Connect with us

Hi, what are you looking for?

Malang Raya

Vaksinasi Guru Kota Malang Harus Selesai Akhir Bulan Juni

Vaksinasi guru yang sudah dilaksanakan. (istimewa)

Malang-Post – Pelaksanaan vaksinasi terhadap petugas pelayanan publik di Kota Malang terus digencarkan dan dipercepat. Khususnya bagi para guru sekolah. Akhir Juni 2021, ditargetkan vaksinasi terhadap guru sudah selesai dilakukan. 

Hal tersebut seiring dengan rencana pemerintah pusat untuk kembali melaksanakan sekolah tatap muka (PKM) Juli 2021. Mulainya pembelajaran tatap muka (PTM). 

Baca Juga ----------------------------

“Memang kami percepat, untuk guru dan tenaga pendidik. Akhir bulan Juni, sudah harus selesai. Karena awal Juli sudah mulai tatap muka,” terang Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang, Suwarjana, Minggu (6/6/2021).

Kalangan guru SD dan SMP telah selesai dilakukan vaksinasi. Namun, kalangan guru PAUD dan tenaga pendidik yang bekerja di lembaga keterampilan atau kursus di bidang pendidikan belum tuntas. 

“Jumlahnya di Kota Malang sekitar empat ribuan. Tapi, kan sekarang (vaksinasi) masih jalan terus,” ungkapnya.

Setiap harinya, ratusan guru yang mengikuti vaksinasi. Baik melalui rumah sakit maupun puskesmas yang ada di Kota Malang. 

“Per hari, ada 700 orang (yang divaksin), 500 orang di RSSA (Rumah Sakit Saiful Anwar) dan 200 orang di masing-masing Puskesmas di Kota Malang,” pungkasnya.

Sebagai informasi, pemerintah telah mewajibkan semua sekolah dibuka dan melakukan pembelajaran tatap muka secara terbatas. Hal ini dilakukan setelah vaksinasi terhadap guru dan tenaga kependidikan selesai dilakukan.

Menindaklanjuti hal tersebut, Kemendikbud Ristek menerbitkan panduan pendidikan tatap muka (PTM). Panduan tersebut, diperuntukkan bagi sekolah tingkat PAUD, dasar, dan menengah. Para pendidik bisa mempelajari dan menggunakan panduan ini saat membuka sekolah pada Juli mendatang.

Dalam panduan tersebut, sekolah yang melakukan PTM harus memenuhi sejumlah syarat. Diantaranya, mendapatkan izin pemerintah daerah setempat dan memenuhi daftar periksa Kemendikbud Ristek. Meliputi sejumlah fasilitas pencegahan penularan covid-19 seperti tempat mencuci tangan, disinfektan dan toilet yang bersih. (yan)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

Malang Raya

Malang Post – Desa Pendem, Kecamatan Junrejo, Kota Batu menjadi desa kedua yang dinobatkan sebagai Kampung Tangguh Bersih Narkoba (Bersinar) oleh Polres Batu. Sebelumnya di...

Malang Raya

Malang Post – Kuota penerimaan calon aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang bertambah. Hal ini setidaknya menjadi sedikit angin segar...

headline

Malang-Post – UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, memberikan apresiasi kepada tujuh fakultas atas terobosan, inovasi dan prestasi yang dicapai. Karena kerja keras yang dilakukan di...

Malang Raya

Malang-Post – Rencana sekolah tatap muka masih menuai pro kontra. Khususnya bagi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Pengamat pendidikan menyarankan, pembelajaran berlangsung offline alias...

Malang Raya

Malang-Post – Seorang tukang jahit, M (50), asal Desa Pesanggrahan, Kota Batu, digelandang Satreskrim Polres Batu, diduga melakukan pelecehan seksual pada sejumlah anak-anak usia...

Malang Raya

Malang Post – AKBP Budi Hermanto resmi menjabat Kapolresta Malang Kota menggantikan Kombes Pol Leonardus Harapantua Simarmata Permata. Prosesi penyambutan pejabat baru ini, dilakukan...

Malang Raya

Malang Post – Pemerintah Desa (Pemdes) Sengguruh berkomitmen menjadikan wilayahnya bebas dari penyalahgunaan narkoba. Diwujudkan dengan peresmian Kampung Tangguh Bersih Narkoba (Bersinar) Desa Sengguruh. ...

Malang Raya

Malang Post – Mencegah penyakit atau gangguan kesehatan akibat lingkungan kontinyu dilakukan Dinkes Kota Malang. Melalui upaya preventif, promotif dan kuratif. Agar penyakit akibat...