malang Post – Kementerian Agama Republik Indonesia menetapkan pemimpin baru beberapa institusi pendidikan di bawah naungannya. Salah satunya Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang...